Rabu, 16 Sep 2026
light_mode

Pertalite Langka di Dabo Singkep, Antrean Kendaraan Mengular hingga Makan Badan Jalan

  • account_circle Ruslan
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terjadi di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

LINGGA, HITV– Kondisi tersebut memicu antrean panjang kendaraan di SPBU Pertamina hingga meluber dan memakan badan jalan, Senin (15/9/2026).

Situasi ini tidak hanya menyulitkan masyarakat mendapatkan BBM, tetapi juga berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Persoalan tersebut menjadi perhatian sejumlah tokoh pemuda dan masyarakat Dabo Singkep. Dalam diskusi yang digelar Senin sore, mereka membahas kelangkaan Pertalite yang dinilai perlu segera mendapat penjelasan dan penanganan dari pihak terkait.

Diskusi itu diikuti Ketua BEM Kabupaten Lingga, Ketua Buruh Kabupaten Lingga, serta sejumlah senior dan tokoh kepemudaan Dabo Singkep. (Dok/Foto/Ruslan)

Eceran dan Pom Mini Ikut Kosong

Ketua BEM Kabupaten Lingga, Suci Pratiwi, mempertanyakan pola kelangkaan Pertalite yang terjadi hampir bersamaan di sejumlah titik.

Menurut Suci, bukan hanya SPBU yang mengalami persoalan pasokan. Penjual BBM eceran dan pom mini dalam radius beberapa puluh meter dari kawasan Dabo Singkep juga disebut mengalami kekosongan secara serentak.

“Kelangkaan ini terjadi karena serentak dalam radius beberapa puluh meter semua penjual eceran dan pom mini habis serentak,” ujar Suci.

Kondisi tersebut, menurut dia, perlu mendapat perhatian karena masyarakat membutuhkan kepastian mengenai penyebab dan pola distribusi BBM di wilayah tersebut.

Antrean Meluber ke Jalan

Ketua Buruh Kabupaten Lingga, Christophorus Marcurius, menyoroti dampak langsung kelangkaan terhadap aktivitas masyarakat.

Menurut Christophorus, antrean kendaraan roda dua dan roda empat di SPBU Pertamina Dabo Singkep memanjang hingga badan jalan raya.

“Antrean panjang di Pertamina oleh pengendara motor dan mobil di lokasi sehingga antrean tersebut memakan jalan raya,” katanya.

Antrean yang meluber ke jalan dinilai bukan hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga meningkatkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan lainnya.

Minta Pertamina dan Pemda Turun Tangan

Para tokoh yang hadir dalam diskusi tersebut meminta Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Lingga segera turun tangan untuk memastikan persoalan pasokan Pertalite tidak berlarut-larut.

Mereka mendorong adanya penjelasan terbuka mengenai distribusi dan ketersediaan Pertalite, termasuk langkah untuk menambah pasokan serta memperketat pengawasan di tingkat distribusi dan penjualan.

Pengawasan dinilai penting untuk memastikan BBM bersubsidi benar-benar tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan dan mencegah kemungkinan terjadinya penimbunan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina Dabo Singkep belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kelangkaan Pertalite tersebut.

Masyarakat kini menunggu kejelasan, terutama mengenai penyebab kekosongan yang terjadi secara bersamaan serta langkah konkret untuk memulihkan ketersediaan BBM di Dabo Singkep. (*/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Lingga

  • Penulis: Ruslan

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less