Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Peringati HPSN 2025, KLH dan Kemenag Kampanyekan Gaya Hidup Sadar Sampah di Pondok Pesantren

  • account_circle
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • print Cetak

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) bersama Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Kampanye Gaya Hidup Sadar Sampah di Pesantren. Kegiatan ini digelar secara serentak disejumlah pondok pesantren dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2025.

HITVBERITA.COM | PURWAKARTA- Kegiatan yang dirangkai dengan acara buka puasa bersama dan ceramah agama terkait pentingnya gaya hidup bersih dalam Islam, serta dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin III, Jalan Raya Purwakarta-Bandung KM 06, Kampung Citapen RT 09 RW 03, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu 08 Maret 2025.

Selain itu, dalam kegiatan itu juga dilakukan acara pengukuhan Kader Lingkungan Generasi Muda Kalangan Santri serta penyerahan bantuan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Agama Republik Indonesia, yang diwakili oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Dr. Basnang Said S.Ag, M.Ag. Tampak hadir dalam agenda tersebut, jajaran Forkopimda Purwakarta, Bupati Purwakarta yang diwakili Sekda Norman Nugraha, Para Alim Ulama Purwakarta serta Pimpinan Ponpes Al-Muhajirin.

Menteri Lingkungan Hidup (LH) dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Dr. Hanif Faisol Nurofiq dalam sambutannya mengatakan, selain di Kabupaten Purwakarta, tepatnya di Pondok Pesantren Al Muhajirin, kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Pondok Pesantren Nur El Falah, Serang, Pondok Pesantren Eco Daarut Tauhid, Bandung Barat, Pondok Pesantren Assalam, Sukoharjo, Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Bantul, Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Probolinggo, Pondok Pesantren Islamic Center Al Hidayah, Kampar dan di Pondok Pesantren Darunnajah, Lampung Timur.

Menteri Hanif menyebut, Kementerian Lingkungan Hidup mencatat bahwa sampah nasional berjumlah sekitar 56,6 juta ton. Sementara pengelolaan sampah yang dilakukan sesuai dengan tata lingkungannya hanya mencapai 39 persen, sehingga ada sekitar 61 persen dari sampah yang sejumlah 56,6 juta ton itu tidak dikelola dengan baik.

“Sebagian ada yang ditimbun di tempat pemrosesan akhir sampah, sebagian lagi ditimbun di tempat-tempat lain di sepanjang jalan dan sungai, mungkin di sebagian pesantren-pesantren juga di sepanjang pinggir-pinggir laut. Tentu ini telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang luar biasa,” kata Hanif.

Terkait pentingnya pengelolaan sampah, Menteri Hanif mengingatkan kita semua dengan mengutip Al-Quran Surat Ar-Rum Ayat 41 yang berbunyi; Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. Melalui hal itu, Allah membuat mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar.

Menurutnya, pengelolaan sampah di Indonesia saat ini menjadi permasalahan yang serius dan semakin mendesak seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat di Indonesia. Hal ini menyebabkan dampak negatif berupa gangguan terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem mencakup pencemaran air dan tanah serta peningkatan resiko penyakit.

“Kurangnya kesadaran masyarakat, infrastruktur pengelolaan sampah yang masih belum memadai, dan kebijakan yang belum optimal merupakan beberapa faktor yang menjadi tantangan dalam meningkatkan pengelolaan sampah di Indonesia,” ujarnya.

Guna mengatasi tantangan tersebut, lanjut Hanif, diperlukan strategi komprehensif dari hulu ke hilir yang melibatkan partisipasi aktif seluruh tingkat masyarakat, peningkatan kapasitas dalam pengelolaan sampah, serta adopsi teknologi yang ramah lingkungan.

“Pengelolaan sampah berupa pemilahan dan mengolah sampah dari sumber merupakan kunci utama yang dapat mengurangi timbulan sampah yang diolah di TPA. Untuk itu, diperlukan implementasi kebijakan yang efektif dan kerja sama yang sinergis antar stakeholder dalam upaya mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pelestarian lingkungan bagi generasi mendatang,” ucapnya.

Tentang Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

Terkait Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Menteri Hanif mengatakan, bahwa peringatan ini juga sebagai pengingat adanya tragedi sampah di TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005 lalu. Peringatan HPSN tahun 2025 bertepatan dengan 20 tahun tragedi Leuwigajah, dengan mengambil tema, Kolaborasi Untuk Indonesia Bersih, sebagai ajang peringatan dan pemaknaan yang mendalam terhadap pola pengelolaan sampah khususnya TPA di seluruh Indonesia.

Rangkaian kegiatan diselenggarakan melalui Bulan Peduli Sampah Nasional selama bulan Februari melalui ragam kegiatan peduli sampah tingkat nasional dan daerah yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan elemen masyarakat.

Fokus kegiatan dilakukan melalui upaya-upaya pengelolaan sampah yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mencapai target pengelolaan sampah yang ditetapkan dalam, Delapan (Asta) Aksi Peduli Sampah Nasional Tahun 2025, yaitu pantai, gunung, mangrove, desa, pesantren, pasar, sekolah dan kampus.

Gaya Hidup Sadar Sampah di Pondok Pesantren

Pondok Pesantren merupakan sarana pembelajaran dan penajaman intelektual generasi penerus harus terus ditantang terkait inovasi pengelolaan sampah. Dukungan pesantren sangat diperlukan dalam rangka implementasi praktik pengelolaan sampah yang baik.

“Rangkaian kegiatan peringatan HPSN Tahun 2025 untuk Asta Pesantren mengusung tema Kampanye Gaya Hidup Sadar Sampah, sehingga pesantren diharapkan dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu ke hilir,” ungkap Hanif.

Kegiatan bersama pondok pesantren ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan komitmen dan peran aktif warga pesantren dan kelompok masyarakat sekitar pesantren dalam melaksanakan pengelolaan sampah dari sumbernya melalui gerakan memilah dan mengolah sampah secara mandiri.

Tujuannya adalah membangun budaya menghindari dan membatasi timbulan sampah di lingkungan pesantren, membangun budaya memilah dan mengolah sampah di lingkungan pesantren, membangun jiwa kewirausahaan sosial dalam pengelolaan sampah bagi para santri dan menciptakan lingkungan pesantren yang bersih, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

(HI/Network)

Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: Redaksi HITV

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Karimun Tegaskan Komitmen “Polri untuk Masyarakat

    HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Karimun Tegaskan Komitmen “Polri untuk Masyarakat

    • 0Komentar

    Polres Karimun memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 dengan menggelar rangkaian kegiatan berupa upacara, bakti sosial, dan syukuran. KARIMUN, HITV – Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu 1 Juli 2026 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” tersebut, menjadi wujud komitmen Polri untuk terus hadir, mengabdi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Upacara […]

  • Polri Hadir Sebagai Sahabat Masyarakat, Bripka Hendri Lakukan Sambang Duka di Lingga

    Polri Hadir Sebagai Sahabat Masyarakat, Bripka Hendri Lakukan Sambang Duka di Lingga

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan, LGA Sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap warga binaannya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Dabo, Bripka Hendri, melaksanakan sambang duka ke rumah almarhumah Mariam binti Ahmad (52) di RT 004/RW 004, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Senin (10/11/2025). HITVBERITA.COM | Lingga — Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya […]

  • RAD Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Warga dan Dukung Kongresda MIO

    RAD Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Warga dan Dukung Kongresda MIO

    • 0Komentar

    Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui program berskala besar. JAKARTA BARAT, HITV— Di tingkat lingkungan, dukungan terhadap sarana kegiatan warga sering kali menjadi faktor penting dalam menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. Hal itu yang kembali ditunjukkan Rumah Aspirasi Adang Daradjatun (RAD) Jakarta Barat melalui penyaluran bantuan sarana lingkungan kepada warga serta dukungan […]

  • Aktor Film Lawas Ki Kusumo: Kongres PARFI Dipercepat, Sebuah Dagelan!

    Aktor Film Lawas Ki Kusumo: Kongres PARFI Dipercepat, Sebuah Dagelan!

    • 0Komentar

    Aktor senior sekaligus anggota Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Ki Kusumo, menilai percepatan Kongres PARFI tanpa urgensi adalah sebuah dagelan. HITVBERITA.COM | JAKARTA – Hal ini disampaikan Ki Kusumo kepada hitvberita.com usai gagalnya Kongres PARFI yang diadakan di Hotel Pomelotel Patra Kuningan Jakarta pada 23 Desember lalu. Menurutnya, kongres yang diprakarsai oleh Pengurus Besar PARFI […]

  • Ketua Wanbin MIO Dukung Penindakan Tegas Sindikat Haji Ilegal

    Ketua Wanbin MIO Dukung Penindakan Tegas Sindikat Haji Ilegal

    • 0Komentar

    Upaya Satgas Haji Polri membongkar praktik pemberangkatan haji ilegal mendapat dukungan luas. Ketua Dewan Pembina Media Independen Online (MIO) Indonesia, Taufiq Rahman, menilai langkah penegakan hukum tersebut penting untuk melindungi masyarakat dari praktik penipuan berkedok layanan ibadah. JAKARTA, HITV — Taufiq menyatakan, aparat penegak hukum perlu bertindak tegas terhadap para pelaku tanpa pandang bulu. Menurut […]

  • Menkes Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis, Sasar 53 Juta Pelajar Diawali dari Kota Bandung

    Menkes Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis, Sasar 53 Juta Pelajar Diawali dari Kota Bandung

    • 0Komentar

    Penulis Raffa Christ Manalu Pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar resmi dimulai hari ini, Senin 4 Agustus 2025. Program ini ditandai dengan kunjungan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin ke SMPN 5 Kota Bandung. HITVBERITACOM | Bandung – Program pemeriksaan kesehatan gratis ini menargetkan 53 juta pelajar dari 230 ribu sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia. “Di […]

expand_less