Selasa, 1 Sep 2026
light_mode

Penyegelan Lahan PT GAP: Pihak Perusahaan Tegaskan Semua Perizinan Sudah Sesuai Mekanisme!

  • account_circle
  • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
  • print Cetak

Penyegelan lahan sawit PT Global Alam Perkasa (PT GAP) seluas 16.069 hektare di KM 35 Dusun Rongkang, Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Sampit, yang dilakukan oleh Satgas Garuda pada Selasa, 18 Maret 2025, telah memicu reaksi dari berbagai pihak elemen masyarakat yang berada di Bumi Tambun Bungai, Kalimantan Tengah.

HITVBERITA.COM | Sampit – Rusli Salim, General Manager PT GAP, menyatakan kekecewaannya atas tindakan penyegelan yang dilakukan oleh Satgas Garuda dalam rangka Pengamanan Kawasan Hutan (PKH).

“Seluruh proses perizinan yang kami jalani sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku, termasuk ganti rugi lahan kepada masyarakat,” jelasnya melalui telepon pada Sabtu, 22 Februari 2025.

Rusli mengungkapkan bahwa sebelum PT GAP memperoleh izin, lahan yang kini digunakan merupakan kawasan KPPN yang didominasi semak belukar, dan lokasi lahanya pun tidak berada didalam kawasan hutan produksi (HP).

General Manager PT. GAP, Rusli Salim menyatakan kekecewaannya atas dilakukanya penyegelan lahan PT GAP oleh Satgas Garuda. (Dok/Foto/RJP)

Lanjut Rusli, sehingga dengan kondisi area lahan yang seperti itu, selanjutnya Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur pun, menyetujui saat itu untuk memberikan izin prinsip lokasi dan IUP Perkebunan kepada PT GAP.

“Ganti rugi untuk lahan milik masyarakat sudah dilakukan, termasuk untuk perkebunan karet, rotan, dan sebagainya. Semua bukti kepemilikan seperti SKT yang diketahui oleh kepala desa dan camat sudah kami miliki,” tambahnya.

Pihak perusahaan juga telah mengikuti seluruh prosedur administrasi untuk mendapatkan Hak Guna Usaha (HGU), melalui proses yang panjang dan melibatkan instansi terkait, termasuk Dinas Perkebunan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah.

“Tim B dari BPN Kalimantan Tengah, yang terdiri dari berbagai instansi baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, memastikan bahwa lahan kami tidak berada dalam kawasan hutan produksi,” tegas Rusli.

Lahan PT GAP akhirnya mendapatkan HGU pada 3 Januari 2008, setelah melalui berbagai tahapan administrasi yang teliti.

Rusli Salim juga menambahkan bahwa sejak berdirinya PT GAP, perusahaan telah memberdayakan sekitar 10.000 tenaga kerja lokal, memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB dan perekonomian daerah.

Dengan motto “Habaring Hurung” (gotong royong), PT GAP turut berperan aktif dalam pembangunan daerah. “Kami selalu memenuhi kewajiban pajak, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), sebagai kontribusi terhadap pembangunan negara,” ujar Rusli.

Aktivitas operasional PT GAP tetap berjalan normal dan tidak terkondisi dengan pemasangan plang penyegelan oleh Satgas Garuda. (Dok/foto/RJP)

Harapannya, pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dan Provinsi Kalimantan Tengah dapat memberikan perhatian dan memfasilitasi penyelesaian masalah terkait penyegelan ini.

“Penyegelan ini harus disikapi secara profesional dan kami percaya proses administrasi lanjutan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutup Rusli.

Informasi terbaru menyebutkan bahwa setelah penyegelan, akan ada proses administrasi kedua terkait Pengamanan Kawasan Hutan. (**)

Pewarta: Royke Jhoni Piay
Editor: AYS

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Pangan Polres Karimun Monitoring Stabilitas Harga Beras

    Satgas Pangan Polres Karimun Monitoring Stabilitas Harga Beras

    • 0Komentar

    Oleh: M. Saipul HITVBERITA.COM – KARIMUN | Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok khususnya beras di wilayah Kabupaten Karimun, Satgas Pangan Polres Karimun bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan monitoring harga beras medium dan premium di tingkat distributor, Senin (27/10/2025) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin oleh KBO Satreskrim Polres Karimun IPTU Rizki Yudianto, didampingi Kanit Idik […]

  • BPN dan Aktivis Lingga Soroti Tindakan PT SPP yang Pasang Plang Tanpa Dasar Hukum

    BPN dan Aktivis Lingga Soroti Tindakan PT SPP yang Pasang Plang Tanpa Dasar Hukum

    • 0Komentar

    Kekhawatiran masyarakat Lingga meningkat setelah BPN memastikan PT Singkep Payung Perkasa tidak memiliki HGU atas lahan yang mereka pasangi plang, sebuah tindakan yang dinilai dapat memicu konflik agraria jika tidak segera ditangani. HITVBERITA.COM | Lingga – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lingga memberikan klarifikasi resmi mengenai beredarnya informasi terkait pemasangan plang oleh PT Singkep Payung […]

  • SMPN 1 Tanah Merah Tutup Pesantren Kilat dengan Santunan 77 Anak Yatim

    SMPN 1 Tanah Merah Tutup Pesantren Kilat dengan Santunan 77 Anak Yatim

    • 0Komentar

    Keluarga besar SMPN 1 Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar penutupan kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 Hijriah yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim, piatu, yatim piatu, serta siswa kurang mampu. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 13 Maret 2026 tersebut dilaksanakan dengan penuh khidmat dan suasana kebersamaan di lingkungan sekolah. INHIL | HITV – […]

  • Pemkab Purwakarta Komitmen Lakukan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Pemkab Purwakarta Komitmen Lakukan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan

    • 0Komentar

    HITVberita.COM | PURWAKARTA – Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus berkomitmen melakukan pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan. Untuk itu, Dinas Pendidikan Purwakarta mengundang seluruh kepala sekolah dan pengawas jenjang pendidikan SD dan SMP se-Kabupaten Purwakarta untuk mengikuti Seminar Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan, Selasa 12 November 2024. Seminar […]

  • Dana BOS SMAN 5 Terbuka Depok Disoal, Pernyataan Guru Soal “Siswa Siluman” Tuai Kecaman

    Dana BOS SMAN 5 Terbuka Depok Disoal, Pernyataan Guru Soal “Siswa Siluman” Tuai Kecaman

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Pernyataan kontroversial terlontar dari mulut seorang guru sekaligus pengelola SMAN 5 Terbuka Depok. Sunarto, S.Pd, dalam sebuah wawancara dengan media, menyebut sebagian peserta didik SMA Terbuka sebagai “siswa siluman”. HITVBERITA.COM | Depok – Ucapan itu disampaikan Sunarto, saat dirinya menjawab pertanyaan wartawan terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 5 […]

expand_less