Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Peringati HPSN 2025, KLH dan Kemenag Kampanyekan Gaya Hidup Sadar Sampah di Pondok Pesantren

  • account_circle
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • print Cetak

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) bersama Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Kampanye Gaya Hidup Sadar Sampah di Pesantren. Kegiatan ini digelar secara serentak disejumlah pondok pesantren dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2025.

HITVBERITA.COM | PURWAKARTA- Kegiatan yang dirangkai dengan acara buka puasa bersama dan ceramah agama terkait pentingnya gaya hidup bersih dalam Islam, serta dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin III, Jalan Raya Purwakarta-Bandung KM 06, Kampung Citapen RT 09 RW 03, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu 08 Maret 2025.

Selain itu, dalam kegiatan itu juga dilakukan acara pengukuhan Kader Lingkungan Generasi Muda Kalangan Santri serta penyerahan bantuan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Agama Republik Indonesia, yang diwakili oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Dr. Basnang Said S.Ag, M.Ag. Tampak hadir dalam agenda tersebut, jajaran Forkopimda Purwakarta, Bupati Purwakarta yang diwakili Sekda Norman Nugraha, Para Alim Ulama Purwakarta serta Pimpinan Ponpes Al-Muhajirin.

Menteri Lingkungan Hidup (LH) dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Dr. Hanif Faisol Nurofiq dalam sambutannya mengatakan, selain di Kabupaten Purwakarta, tepatnya di Pondok Pesantren Al Muhajirin, kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Pondok Pesantren Nur El Falah, Serang, Pondok Pesantren Eco Daarut Tauhid, Bandung Barat, Pondok Pesantren Assalam, Sukoharjo, Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Bantul, Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Probolinggo, Pondok Pesantren Islamic Center Al Hidayah, Kampar dan di Pondok Pesantren Darunnajah, Lampung Timur.

Menteri Hanif menyebut, Kementerian Lingkungan Hidup mencatat bahwa sampah nasional berjumlah sekitar 56,6 juta ton. Sementara pengelolaan sampah yang dilakukan sesuai dengan tata lingkungannya hanya mencapai 39 persen, sehingga ada sekitar 61 persen dari sampah yang sejumlah 56,6 juta ton itu tidak dikelola dengan baik.

“Sebagian ada yang ditimbun di tempat pemrosesan akhir sampah, sebagian lagi ditimbun di tempat-tempat lain di sepanjang jalan dan sungai, mungkin di sebagian pesantren-pesantren juga di sepanjang pinggir-pinggir laut. Tentu ini telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang luar biasa,” kata Hanif.

Terkait pentingnya pengelolaan sampah, Menteri Hanif mengingatkan kita semua dengan mengutip Al-Quran Surat Ar-Rum Ayat 41 yang berbunyi; Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. Melalui hal itu, Allah membuat mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar.

Menurutnya, pengelolaan sampah di Indonesia saat ini menjadi permasalahan yang serius dan semakin mendesak seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat di Indonesia. Hal ini menyebabkan dampak negatif berupa gangguan terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem mencakup pencemaran air dan tanah serta peningkatan resiko penyakit.

“Kurangnya kesadaran masyarakat, infrastruktur pengelolaan sampah yang masih belum memadai, dan kebijakan yang belum optimal merupakan beberapa faktor yang menjadi tantangan dalam meningkatkan pengelolaan sampah di Indonesia,” ujarnya.

Guna mengatasi tantangan tersebut, lanjut Hanif, diperlukan strategi komprehensif dari hulu ke hilir yang melibatkan partisipasi aktif seluruh tingkat masyarakat, peningkatan kapasitas dalam pengelolaan sampah, serta adopsi teknologi yang ramah lingkungan.

“Pengelolaan sampah berupa pemilahan dan mengolah sampah dari sumber merupakan kunci utama yang dapat mengurangi timbulan sampah yang diolah di TPA. Untuk itu, diperlukan implementasi kebijakan yang efektif dan kerja sama yang sinergis antar stakeholder dalam upaya mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pelestarian lingkungan bagi generasi mendatang,” ucapnya.

Tentang Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

Terkait Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Menteri Hanif mengatakan, bahwa peringatan ini juga sebagai pengingat adanya tragedi sampah di TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005 lalu. Peringatan HPSN tahun 2025 bertepatan dengan 20 tahun tragedi Leuwigajah, dengan mengambil tema, Kolaborasi Untuk Indonesia Bersih, sebagai ajang peringatan dan pemaknaan yang mendalam terhadap pola pengelolaan sampah khususnya TPA di seluruh Indonesia.

Rangkaian kegiatan diselenggarakan melalui Bulan Peduli Sampah Nasional selama bulan Februari melalui ragam kegiatan peduli sampah tingkat nasional dan daerah yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan elemen masyarakat.

Fokus kegiatan dilakukan melalui upaya-upaya pengelolaan sampah yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mencapai target pengelolaan sampah yang ditetapkan dalam, Delapan (Asta) Aksi Peduli Sampah Nasional Tahun 2025, yaitu pantai, gunung, mangrove, desa, pesantren, pasar, sekolah dan kampus.

Gaya Hidup Sadar Sampah di Pondok Pesantren

Pondok Pesantren merupakan sarana pembelajaran dan penajaman intelektual generasi penerus harus terus ditantang terkait inovasi pengelolaan sampah. Dukungan pesantren sangat diperlukan dalam rangka implementasi praktik pengelolaan sampah yang baik.

“Rangkaian kegiatan peringatan HPSN Tahun 2025 untuk Asta Pesantren mengusung tema Kampanye Gaya Hidup Sadar Sampah, sehingga pesantren diharapkan dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu ke hilir,” ungkap Hanif.

Kegiatan bersama pondok pesantren ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan komitmen dan peran aktif warga pesantren dan kelompok masyarakat sekitar pesantren dalam melaksanakan pengelolaan sampah dari sumbernya melalui gerakan memilah dan mengolah sampah secara mandiri.

Tujuannya adalah membangun budaya menghindari dan membatasi timbulan sampah di lingkungan pesantren, membangun budaya memilah dan mengolah sampah di lingkungan pesantren, membangun jiwa kewirausahaan sosial dalam pengelolaan sampah bagi para santri dan menciptakan lingkungan pesantren yang bersih, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

(HI/Network)

Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: Redaksi HITV

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menlu Sebut Indonesia dan Australia akan Bentuk Forum Rutin Bahas Pertahanan

    Menlu Sebut Indonesia dan Australia akan Bentuk Forum Rutin Bahas Pertahanan

    • 1Komentar

    Indonesia dan Australia menandatangani Treaty on Common Security, membuka jalan bagi forum konsultasi rutin di bidang keamanan antara pimpinan negara hingga tingkat menteri. JAKARTA | HITV – Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa Treaty on Common Security antara Indonesia dan Australia akan menjadi dasar pembentukan forum konsultasi rutin di bidang keamanan yang melibatkan pimpinan negara […]

  • Kapolda Babel Resmikan Bedah Rumah Korban Kebakaran di Bangka Barat

    Kapolda Babel Resmikan Bedah Rumah Korban Kebakaran di Bangka Barat

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Suasana haru menyelimuti keluarga Akuan Lege dan istrinya Nia Ramayani saat menerima secara simbolis kunci rumah dari Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing. Setelah sempat kehilangan rumahnya akibat kebakaran, kini Akuan Lege dan keluarganya bisa kembali menempati rumahnya berkat program bedah rumah Polda Bangka Belitung dalam rangka HUT Bhayangkara […]

  • Saksi Diduga Beri Keterangan Palsu, Terancam Pidana hingga 9 Tahun Penjara

    Saksi Diduga Beri Keterangan Palsu, Terancam Pidana hingga 9 Tahun Penjara

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Dugaan pemberian keterangan palsu dalam persidangan kembali mencuat. Seorang saksi dalam perkara di Lingga diduga menyampaikan pernyataan tidak benar di bawah sumpah. Jika terbukti, saksi dapat dijerat pasal pidana dengan ancaman hukuman penjara hingga sembilan tahun. HITVBERITA.COM | Lingga — Ketentuan mengenai hal itu diatur dalam Pasal 242 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana […]

  • Kapolres Belitung Pimpin Apel Deklarasi Pembubaran Perang Sarung di Wilayah Kabupaten Belitung

    Kapolres Belitung Pimpin Apel Deklarasi Pembubaran Perang Sarung di Wilayah Kabupaten Belitung

    • 2Komentar

    HiTvBerita.com | Belitung – Kapolres Belitung, AKBP Deddy Dwitiya Putra, S.H., S.I.K., memimpin Apel Deklarasi Pembubaran Perang Sarung yang berlangsung di Mapolres Belitung Senin, (10/03/2025) Kegiatan ini bertujuan untuk mengakhiri aksi perang sarung di kalangan pelajar serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban di masyarakat. Apel deklarasi ini turut dihadiri oleh Wakapolres Belitung, para […]

  • Halal Bihalal Bang Japar Jakarta Timur, Pererat Silaturahmi dan Teguhkan Nilai Kebersamaan 

    Halal Bihalal Bang Japar Jakarta Timur, Pererat Silaturahmi dan Teguhkan Nilai Kebersamaan 

    • 0Komentar

      Penulis: Bainana Bahthy Editor: AYS Prayogie Momentum Halal Bihalal kembali dimaknai sebagai ruang memperkuat persaudaraan dalam keluarga besar Bang Japar. JAKARTA TIMUR, HITV – Komandan Wilayah (Danwil) Jakarta Timur, Musa Marasabessy, SH, mengundang seluruh anggota Bang Japar se-Jakarta Timur untuk menghadiri kegiatan Halal Bihalal (open house) yang akan digelar di kediamannya, Sabtu (4/4/2026). Acara […]

  • Penetapan Nomor Urut Paslon Gubernur Dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2024

    Penetapan Nomor Urut Paslon Gubernur Dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2024

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, malam hari ini Senin tanggal 23 September 2024, melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Paslon Peserta Pilkada DKI Jakarta tahun 2024 bertempat di Kantor KPU DKI Jakarta Jalan Salemba Raya Jakarta Pusat. Hadir dalam acara tersebut, para Komisioner KPU DKI Jakarta, Bawaslu […]

expand_less