Senin, 2 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sorot Hukum » Laporan Untuk Kapolda Kalteng: Kasus Penyerobotan Lahan Tak Bergerak, Publik Pertanyakan Kinerja Penyidik Polres Kobar!

Laporan Untuk Kapolda Kalteng: Kasus Penyerobotan Lahan Tak Bergerak, Publik Pertanyakan Kinerja Penyidik Polres Kobar!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 59
  • print Cetak

Oleh: AYS Prayogie

 

Di tengah bentangan lahan subur yang membelah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, warisan atas nama almarhum Anang Abdullah kini menyisakan jejak panjang sengketa hukum yang tak kunjung menemukan ujung. Lebih dari sekadar konflik agraria, kasus ini mencerminkan bagaimana sistem hukum dan tata kelola pertanahan masih menyisakan celah, bahkan bagi hak milik yang telah dinyatakan sah oleh pengadilan.

 

Pada Selasa (10/6/2025), di ruang pemeriksaan Unit Pidana Umum Polres Kotawaringin Barat, suasana terlihat tenang. Namun di balik itu, ketegangan batin menyelimuti para ahli waris yang datang dengan harapan. Helmi, salah satu saksi sekaligus ahli waris, menjalani pemeriksaan. Ia didampingi Hanafi dan Amat Jagam, kuasa ahli waris sekaligus penghubung utama dengan aparat penegak hukum.

“Kami datang membawa harapan, tapi tak kunjung melihat titik terang,” ujar Amat seusai pemeriksaan kepada Hitvberita.com.

Sudah hampir tiga bulan sejak laporan resmi dilayangkan pada 18 Maret 2025 lalu, namun proses penyelidikan kasus dugaan penyerobotan lahan yang dilaporkan tak menunjukkan perkembangan signifikan.

Ironisnya, menurut Amat, putusan pengadilan atas kepemilikan lahan sudah berkekuatan hukum tetap—inkrah. Tapi penyidik belum memeriksa pihak yang diduga mengambil alih lahan tersebut secara melawan hukum.

Di sisi lain, sorotan juga tertuju pada kinerja Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kotawaringin Barat. Sertifikat Hak Milik Nomor 976 Tahun 2006 atas nama Anang Abdullah yang menjadi dasar klaim ahli waris, kini justru masuk dalam daftar bidang tanah yang disengketakan.

Kejanggalan itu mengemuka ketika penyidik menggali keterangan dari Nurvita, Plt Kepala Seksi Sengketa BPN Kobar. Ia mengungkapkan bahwa empat sertifikat yang kini dipersoalkan belum pernah dilakukan plotting— prosedur teknis yang seharusnya menjadi fondasi sebelum penerbitan sertifikat dilakukan.

“Tanpa plotting, keabsahan sertifikat menjadi rapuh. Ini bukan hanya soal administrasi, tapi juga potensi pelanggaran hukum,” kata Amat dengan nada prihatin.

Amat Jagam mengaku telah beberapa kali berupaya menemui pejabat berwenang di kantor BPN Kobar untuk meminta klarifikasi. Namun, pintu-pintu itu, menurutnya, belum terbuka.

Tak hanya di sektor pertanahan, komunikasi antara pelapor dan aparat kepolisian juga menjadi sorotan. Hingga berita ini diturunkan, pihak ahli waris mengaku belum pernah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), dokumen berkala yang seharusnya menjadi jembatan informasi antara penyidik dan pelapor. Padahal, menurut peraturan yang berlaku, SP2HP wajib diberikan paling lambat sebulan sekali.

“Ini menyangkut akuntabilitas. Transparansi adalah bagian dari keadilan,” ujar Amat Jagam.

Ia menilai bahwa ketiadaan informasi serta sikap tertutup penyidik bukan hanya melemahkan proses hukum, tetapi juga menambah beban psikologis bagi keluarga yang sedang memperjuangkan hak atas tanah warisan.

Ketika jalur hukum tak segera memberi kepastian, yang tertinggal adalah kekosongan yang membingungkan. Di satu sisi, warisan telah sah secara hukum. Di sisi lain, pelaksanaannya terhambat oleh prosedur dan komunikasi yang tersendat.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Polres Kotawaringin Barat maupun BPN setempat terkait berbagai kritik yang dilontarkan. Namun bagi Amat dan keluarga ahli waris, perjuangan belum usai. Bahkan merekapun meminta Kapolda Kalimantan Tengah turun tangan

“Bukan soal luas lahannya. Ini tentang hak yang diakui, tapi belum dihormati,” kata Amat, sebelum beranjak dari ruang penyidikan. (*/*)

Penulis adalah Wartawan Senior | Pegiat sosial media | CEO Portal Berita HITV | Ketua Umum Organisasi Pers Media Independen Online Indonesia (MIO INDONESIA)

Sumber:
Humas MIO INDONESIA

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabrakan Maut Di Tol Pemalang, Tiga Orang Jurnalis TV One Meninggal Dunia

    Tabrakan Maut Di Tol Pemalang, Tiga Orang Jurnalis TV One Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle
    • visibility 38
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Jakarta – Dunia Jurnalis hari ini berkabung, tiga orang dari lima orang rekan sejawat dari Media TV One menjadi korban Kecelakaan maut di Tol Pemalang Jawa Tengah pada hari Kamis 31 Oktober 2024 sekitar pukul 06.30 WIB. Menurut Keterangan Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto yang dihubungi melalui saluran Telepon mengatakan, insiden […]

  • Konflik Dua Kepemimpinan Menuju Akhir: PWI Sepakat Gelar Kongres Persatuan Paling Lambat Agustus 2025!

    Konflik Dua Kepemimpinan Menuju Akhir: PWI Sepakat Gelar Kongres Persatuan Paling Lambat Agustus 2025!

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung, Hendry Ch Bangun (kiri) dan Ketua Umum PWI hasil KLB Zulmansyah Sekedang (kanan), sepakat mengakhiri konflik melalui “Kongres Persatuan PWI” (Dok/Foto/Raffa) Konflik kepemimpinan di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tersebut akhirnya menemukan titik terang. Dua kubu yang selama hampir setahun berseteru, masing-masing dipimpin Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang, […]

  • Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Adakan Pelatihan Penanganan Awal Korban Bencana

    Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Adakan Pelatihan Penanganan Awal Korban Bencana

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 48
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Kota Padang – Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) Padang bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang selenggarakan Pengenalan Dan Pelatihan Penanganan Awal Kasus Bedah Kritis untuk korban bencana. Kegiatan ini dilaksanakan di gedung Youth Centre Padang, Jl. Bgd Aziz Chan No. 2 Alang Laweh, Sumatra Barat, Sabtu (2/11/2024). […]

  • Chan Hang Rawang Rao 2025 Latest Magnet

    Chan Hang Rawang Rao 2025 Latest Magnet

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    ➡ DOWNLOAD TORRENT Chan Hang Rawang Rao: directeur de Jirassaya Wongsutin. Avec Kirana Pipityaorn, Fatima DeChawalecul, Pakorn Chatborrirak, Wachirakon Raksasuwan. Le lien de police a été testé dans une chaleureuse connaissance de l’amour, de l’amitié et de la complexité de la vie. Chan Hang Rawang Rao 2025 gratuit et télécharger Chan Hang Rawang Rao 2025 […]

  • PKSB dan Universitas Karimun Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor Sumatera Barat

    PKSB dan Universitas Karimun Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor Sumatera Barat

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle M. Saipul
    • visibility 181
    • 0Komentar

    KARIMUN | HITV – Persatuan Keluarga Besar Sumatera Barat (PKSB) Bekerja Sama dengan Universitas Karimun (UK) Galang Dana untuk Korban Banjir dan Longsor Kabupaten Karimun, Kepri, Minggu (7/12/2025). Kordinator penggalangan dana, Syamsurizal Rajo Mudo, bersama para anggota PKSB bekerja sama dengan Universitas Karimun (UK) melakukan penggalangan dana untuk membantu para korban bencana banjir dan tanah […]

  • Turnamen Belitong De sintak 2024 Yang Diadakan Oleh Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Resmi Digelar

    Turnamen Belitong De sintak 2024 Yang Diadakan Oleh Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Resmi Digelar

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Dibaca: 17

expand_less