Bupati Tasikmalaya dan Karang Taruna Gelar Penanaman Mangrove di Pantai Cipatujah
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
- visibility 32
- print Cetak
Penulis: Indra Mulyadi
Upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir pantai, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menggelar kegiatan penanaman pohon mangrove di kawasan Pantai Cipatujah, Desa Cikawung Ading, Kecamatan Cipatujah, Rabu (27/08/2025).
HITVBERITA.COM | Tasikmalaya – Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, bersama Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya, melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove, diikuti ratusan peserta yang terdiri dari anggota Karang Taruna, masyarakat setempat, perangkat desa, hingga unsur TNI–Polri.
Kehadiran Bupati Cecep Nurul Yakin, menjadi dorongan semangat tersendiri bagi para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna untuk terus berkontribusi aktif terhadap kelestarian alam, khususnya di wilayah pesisir selatan Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa keberadaan mangrove memiliki peranan penting dalam menjaga ekosistem pantai. Pohon mangrove tidak hanya berfungsi sebagai penahan abrasi laut, tetapi juga menjadi habitat bagi berbagai biota laut, sekaligus menyerap karbon dioksida sehingga mampu membantu mengurangi dampak perubahan iklim.
“Menanam mangrove bukan hanya sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Pantai Cipatujah memiliki potensi luar biasa sebagai daerah wisata dan penyangga ekosistem, sehingga perlu kita rawat bersama,” ujar Bupati Cecep.
Ia juga mengapresiasi inisiatif Karang Taruna yang terus aktif menggerakkan program sosial, lingkungan, dan pemberdayaan pemuda di tingkat desa hingga kabupaten. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan merupakan kunci keberhasilan dalam membangun daerah yang berkelanjutan.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya, Dede Sulaeman, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini merupakan bagian dari program “Pemuda Peduli Pesisir” yang dicanangkan untuk menjaga keberlangsungan ekosistem pantai. Ia menyampaikan bahwa Karang Taruna juga berkomitmen melakukan pemantauan dan perawatan pohon mangrove yang telah ditanam agar bisa tumbuh optimal.
“Bukan hanya menanam lalu ditinggalkan, tetapi kami bertekad untuk merawat mangrove ini sehingga benar-benar memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat pesisir. Kami ingin pemuda menjadi garda terdepan dalam menjaga alam,” kata Dede Sulaeman.
Warga Desa Cikawung Ading pun menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap dengan adanya penanaman mangrove, kawasan pantai tidak hanya terlindungi dari ancaman abrasi, tetapi juga berpotensi menjadi destinasi ekowisata baru yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.
Pantai Cipatujah sendiri dikenal memiliki garis pantai yang panjang dan indah, namun juga rawan abrasi akibat hantaman ombak Samudra Hindia. Dengan penanaman ribuan bibit mangrove ini, diharapkan ekosistem pesisir menjadi lebih kuat, sekaligus menambah daya tarik wisata bagi para pengunjung.
Kegiatan ditutup dengan penanaman simbolis oleh Bupati Cecep Nurul Yakin bersama Ketua Karang Taruna Dede Sulaeman, perangkat desa, serta masyarakat, lalu dilanjutkan oleh seluruh peserta secara serentak. Suasana kebersamaan, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap alam begitu terasa sepanjang acara berlangsung.
Langkah nyata ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Tasikmalaya dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Dengan sinergi antara pemerintah, pemuda, dan masyarakat, harapan akan terciptanya pesisir selatan Tasikmalaya yang lestari, indah, sekaligus produktif, semakin terbuka lebar.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar