Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Menjaga Ingatan, Merawat Kebersamaan di Usia 122 Tahun Desa Kecila

  • account_circle Catur Indra
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • print Cetak

Langit Minggu siang itu tampak teduh di Desa Kecila. Waktu berjalan pelan, seolah memberi ruang bagi ingatan untuk kembali menapaki jejak-jejak lama yang tak selalu tertulis, tapi hidup dalam cerita dan doa. Di usia ke-122, desa ini tidak sekadar merayakan hari jadi—ia sedang mengingat dirinya sendiri.

BANYUMAS, HITV —- Di Makam Kubang dan Tempat Pemakaman Umum Desa Kecila, langkah-langkah warga terdengar ringan namun khidmat. Mereka datang tidak dengan gegap gempita, melainkan dengan kesadaran sederhana: ada yang pernah memulai semua ini, jauh sebelum mereka lahir, sebelum jalan-jalan desa terbentuk, sebelum rumah-rumah berdiri rapat seperti sekarang.

Kepala Desa Kecila, H. Slamet Subur, berjalan di antara warga. Tak ada jarak yang terasa mencolok. Di hadapan makam Achmad Ghozali, ia menaburkan bunga—sebuah gestur yang tampak sederhana, tetapi sarat makna. Bunga-bunga itu jatuh perlahan, seperti waktu yang tak pernah benar-benar pergi, hanya berubah bentuk.

Nama-nama lama disebut kembali dalam doa. Tahlil menggema, dipimpin Azis Subarkah, menyatukan suara dalam ritme yang akrab. Di sana, masa lalu dan masa kini bertemu, bukan dalam perdebatan, melainkan dalam pengakuan diam bahwa kehidupan hari ini adalah kelanjutan dari pengorbanan yang tak selalu dikenang.

Tabur bunga di makam Udajiwa yang merupakan kepala desa pertama Desa Kecila. (Dok/Foto/Catur)

Ziarah berlanjut ke makam Udajiwa, kepala desa pertama. Sosok yang mungkin kini lebih sering disebut daripada benar-benar dikenal. Namun justru di situlah maknanya: ingatan kolektif tidak selalu membutuhkan detail, cukup kesadaran bahwa ada fondasi yang pernah diletakkan dengan kesungguhan.

Seorang perwakilan BPD, dalam sambutannya, tidak berbicara panjang. Ia hanya menyampaikan harapan yang terdengar klasik—kesejahteraan, keadilan, kemakmuran. Kata-kata yang sering diucapkan, namun tetap relevan karena belum sepenuhnya tercapai. Di desa seperti Kecila, harapan memang tidak pernah usang; ia diwariskan, seperti tradisi.

Menjelang sore, suasana berubah lebih cair. Doa-doa yang tadi khusyuk kini beralih menjadi percakapan ringan. Tumpeng dipotong, tangan-tangan saling menyodorkan makanan, dan tawa mulai terdengar di sela-sela cerita. Di sinilah kebersamaan menemukan bentuknya yang paling nyata: makan bersama, tanpa sekat.

Barangkali, inilah inti dari peringatan itu. Bukan sekadar mengenang siapa yang telah tiada, tetapi memastikan bahwa yang masih ada tetap saling terhubung. Tradisi ziarah dan doa bersama menjadi semacam jembatan—menghubungkan generasi, merawat identitas, sekaligus meneguhkan bahwa sebuah desa bukan hanya tentang wilayah, melainkan tentang ingatan yang terus dirawat.

Di usia yang telah melampaui satu abad, Desa Kecila tidak tampak terburu-buru mengejar sesuatu yang besar.

Ia justru setia menjaga yang kecil: doa, kebersamaan, dan penghormatan. Hal-hal yang sering dianggap sepele, tetapi justru itulah yang membuat sebuah komunitas tetap hidup.

Seorang perwakilan BPD, dalam sambutannya menyampaikan harapan yang terdengar klasik—kesejahteraan, keadilan, kemakmuran, namun tetap relevan karena belum sepenuhnya tercapai. (Dok/Foto/Catur)

Dan ketika matahari mulai condong ke barat, warga perlahan pulang. Tidak ada seremoni penutup yang megah. Hanya perasaan cukup—bahwa hari itu, mereka telah melakukan sesuatu yang penting: mengingat, bersama-sama. (\•/)

Editor: Ahdiyat
Sumber: HITV Jateng

  • Penulis: Catur Indra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reforma Agraria Perkotaan di Kebon Kosong Terjebak Ambiguitas HPL

    Reforma Agraria Perkotaan di Kebon Kosong Terjebak Ambiguitas HPL

    • 0Komentar

    Wacana reforma agraria di kawasan perkotaan kembali menghadapi persoalan pelik. JAKARTA, HITV — Di Kelurahan Kebon Kosong, kawasan Kemayoran, Jakarta, persoalan penguasaan lahan memperlihatkan ketegangan antara kepastian hukum atas aset negara dan hak masyarakat yang telah lama menjadikan kawasan tersebut sebagai ruang hidup. DPN Peduli Nusantara Tunggal Jakarta, organisasi yang bergerak di bidang advokasi kebijakan […]

  • DPW IPJI Kepri Perkuat Konsolidasi Organisasi, Siapkan Aksi Sosial Ramadan

    DPW IPJI Kepri Perkuat Konsolidasi Organisasi, Siapkan Aksi Sosial Ramadan

    • 0Komentar

    DPW IPJI Kepri Perkuat Konsolidasi Organisasi, Siapkan Aksi Sosial Ramadan   Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kepulauan Riau menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mematangkan agenda sosial Ramadan, Kamis (26/2/2026) malam.   BATAM, HITV— Rapat yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut dibuka Sekretaris DPW IPJI Kepri, Akhiruddin Syah […]

  • Kepala Inspektorat Bandung Membantah Tudingan Tawarkan Proyek ke Vendor PT BDS

    Kepala Inspektorat Bandung Membantah Tudingan Tawarkan Proyek ke Vendor PT BDS

    • 0Komentar

    Penulis Raffa Christ Manalu Kepala Inspektorat Kabupaten Bandung, Marlan Nirsyamsu, membantah keras tudingan yang menyebut dirinya menawarkan proyek kepada vendor sebagai kompensasi atas persoalan gagal bayar yang dialami PT Bandung Daya Sentosa (BDS). HITVBERITA.COM |Bandung — Pernyataan itu disampaikan Marlan menyusul kemunculan sebuah podcast yang menampilkan klaim dari salah seorang pengusaha. “Perlu saya sampaikan bahwa […]

  • Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika Hasil Pengungkapan Kasus Oktober 2025

    Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika Hasil Pengungkapan Kasus Oktober 2025

    • 0Komentar

    Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus selama Oktober 2025. Pemusnahan dilakukan di lobi Ditresnarkoba Polda Kepri, Kamis (20/11/2025), dipimpin Wakil Direktur Reserse Narkoba AKBP Achmad Suherlan, SIK, dan disaksikan sejumlah perwakilan instansi terkait. HITVBERITA.COM | Batam — Perwakilan yang hadir di acara pemusnahan barang bukti narkoba itu, antara […]

  • Diduga Serobot Tanah, PT KTN Diperkarakan ke Polres Kobar

    Diduga Serobot Tanah, PT KTN Diperkarakan ke Polres Kobar

    • 0Komentar

    PANGKALAN BUN | HITV – Kuasa ahli waris almarhum Anang Abdullah resmi melaporkan PT KTN ke Polres Kotawaringin Barat atas dugaan penyerobotan lahan milik ahli waris yang berlokasi di Jalan CPO Kalap RT 13 (kini RT 18), Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. Laporan tersebut tertuang dalam surat bernomor 002/Hanafi/XII/2025 tertanggal 8 Desember […]

  • Hari Perhubungan Nasional, Momentum Refleksi dan Aksi agar Transportasi Lebih Baik

    Hari Perhubungan Nasional, Momentum Refleksi dan Aksi agar Transportasi Lebih Baik

    • 0Komentar

    Penulis: Yosefa Putri AM Di bawah langit cerah halaman Kantor Dinas Perhubungan menggelora dalam Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional Tingkat Kabupaten Purwakarta Tahun 2025. Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, sebagai Inspektur Upacara sebagai Inspektur Upacara yang berlangsung Rabu (17/9/2025). HITVBERITA.COM | Purwakarta – Dalam upacara tersebut, Bupati Purwakarta Saipul Bahri Binzein membacakan sambutan Menteri Perhubungan […]

expand_less