Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Akibat Angin Kencang dan Hujan Deras, Puluhan Rumah dan Sarana Pendidikan Rusak Parah

  • account_circle
  • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
  • print Cetak

HiTvberita.com | Purwakarta | Sebanyak 26 rumah dan satu sarana pendidikan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah setempat, pada Senin 28 Oktober 2024 malam.

Komandan Regu 3 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta, Muhamad Firmansyah menyebutkan, bahwa puluhan rumah yang rusak itu terjadi di Kecamatan Sukatani dan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

“Yang terparah berada di Kecamatan Sukatani, di sana ada tiga desa yang terdampak yang totalnya ada 21 rumah yang alami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Senin 28 Oktober 2024 malam,” ujar Firmansyah, kepada media di Kantor Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, pada Selasa 29 Oktober 2024.

Sementara, untuk di Kecamatan Darangdan, ia menyebut ada enam rumah dan satu pondok pesantren yang alami kerusakan. “Kami pada malam hari langsung gerak cepat mendatangi lokasi, kami evakuasi keluarga yang terdampak dan juga membantu membersihkan puing-puing rumah,” ucapnya.

Meski demikian, lanjut dia, tidak ada korban luka maupun jiwa dari peristiwa hujan deras dan angin kencang yang melanda dua kecamatan tersebut.

Sementara itu, salah satu warga yang terdampak, Wawan (35) menyebutkan, bahwa hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, angin kencang seketika mengangkat atap rumahnya.

“Hujan deres itu juga kaya es batu, terus angin kencang. Kebetulan saya lagi jaga warung, yang di rumah cuman ada anak-anak saja. Saya langsung lari selamatkan anak saya,” ungkap Wawan.

Setelah evakuasi anaknya, Wawan mengaku, atap rumah langsung tertiup angin kencang hingga tak tersisa. Puing-puing atap rumah pun berjatuhan dan menimpa isi parabotan yang ada.

“Barang elektronik rusak, tv dan handphone saya juga rusak. Kemudian meja juga rusak akibat tertimpa,” tandasnya. (tr) 

 

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Tapanuli Utara, 1 Tewas dan Infrastruktur Terhambat

    Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Tapanuli Utara, 1 Tewas dan Infrastruktur Terhambat

    • 0Komentar

    Wakil Bupati Taput DR Deni Lumbantoruan bersama rombongan tinjau lokasi gempa dan longsor. (Dok/Foto/Raffa) Gempa Berkekuatan 5,5 Magnitudo Mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Pada Selasa Pagi, 18 Maret 2025. Gempa Yang Terjadi Pada Pukul 05.22 WIB Itu Menimbulkan Dampak Signifikan, Termasuk Korban Jiwa Dan Kerusakan Infrastruktur. HITVBERITA.COM | Taput– Berdasarkan data dari Badan […]

  • Kantah Jakarta Utara Raih Predikat Informatif di KI DKI Jakarta Award 2025, Peringkat 9 se-DKI

    Kantah Jakarta Utara Raih Predikat Informatif di KI DKI Jakarta Award 2025, Peringkat 9 se-DKI

    • 0Komentar

    JAKARTA | HITV –  Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara meraih predikat Badan Publik Informatif dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KI DKI Jakarta Award) Tahun 2025, serta menempati peringkat ke-9 dari 829 badan publik se-DKI Jakarta.Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/12). Kantah Jakarta Utara […]

  • GPPI Desak Evaluasi Kebijakan 50 Siswa per Kelas di Jawa Barat

    GPPI Desak Evaluasi Kebijakan 50 Siswa per Kelas di Jawa Barat

    • 0Komentar

    Ketua Umum Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia, Ahmad Yusup. (Dok/Foto/Raffa) Penulis: Raffa Christ Manalu Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menetapkan jumlah siswa hingga 50 orang dalam satu rombongan belajar menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satu suara penolakan datang dari Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia (GPPI), yang menilai kebijakan tersebut berpotensi merusak kualitas pendidikan. HITVBERITA.COM […]

  • Panitia Kongres PARFI Ke-18 dan Ketua Umum Terpilih Bertemu Wakil Menteri Hukum RI

    Panitia Kongres PARFI Ke-18 dan Ketua Umum Terpilih Bertemu Wakil Menteri Hukum RI

    • 0Komentar

    Panitia Pelaksana Kongres PARFI Ke-18 bersama Ketua Umum terpilih Adhi Kusuma Wahab (Ki Kusumo) melakukan kunjungan silaturahmi kepada Wakil Menteri Hukum Eddy OS Hiariej di Kantor Kementerian Hukum RI Jakarta, Senin (24/2/2025). HITVBERITA.COM | JAKARTA – Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPO terpilih Mutiara Sani, Ketua Panitia Kongres Yana Achbari, dan beberapa orang lainnya, seperti […]

  • Cekcok di Kedai Tuak Kolang Berujung Maut, Pria 36 Tahun Tewas Dianiaya

    Cekcok di Kedai Tuak Kolang Berujung Maut, Pria 36 Tahun Tewas Dianiaya

    • 0Komentar

    Suasana sebuah kedai tuak di Dusun III, Desa Hudopa Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, mendadak mencekam pada Senin (23/2/2026) malam, setelah terjadi peristiwa  berujung maut menimpa terhadap salah satu pengunjung kedai tuak berinisial EM (36). TAPTENG, HITV—  Kapolsek Kolang AKP I.E. Simatupang membenarkan peristiwa tersebut. Pelaku berinisial DH (40) kini telah diamankan dan menjalani […]

  • 16+ Weeds having Red Flowers Identity Book

    16+ Weeds having Red Flowers Identity Book

    • 0Komentar

    While many backyard gardeners go for Disregard-Me-Nots while the edging plantings, these dank thc gummies weeds can simply get out of manage. Or possibly you’lso are learning just how these types of weeds affect their plants and what direction to go with these people to protect your own grass. Coming bellflower try an attractive perennial […]

expand_less