Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Bantuan Mengalir, Warga Pasirmunjul Diminta Segera Tinggalkan Pengungsian

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
  • print Cetak

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat penyerahan bantuan ke warga terdampak bencana di Pendopo Pemkab Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa)

Reporter: Raffa Christ Manalu

 

Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta para penyintas bencana pergerakan tanah di Kampung Cigintung, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, untuk segera meninggalkan lokasi pengungsian dan menempati hunian sementara. Langkah ini menyusul penyaluran bantuan dana tunai untuk keperluan sewa tempat tinggal, sebagai bagian dari proses relokasi yang akan segera dilaksanakan.

 

HITVBERITA.COM | Purwakarta —Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyalurkan bantuan senilai Rp10 juta kepada masing-masing dari 86 kepala keluarga terdampak. Bantuan tersebut berasal dari program BJB Peduli dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat.

“Bapak dan Ibu, setelah menerima uang ini, sore ini juga langsung meninggalkan tempat penampungan,” ujar Dedi dalam sambutannya di Pendopo Pemkab Purwakarta, Kamis (19/6/2025).

Menurut Dedi, dana tersebut dimaksudkan untuk biaya sewa tempat tinggal sementara, agar para pengungsi tidak terlalu lama berada di lokasi penampungan yang berpotensi menimbulkan persoalan baru, baik dari sisi sosial maupun kesehatan.

Bupati Purwakarta, Saepul Binzen, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan dua opsi relokasi. Pertama, pemanfaatan lahan milik PTPN seluas 1,5 hektar. Kedua, pembangunan rumah di atas tanah milik warga terdampak yang dinilai layak huni.

“Lebih dari 40 bidang tanah milik warga telah kami data. Pemerintah akan membantu proses pembangunan jika mereka memilih opsi kedua,” ujar Zein. Ia menegaskan bahwa tempat penampungan sementara harus dikosongkan hari itu juga.

Pemerintah daerah bersama jajaran terkait akan mempercepat proses relokasi demi memastikan keselamatan warga dan menekan potensi risiko lanjutan dari bencana pergerakan tanah. Selain itu, percepatan ini juga bertujuan meringankan beban para petugas yang selama ini berjaga di lokasi pengungsian.

Relokasi akan dilaksanakan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek kelayakan hunian dan kesiapan infrastruktur dasar. Pemerintah memastikan warga tidak akan dibiarkan menempati lokasi rawan bencana dalam waktu yang lama. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Bengkel Harapan Jaya Motor Hadirkan Layanan Prima untuk Konsumen

    ‎Bengkel Harapan Jaya Motor Hadirkan Layanan Prima untuk Konsumen

    • 0Komentar

      Pewarta: La Maseng  ‎Di tengah kebutuhan masyarakat akan layanan perawatan sepeda motor yang cepat, terpercaya, dan terjangkau, Bengkel Harapan Jaya Motor di Jalan Letda Nasir No. 61 A, Cikeas, Kabupaten Bogor, hadir menawarkan solusi menyeluruh bagi pemilik kendaraan roda dua.‎ ‎HITVBERITA.COM | Cikeas – Bengkel yang telah beroperasi selama beberapa tahun ini dikenal dengan […]

  • Kirab Merah Putih dan Dzikir Kebangsaan Warnai Peringatan HUT ke-80 RI di Rusunawa Nagrak

    Kirab Merah Putih dan Dzikir Kebangsaan Warnai Peringatan HUT ke-80 RI di Rusunawa Nagrak

    • 0Komentar

    Penulis: Sunang Sainudin Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Rusunawa Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (16/8/2025). Ratusan warga tumpah ruah mengikuti kirab Merah Putih dan dzikir kebangsaan yang digelar Ikatan Muballigh Seluruh Indonesia (IMSI) bersama Generasi Muda Sosial (GPS) untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. HITVBERITA.COM | Jakarta Utara – Kirab Sang Saka Merah […]

  • Syam: Ungkap Dalang Intelektual Intervensi Lelang di Bogor

    Syam: Ungkap Dalang Intelektual Intervensi Lelang di Bogor

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Dugaan intervensi dalam proses lelang pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mendapat sorotan publik. Syam, aktivis pemerhati kebijakan pemerintah asal Cibinong, menyatakan akan melaporkan persoalan tersebut kepada Presiden. HITVBERITA.COM | Bogor — Maraknya pemberitaan media serta aksi unjuk rasa di Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Kabupaten […]

  • ‎Menjaga Jati Diri Betawi di Tengah Dinamika Zaman

    ‎Menjaga Jati Diri Betawi di Tengah Dinamika Zaman

    • 0Komentar

    ‎Penulis: Bainana Bahthy Hawa sejuk Puncak menyambut ratusan peserta Rapat Kerja (Raker) I Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Tahun 2025 di Hotel Grand Ussu, Cisarua, yang digelar selama dua hari, yakni dari tanggal 31 Agustus hingga 1 September 2025.‎‎ HITVBERITA.COM | Bogor – Dari balik jendela hotel yang menghadap  hamparan pepohonan hijau  pegunungan, terselip percakapan hangat […]

  • APIKI–MIO Indonesia Turun ke Daerah, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian Organik

    APIKI–MIO Indonesia Turun ke Daerah, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian Organik

    • 0Komentar

    Sinergi APIKI dan MIO Indonesia diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada petani di Kebumen, Cilacap, dan Banyumas dengan fokus pertanian organik, pemanfaatan limbah, serta penguatan ekonomi petani berbasis keberlanjutan. KEBUMEN | HITV — Ketua Umum Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI) Dr.Anto Suroto, SE, MSc, MM bersama Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie melakukan rangkaian […]

  • Penanganan Dugaan Limbah B3 di Perairan Dangas Masih Berproses

    Penanganan Dugaan Limbah B3 di Perairan Dangas Masih Berproses

    • 0Komentar

      Penanganan dugaan pencemaran limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di perairan Dangas, Kecamatan Sekupang, masih menjadi perhatian DPRD Kota Batam. Komisi III DPRD memastikan proses pemulihan lingkungan, penegakan hukum, serta perlindungan masyarakat terdampak terus dikawal lintas instansi. BATAM | HITV— Isu pencemaran yang mencuat sejak insiden kapal LCT Mutiara Garlib Samudera kandas di sekitar […]

expand_less