Selasa, 20 Okt 2026
dark_mode

Menjaga Ingatan, Merawat Kebersamaan di Usia 122 Tahun Desa Kecila

  • account_circle Catur Indra
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • print Cetak

Langit Minggu siang itu tampak teduh di Desa Kecila. Waktu berjalan pelan, seolah memberi ruang bagi ingatan untuk kembali menapaki jejak-jejak lama yang tak selalu tertulis, tapi hidup dalam cerita dan doa. Di usia ke-122, desa ini tidak sekadar merayakan hari jadi—ia sedang mengingat dirinya sendiri.

BANYUMAS, HITV —- Di Makam Kubang dan Tempat Pemakaman Umum Desa Kecila, langkah-langkah warga terdengar ringan namun khidmat. Mereka datang tidak dengan gegap gempita, melainkan dengan kesadaran sederhana: ada yang pernah memulai semua ini, jauh sebelum mereka lahir, sebelum jalan-jalan desa terbentuk, sebelum rumah-rumah berdiri rapat seperti sekarang.

Kepala Desa Kecila, H. Slamet Subur, berjalan di antara warga. Tak ada jarak yang terasa mencolok. Di hadapan makam Achmad Ghozali, ia menaburkan bunga—sebuah gestur yang tampak sederhana, tetapi sarat makna. Bunga-bunga itu jatuh perlahan, seperti waktu yang tak pernah benar-benar pergi, hanya berubah bentuk.

Nama-nama lama disebut kembali dalam doa. Tahlil menggema, dipimpin Azis Subarkah, menyatukan suara dalam ritme yang akrab. Di sana, masa lalu dan masa kini bertemu, bukan dalam perdebatan, melainkan dalam pengakuan diam bahwa kehidupan hari ini adalah kelanjutan dari pengorbanan yang tak selalu dikenang.

Tabur bunga di makam Udajiwa yang merupakan kepala desa pertama Desa Kecila. (Dok/Foto/Catur)

Ziarah berlanjut ke makam Udajiwa, kepala desa pertama. Sosok yang mungkin kini lebih sering disebut daripada benar-benar dikenal. Namun justru di situlah maknanya: ingatan kolektif tidak selalu membutuhkan detail, cukup kesadaran bahwa ada fondasi yang pernah diletakkan dengan kesungguhan.

Seorang perwakilan BPD, dalam sambutannya, tidak berbicara panjang. Ia hanya menyampaikan harapan yang terdengar klasik—kesejahteraan, keadilan, kemakmuran. Kata-kata yang sering diucapkan, namun tetap relevan karena belum sepenuhnya tercapai. Di desa seperti Kecila, harapan memang tidak pernah usang; ia diwariskan, seperti tradisi.

Menjelang sore, suasana berubah lebih cair. Doa-doa yang tadi khusyuk kini beralih menjadi percakapan ringan. Tumpeng dipotong, tangan-tangan saling menyodorkan makanan, dan tawa mulai terdengar di sela-sela cerita. Di sinilah kebersamaan menemukan bentuknya yang paling nyata: makan bersama, tanpa sekat.

Barangkali, inilah inti dari peringatan itu. Bukan sekadar mengenang siapa yang telah tiada, tetapi memastikan bahwa yang masih ada tetap saling terhubung. Tradisi ziarah dan doa bersama menjadi semacam jembatan—menghubungkan generasi, merawat identitas, sekaligus meneguhkan bahwa sebuah desa bukan hanya tentang wilayah, melainkan tentang ingatan yang terus dirawat.

Di usia yang telah melampaui satu abad, Desa Kecila tidak tampak terburu-buru mengejar sesuatu yang besar.

Ia justru setia menjaga yang kecil: doa, kebersamaan, dan penghormatan. Hal-hal yang sering dianggap sepele, tetapi justru itulah yang membuat sebuah komunitas tetap hidup.

Seorang perwakilan BPD, dalam sambutannya menyampaikan harapan yang terdengar klasik—kesejahteraan, keadilan, kemakmuran, namun tetap relevan karena belum sepenuhnya tercapai. (Dok/Foto/Catur)

Dan ketika matahari mulai condong ke barat, warga perlahan pulang. Tidak ada seremoni penutup yang megah. Hanya perasaan cukup—bahwa hari itu, mereka telah melakukan sesuatu yang penting: mengingat, bersama-sama. (\•/)

Editor: Ahdiyat
Sumber: HITV Jateng

  • Penulis: Catur Indra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkat Tema ‘Hidup Harmoni dengan Alam’, Pemkab Purwakarta Gelar Sosialisasi Ecovillage

    Angkat Tema ‘Hidup Harmoni dengan Alam’, Pemkab Purwakarta Gelar Sosialisasi Ecovillage

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Pemkab Purwakarta melalui Bagian Perekonomian dan SDA menggelar Sosialisasi Ecovillage yang bertujuan mewujudkan kampung/desa/kelurahan yang berbudaya lingkungan secara partisipatif dan mandiri, swadaya, memiliki jejaring kerja dengan harapan berdampak pada perbaikan kesejahteraan masyarakat serta kualitas lingkungan hidup di Prime Plaza Hotel Kota Bukit Indah, Bungursari, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis 7 November 2024. […]

  • Warung Makan Gula Padi Tempat Kongkow Kawula Muda

    Warung Makan Gula Padi Tempat Kongkow Kawula Muda

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Indra Mulyadi Tak dipungkiri saat ini masyarakat semakin kritis dalam memilih makanan dan minuman yang disajikan pengusaha kuliner. Kelezatan makanan menjadi prioritas utama para konsumen, selain suasana santai dan pelayanan maksimal yang diperoleh. HITVBERITA.COM | Tasikmalaya — Seperti di salah satu Warung Makan Gula Padi, kendati baru satu bulan di buka, sudah mendapat respon […]

  • DPD PDI Perjuangan Sumut Sahkan Pimpinan PAC Se-Serdang Bedagai, Konsolidasi Organisasi Masuki Babak Baru

    DPD PDI Perjuangan Sumut Sahkan Pimpinan PAC Se-Serdang Bedagai, Konsolidasi Organisasi Masuki Babak Baru

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara resmi menetapkan kepengurusan PAC di 17 kecamatan se-Kabupaten Serdang Bedagai melalui Musancab VI Serentak yang berlangsung di Wisma Karina, Sei Rampah, Minggu (28/6/2026). SERDANG BEDAGAI, HITV— Pengesahan tersebut menandai dimulainya fase baru konsolidasi organisasi partai di tingkat kecamatan sebagai upaya memperkuat struktur, mempererat koordinasi, sekaligus mempersiapkan pelaksanaan agenda-agenda politik dan […]

  • Kapolda Babel Susuri Gang Di Pangkalpinang, Serahkan Bantuan Kaki Palsu Buat Sawari

    Kapolda Babel Susuri Gang Di Pangkalpinang, Serahkan Bantuan Kaki Palsu Buat Sawari

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo memberikan bantuan berupa kaki palsu kepada salah satu warga di Kelurahan Semabung Lama Kota Pangkalpinang, Rabu (10/9/25). Adalah Sawari, pria berusia 55 tahun ini diketahui mengidap penyakit diabetes hingga mengalami amputasi kaki sebelah kanan sejak beberapa tahun belakangan. Bantuan kaki palsu itupun diserahkan Kapolda […]

  • Gubernur Agustiar Sabran Bagikan 26.836 Paket Sembako di Tiga Kabupaten

    Gubernur Agustiar Sabran Bagikan 26.836 Paket Sembako di Tiga Kabupaten

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    Kegiatan yang berlangsung pada 16–17 November 2025 tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. (Dok/Foto/Kistolani/Hitv) Penulis: Kistolani Mangun Jaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pasar murah di tiga kabupaten sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat berpendapatan rendah menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 16–17 […]

  • Kayu Diduga Hasil Pembalakan Liar Menumpuk di Marok Tua, Publik Menanti Ketegasan Aparat

    Kayu Diduga Hasil Pembalakan Liar Menumpuk di Marok Tua, Publik Menanti Ketegasan Aparat

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • 0Komentar

    Kayu-kayu yang diperkirakan mencapai puluhan meter kubik itu berada di kawasan terbuka di samping Jembatan Marok Tua dan diduga berkaitan dengan aktivitas pembalakan liar yang hingga kini belum tersentuh penindakan hukum. LINGGA, HITV — Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan aparat penegak hukum dan instansi terkait terhadap lalu lintas hasil hutan di wilayah kepulauan […]

expand_less