Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Pendapatan Disebut Besar, Layanan Air Bersih di Batam Masih Dikeluhkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • print Cetak

Persoalan layanan air bersih di Batam kembali menjadi sorotan.

BATAM, HITV— Di tengah informasi mengenai besarnya penerimaan dari pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) BP Batam, masyarakat masih menghadapi persoalan klasik: aliran air yang terhenti dalam waktu lama dan tekanan air yang rendah.

Kondisi tersebut dikeluhkan karena pada saat aliran air kembali normal pun, sebagian warga disebut masih harus menggunakan pompa tambahan agar air dapat mengalir ke tempat penampungan maupun memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Persoalan itu mendapat perhatian dari Ketua Riau Corruption Watch (RCW) Provinsi Kepulauan Riau, Mulkansyah. Ia mempertanyakan efektivitas pengelolaan SPAM BP Batam, terutama setelah terjadi peralihan pengelolaan dari PT Adhya Tirta Batam (ATB) kepada operator yang ditunjuk BP Batam.

Menurut Mulkansyah, gangguan distribusi dan rendahnya tekanan air bukan persoalan yang muncul sesaat. Keluhan serupa, kata dia, telah berlangsung cukup lama sehingga perlu dilihat bukan hanya sebagai persoalan teknis, tetapi juga sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan publik.

“Air bersih adalah kebutuhan pokok. Jangan sampai masyarakat justru menanggung beban tambahan akibat pelayanan yang tidak optimal,” ujar Mulkansyah.

Pendapatan Besar, Pelayanan Dipertanyakan

SOROTAN RCW semakin menguat menyusul informasi yang menyebut pengelolaan SPAM BP Batam menghasilkan keuntungan sekitar Rp500 miliar pada 2025.

Namun, angka tersebut perlu ditempatkan secara proporsional dan diverifikasi melalui data resmi. Keuntungan atau penerimaan pengelolaan SPAM tidak serta-merta dapat disamakan dengan dana yang seluruhnya dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan.

Bagi RCW, justru karena angka tersebut disebut besar, publik perlu memperoleh penjelasan mengenai struktur pendapatan, biaya operasional, investasi, kewajiban operator, serta penggunaan hasil pengelolaan SPAM.

Menurut Mulkansyah, apabila kinerja keuangan pengelolaan SPAM memang menunjukkan hasil signifikan, kondisi tersebut idealnya diikuti peningkatan kualitas pelayanan. Di antaranya berupa keandalan distribusi, kapasitas jaringan, tekanan air, kualitas air, serta respons terhadap keluhan pelanggan.

Atas dasar itu, RCW mendesak dilakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap tata kelola SPAM BP Batam.

Pemeriksaan tersebut, menurut RCW, perlu mencakup mekanisme penunjukan operator, struktur dan penggunaan anggaran, kinerja operator, investasi infrastruktur, serta pencapaian standar pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau pendapatannya besar tetapi masyarakat masih kesulitan mendapatkan air, ini harus dibuka secara transparan. Publik berhak mengetahui ke mana anggaran dan keuntungan tersebut dialokasikan,” kata Mulkansyah.

Klarifikasi BP Batam Ditunggu

PERTANYAAN mengenai pengelolaan SPAM juga diarahkan kepada Direktur SPAM dan Pengolahan Limbah BP Batam, Idul Priadi.

Media telah meminta penjelasan terkait jumlah pompa yang beroperasi, persoalan tekanan air, serta anggaran penggunaan kaporit setiap bulan. Namun, hingga berita ini disusun, pertanyaan tersebut belum memperoleh tanggapan.

Ketiadaan penjelasan dari pihak pengelola membuat sejumlah persoalan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai bentuk kegagalan pengelolaan. Diperlukan data dan penjelasan resmi untuk mengetahui apakah gangguan air disebabkan keterbatasan kapasitas produksi, kondisi jaringan distribusi, tekanan sistem, kebutuhan pemeliharaan, atau faktor teknis lainnya.

Hal serupa berlaku terhadap informasi mengenai keuntungan sekitar Rp500 miliar. Angka tersebut membutuhkan konfirmasi dan penjelasan dari BP Batam agar publik dapat memahami apakah yang dimaksud merupakan laba bersih, pendapatan, surplus pengelolaan, atau indikator keuangan lainnya.

Kejelasan tersebut penting agar polemik tidak berhenti pada perbandingan sederhana antara besarnya penerimaan dan keluhan masyarakat.

Air Bersih dan Akuntabilitas Publik

BAGAIMANAPUN, kualitas layanan air bersih merupakan bagian langsung dari pelayanan publik. Ketika distribusi terganggu atau tekanan air tidak memadai, dampaknya tidak hanya dirasakan melalui sulitnya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berpotensi menambah biaya rumah tangga apabila warga harus menggunakan pompa tambahan.

Karena itu, evaluasi terhadap SPAM BP Batam semestinya tidak hanya mengukur seberapa besar penerimaan yang diperoleh, tetapi juga sejauh mana pengelolaan tersebut menghasilkan pelayanan yang andal dan terukur bagi masyarakat.

Publik juga berhak mengetahui indikator kinerja pelayanan, tingkat gangguan distribusi, kapasitas produksi dan distribusi, kualitas air, investasi infrastruktur, serta mekanisme penanganan pengaduan pelanggan.

Pada titik inilah transparansi menjadi penting. Pemerintah dan operator perlu membuka data yang dapat menjelaskan hubungan antara kinerja keuangan dengan kualitas pelayanan.

Bagi RCW, persoalan air bersih tidak semestinya dipandang semata-mata sebagai persoalan teknis. Pengelolaan sumber daya dan layanan publik harus berjalan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, serta keberpihakan pada kepentingan masyarakat.

Pertanyaan akhirnya bukan sekadar berapa besar penerimaan yang dihasilkan dari pengelolaan SPAM, melainkan seberapa besar manfaat pengelolaan tersebut benar-benar dirasakan masyarakat Batam.

Dan untuk menjawabnya, data, audit, serta penjelasan resmi dari BP Batam menjadi penting agar publik tidak hanya menerima klaim dari satu sisi. (/*)

Editor: AYS
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Purwakarta Berharap Raperda Naik Dalam Rapat Paripurna Tingkat I Bulan Februari 2025

    Ketua DPRD Purwakarta Berharap Raperda Naik Dalam Rapat Paripurna Tingkat I Bulan Februari 2025

    • 0Komentar

    Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Fuji Utami saat di Ruang Rapat Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Purwakarta, pada Selasa 7 Januari 2025. (Dok/Foto/Raffa) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta, Sri Fuji Utami menyampaikan, Raperda Inisiatif DPRD dan Prakarsa Pemerintah Daerah sudah siap untuk dibahas Dengan demikian terkait Raperda Inisiatif DPRD […]

  • AKBP Theo Dorus Priyo Santosa Resmi Jabat Kapolres Kotawaringin Barat

    AKBP Theo Dorus Priyo Santosa Resmi Jabat Kapolres Kotawaringin Barat

    • 2Komentar

    Suasana hangat dan penuh makna mewarnai prosesi serah terima jabatan Kapolres Kotawaringin Barat yang digelar pada Sabtu (12/4/2025). AKBP Theo Dorus Priyo Santosa, SIK., secara resmi menggantikan AKBP Yusfandi Usman, SIK, MIK., sebagai Kapolres yang baru. HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun—Acara penyambutan berlangsung meriah di Pangkalan Bun. Sejumlah pejabat daerah dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah […]

  • Jubir KPK Tessa Mahardhika, Peringatkan Kader PDIP Tidak lakukan Orkestrasi!

    Jubir KPK Tessa Mahardhika, Peringatkan Kader PDIP Tidak lakukan Orkestrasi!

    • 0Komentar

    Juru Bicara KPK Tessa Mahardika, mengingatkan kepada Kader Kader PDIP untuk tidak melakukan Orkestrasi atau pengaturan keterangan saksi dalam Kasus Hasto Kristianto HITVBERITA.COM | JAKARTA – Dalam keterangan pers yang disampaikan Jubir KPK, Tessa Mahardhika kepada para awak media yang meliput di Gedung Merah Putih, Rabu (15/1/2025). Tessa menegaskan tidak boleh ada pihak-pihak yang mencoba […]

  • DPRD dan Bupati Purwakarta Sepakati Rancangan KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp2,48 Triliun

    DPRD dan Bupati Purwakarta Sepakati Rancangan KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp2,48 Triliun

    • 0Komentar

    Reporter: Raffa Christ Manalu Editor: Tim Redaksi HITVBERITA.COM | Purwakarta — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Total rancangan anggaran tersebut mencapai Rp2,48 triliun. Kesepakatan itu dituangkan dalam […]

  • Penuhi Persyaratan Untuk Mengikuti Pilkada 2024, Pasangan Ambu Anne-Budi Hermawan Lakukan Medical Check Up di RSUD Bayu Asih Purwakarta

    Penuhi Persyaratan Untuk Mengikuti Pilkada 2024, Pasangan Ambu Anne-Budi Hermawan Lakukan Medical Check Up di RSUD Bayu Asih Purwakarta

    • 0Komentar

    Pasangan Ambu Anne-Budi Hermawan Saat Lakukan Medical Check Up di RSUD Bayu Asih Purwakarta. (dok/foto/raffa) HiTvBerita.COM | Purwakarta – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika-Budi Hermawan mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Purwakarta, untuk melakukan Medical Check Up (MCU) atau pemeriksaan kesehatan sebelum mendaftar ke KPUD setempat, pada Selasa, […]

  • Pemkab dan Kejari Purwakarta Wujudkan Keadilan Restoratif di Setiap Sudut Desa

    Pemkab dan Kejari Purwakarta Wujudkan Keadilan Restoratif di Setiap Sudut Desa

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta, dengan semangat gotong royong, menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta untuk mewujudkan impian keadilan yang lebih dekat dengan masyarakat. HITVBERITA.COM | Purwakarta – Sebuah gebrakan monumental tengah disiapkan, menghadirkan Rumah Restorative Justice (RJ) yang akan menjadi oase perdamaian di setiap desa dan kelurahan di seluruh pelosok Kabupaten Purwakarta. […]

expand_less