Bos Beye Nahkodai Kadin Purwakarta 2026–2031, Gaungkan Visi Kadin Istimewa
- account_circle Raffa Christ Manalu
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

R. Priyatna Kusumah atau yang akrab disapa Bos Beye saat menyampaikan sambutan usai terpilih secara aklamasi dalam Muskab Ketua Kamar Dagang dan Industri Kadin Purwakarta di Plaza Hotel Bukit Indah City. (Dok/Foto/Raffa)
Pengusaha Purwakarta, R. Priyatna Kusumah atau yang akrab disapa Bos Beye, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Purwakarta periode 2026–2031
PURWAKARTA, HITV — Bos Beye mendapat mandat untuk memimpin organisasi para pelaku usaha tersebut dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) VII Kadin Purwakarta yang digelar di Plaza Hotel, Kota Bukit Indah, Selasa (9/6/2026).
Pemilihan yang berlangsung tanpa rival itu mencerminkan kuatnya dukungan dan kepercayaan anggota Kadin terhadap Bos Beye untuk membawa organisasi ke arah yang lebih progresif di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Muskab VII dihadiri jajaran pengurus Kadin Jawa Barat, perwakilan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, serta pelaku usaha dari berbagai sektor. Jalannya sidang berlangsung kondusif dan menjadi momentum konsolidasi dunia usaha dalam memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Dalam pidato perdananya setelah ditetapkan sebagai ketua, Bos Beye menekankan pentingnya kolaborasi sebagai fondasi utama dalam menggerakkan perekonomian Purwakarta.
Ia juga mengajak seluruh elemen usaha, mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga sektor industri besar, untuk bersinergi menghadapi berbagai tantangan ekonomi sekaligus menangkap peluang pertumbuhan.
“Saya mengajak seluruh elemen, mulai dari pelaku UMKM hingga industri besar, mari bersama-sama membangun Purwakarta dengan spirit Kadin Istimewa. Kadin harus menjadi wadah yang inklusif, inovatif, dan mampu memberikan solusi nyata bagi tantangan ekonomi ke depan,” ujar Bos Beye.
Menurut dia, konsep “Kadin Istimewa” yang diusungnya tidak berhenti pada jargon organisasi semata. Visi tersebut akan diterjemahkan ke dalam program-program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan daya saing daerah dalam menarik investasi.
Di bawah kepemimpinan baru, Kadin Purwakarta juga berkomitmen memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan agenda pembangunan ekonomi berjalan selaras dengan kebutuhan dunia usaha.
Sejumlah agenda prioritas pun mulai disiapkan. Di antaranya percepatan digitalisasi UMKM, penguatan ekosistem investasi, serta optimalisasi potensi unggulan daerah agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian lokal.
Purwakarta, yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan industri strategis di Jawa Barat, dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Karena itu, Kadin diharapkan dapat memainkan peran sebagai jembatan antara pemerintah, pelaku usaha, dan investor.
Pasca-Muskab VII, langkah awal yang akan ditempuh kepengurusan baru adalah pembentukan struktur organisasi. Tim formatur yang telah ditetapkan mendapat mandat untuk menyusun susunan pengurus yang melibatkan profesional, praktisi bisnis, dan tokoh-tokoh yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya.
Dengan kepengurusan baru tersebut, Kadin Purwakarta berharap dapat memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus motor penggerak dunia usaha dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (\•/)
Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV Jabar
- Penulis: Raffa Christ Manalu





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.