Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Dana BOS SMAN 5 Terbuka Depok Disoal, Pernyataan Guru Soal “Siswa Siluman” Tuai Kecaman

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
  • print Cetak

Sunarto, S.Pd, guru sekaligus pengelola SMAN 5 Terbuka Depok. (Foto/El/Hitv)

Penulis: Erwin Lubis

Pernyataan kontroversial terlontar dari mulut seorang guru sekaligus pengelola SMAN 5 Terbuka Depok. Sunarto, S.Pd, dalam sebuah wawancara dengan media, menyebut sebagian peserta didik SMA Terbuka sebagai “siswa siluman”.

HITVBERITA.COM | Depok – Ucapan itu disampaikan Sunarto, saat dirinya menjawab pertanyaan wartawan terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 5 Terbuka, Jumat (29/8/2025).

Sunarto berdalih istilah itu hanya gurauan. Namun, bagi banyak pihak, sebutan yang dilontarkannya tersebut dianggap tidak pantas keluar dari seorang “Guru”, sebagai sosok yang sikapnya wajib “di-Gugu” dan “di-Tiru”

 “Guyonan saja ini,” ujar Sunarto dengan nada enteng sambil tertawa, menanggapi pertanyaan soal kesetaraan hak siswa reguler dan siswa terbuka dalam pemanfaatan dana BOS.

Dana BOS Nyaris Rp 900 Juta

UCAPAN tersebut makin memicu sorotan, karena di saat bersamaan muncul dugaan penyimpangan penggunaan dana BOS di sekolah terbuka itu.

Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya menyebut, pada tahun ajaran 2024/2025 tercatat sekitar 550 siswa terdaftar resmi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Dengan alokasi Rp 1,59 juta per siswa per tahun, jumlah dana BOS yang semestinya dikelola SMAN 5 Terbuka mencapai Rp 874,5 juta.

“Semua siswa itu sah secara administrasi, tercatat di Dapodik. Jadi bagaimana mungkin disebut siswa siluman? Pertanyaan mendasar saya, ke mana sebenarnya larinya hampir Rp 874 juta dana BOS tersebut?” ujar narasumber itu.

Ia menilai dana BOS tidak semestinya hanya dipakai untuk membayar listrik atau WiFi di Tempat Kegiatan Belajar (TKB). Hak siswa terbuka, kata dia, mencakup pula kebutuhan akademik dan non-akademik, seperti buku pelajaran, komputer, hingga sarana olahraga.

Beban Tambahan bagi Siswa Miskin

NARASUMBER itu juga menyinggung praktik pembelajaran siswa terbuka yang diwajibkan dua hari per pekan hadir di sekolah induk, yakni di SMAN 5 Depok. Kebijakan tersebut, menurutnya, justru menambah beban keluarga ekonomi lemah, karena mereka harus mengeluarkan ongkos transportasi tambahan.

“Padahal, tujuan SMA Terbuka sebagaimana diatur Pergub Jabar No 74/2020 adalah memberi akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu, korban bencana, maupun siswa yang harus sambil bekerja. Kalau justru membebani ongkos, artinya ada yang keliru,” tegasnya.

Ia pun jadi menduga alasan kewajiban belajar di sekolah induk, menurutnya  hanya dalih untuk menutupi penggunaan dana BOS.

“Anak-anak disuruh ke SMAN 5 agar tidak perlu keluar biaya tambahan dari BOS untuk sarana TKB. Pertanyaannya, ke mana perginya dana hampir Rp 900 juta itu?” katanya.

Desakan Transparansi

SOROTAN publik pun mengarah pada pihak sekolah. Plt Kepala SMAN 5 Depok, Wawan Ridwan, dinilai perlu memberikan teguran terhadap pernyataan Sunarto sekaligus menjelaskan transparansi penggunaan dana BOS.

Narasumber bahkan mendesak agar Inspektorat Jawa Barat, Kejaksaan, dan kepolisian turun tangan memeriksa dugaan adanya penyimpangan tersebut.

“Jika benar ada penyalahgunaan, ini sudah masuk ranah pidana,” ujarnya.

Kasus ini menambah panjang daftar persoalan tata kelola pendidikan di sekolah negeri. Ironisnya, justru menimpa lembaga pendidikan yang seharusnya menjadi harapan terakhir bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk tetap bisa bersekolah. (///)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPJI Gelar Munas: Mencari Jejak Peran Jurnalis dalam Pembangunan Bangsa

    IPJI Gelar Munas: Mencari Jejak Peran Jurnalis dalam Pembangunan Bangsa

    • 0Komentar

    Menteri Dalam Negeri, Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D dijadwalkan hadir di acara Munas IPJI yang akan dihelat tahun 2025 ini. (Dok/Foto/IPJI) Oleh: AYS Prayogie Di tengah arus informasi yang kian deras, peran jurnalis dan penulis tidak hanya sebagai penyampai berita. Mereka juga penafsir zaman, perekam sejarah, dan penjaga nalar publik. Dalam semangat itulah, Ikatan […]

  • Pertama di Era Kepemimpinan Pj Bupati Benni Irwan, Pemkab Purwakarta Gelar Mutasi

    Pertama di Era Kepemimpinan Pj Bupati Benni Irwan, Pemkab Purwakarta Gelar Mutasi

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM Purwakarta | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta melaksanakan mutasi dan rotasi sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Purwakarta di Bale Maya Datar, Komplek Perkantoran Pemkab Purwakarta, pada Rabu, 3 Juli 2024. Pelaksanaan mutasi dan rotasi pejabat dilingkup Pemkab Purwakarta ini merupakan yang pertama kali terjadi di era kepemimpinan Benni Irwan selaku Penjabat Bupati Purwakarta. Pantauan di lapangan, […]

  • 48 Pramuka Kobar Bertolak ke Cibubur, Bawa Nama Daerah di Jambore Nasional 2026

    48 Pramuka Kobar Bertolak ke Cibubur, Bawa Nama Daerah di Jambore Nasional 2026

    • 0Komentar

    Sebanyak 48 anggota Pramuka yang tergabung dalam Kontingen Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, berangkat menuju Jakarta untuk mengikuti Jambore Nasional 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur. PANGKALAN BUN, HITV— Kontingen Kobar bertolak dari Bandara Iskandar, Pangkalan Bun, menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Selasa (11/8/2026) pukul 17.12 WIB. Keberangkatan tersebut […]

  • Menpan-RB Resmikan MPP Karimun, Bupati: Datang Membawa Harapan, Pulang Membawa Kebahagiaan

    Menpan-RB Resmikan MPP Karimun, Bupati: Datang Membawa Harapan, Pulang Membawa Kebahagiaan

    • 0Komentar

    Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Karimun resmi beroperasi setelah diresmikan secara virtual oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini, bersama tujuh daerah lainnya di Indonesia, Senin (15/6/2026). KARIMUN, HITV— Peresmian yang turut dihadiri Bupati Karimun, Iskandarsyah, beserta jajaran Forkopimda itu menandai bertambahnya jumlah MPP di Indonesia menjadi 313 unit. Dalam arahannya, […]

  • Silvanus Dio, Suara Lantang Dayak Manuhing Menuntut Plasma Sawit

    Silvanus Dio, Suara Lantang Dayak Manuhing Menuntut Plasma Sawit

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Gunung Mas – Sosok Silvanus Dio, pemuda Dayak Manuhing dari Tumbang Talaken, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dikenal sebagai figur yang lantang memperjuangkan hak-hak komunitasnya. Dio disegani terutama karena sikapnya yang tegas dan konsisten membela utus—suku dan tanah kelahirannya, terutama soal tuntutan plasma 20 persen dari luas perkebunan kelapa sawit. Di kampung halamannya, Dio […]

  • Om Zein Tegaskan Proyek Infrastruktur di Purwakarta Dibayar Sesuai Volume yang Terpasang

    Om Zein Tegaskan Proyek Infrastruktur di Purwakarta Dibayar Sesuai Volume yang Terpasang

    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Purwakarta mulai menerapkan kebijakan ketat dalam pembayaran proyek infrastruktur dengan mewajibkan rekomendasi Inspektorat Daerah sebelum anggaran dicairkan. PURWAKARTA | HITV – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menegaskan kebijakan baru yang mengubah mekanisme pembayaran proyek infrastruktur di wilayahnya. Mulai tahun ini, setiap pekerjaan barang dan jasa terutama proyek infrastruktur tidak bisa langsung dibayarkan sebelum […]

expand_less