Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Dugaan Minyak Ilegal Masuk Rantai Pasok Pertamina EP, Pengamat Minta KPK Bertindak

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

BPK juga mencatat bahwa nilai imbal jasa yang dibayarkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata biaya produksi per barel. Penetapan tarif tersebut disebut mengacu pada ketentuan yang diterbitkan Deputi Operasi SKK Migas.

Namun demikian, Ratama menilai dasar penetapan tarif tersebut masih menyisakan pertanyaan hukum. Menurut dia, regulasi yang mengatur pengusahaan minyak bumi pada sumur tua menempatkan besaran imbal jasa sebagai hasil kesepakatan para pihak yang bekerja sama, bukan ditentukan secara sepihak oleh otoritas tertentu.

“Persoalannya bukan hanya soal tarif yang lebih mahal, tetapi sumber minyak yang dibeli. Jika benar berasal dari aktivitas pengeboran tanpa izin, maka aspek legalitasnya harus menjadi perhatian utama,” kata Ratama kepada wartawan.

Tantangan untuk KPK

Ratama bahkan menantang KPK untuk mengusut lebih jauh dugaan pelanggaran hukum yang mungkin timbul dari praktik tersebut.

Menurut dia, apabila minyak yang dibeli memang berasal dari aktivitas illegal drilling, maka terdapat potensi pelanggaran terhadap ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Ia berpendapat bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam rantai pengelolaan dan perdagangan minyak hasil pengeboran ilegal perlu dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Nilainya sudah mencapai Rp1,7 triliun. Ini angka yang sangat besar dan layak menjadi perhatian aparat penegak hukum. Jika dilakukan audit lebih lanjut, nilainya bisa saja bertambah,” ujarnya.

Sorotan Dampak Lingkungan

Selain aspek hukum dan tata kelola keuangan negara, Ratama juga menyoroti dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh maraknya aktivitas pengeboran ilegal di Musi Banyuasin.

Data yang ia sampaikan menunjukkan jumlah sumur ilegal terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada Oktober 2021 tercatat sekitar 5.482 sumur, meningkat menjadi 7.734 sumur pada September 2022, dan disebut telah menembus angka 10.000 sumur pada 2024.

Aktivitas tersebut diduga menyebabkan pencemaran lingkungan, termasuk tumpahan minyak yang berdampak pada Daerah Aliran Sungai Dawas.

Menurut perhitungan yang disampaikannya, nilai kerugian lingkungan akibat aktivitas tersebut diperkirakan mencapai Rp4,87 triliun. Kerusakan itu tidak hanya mengganggu ekosistem perairan, tetapi juga berpotensi memengaruhi produktivitas sektor pertanian dan perikanan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

Pemkab Muba dan Petro Muba Belum Beri Penjelasan Lengkap

Upaya konfirmasi kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan PT Petro Muba belum menghasilkan penjelasan substantif.

Bupati Musi Banyuasin, H.M. Toha, saat dikonfirmasi awak media terkait temuan BPK tersebut belum berikan jawaban. (Dok/Foto/ Istimewa)

 

Bupati Musi Banyuasin, H.M. Toha, saat dihubungi awak media hingga Jumat (29/5/2026) malam, belum memberikan tanggapan atas permintaan klarifikasi yang disampaikan melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Musi Banyuasin, K. Sapar, saat dihubungi wartawan hanya memberikan jawaban singkat.

“Izin bapak, dalam proses kewenangan audit,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Petro Muba, Khadaffi, belum memberikan respons atas sejumlah pertanyaan yang diajukan media terkait temuan tersebut.

Kasus ini menambah panjang daftar persoalan tata kelola sumur minyak rakyat di Musi Banyuasin yang selama bertahun-tahun menjadi perdebatan antara aspek ekonomi masyarakat, kepentingan daerah, penegakan hukum, serta perlindungan lingkungan hidup.

Publik kini menunggu apakah temuan yang telah dicatat BPK tersebut akan berlanjut pada proses audit lanjutan maupun penyelidikan oleh aparat penegak hukum.

HITVberita akan terus mengawal hingga tuntas lewat pemberitaan “Serial Investigasi Eksklusif” untuk disajikan progresnya kepada publik pembaca. (\•/)

Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV Sumsel

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • PENGAJIAN RUTIN FORKABI DPD JAKARTA PUSAT

    PENGAJIAN RUTIN FORKABI DPD JAKARTA PUSAT

    • 0Komentar

    𝗛𝗜𝗧𝗩𝗕𝗘𝗥𝗜𝗧𝗔.𝗖𝗢𝗠 || 𝗝𝗮𝗸𝗮𝗿𝘁𝗮 – Kegiatan rutin pengajian bulanan Keliling DPD Forkabi Jakarta Pusat kembali dilaksanaka. Dan kegiatan ini merupakan agenda tetap bagi Forkabi, yang motori DPD Forkabi Jakarta Pusat. Bang 𝙅𝙖𝙢𝙖𝙡, Ketua DPD Forkabi Jakarta pusat, mengatakan, demi ukuwah dan rasa kebersamaan, terutama para pengurus forkabi akan terus kita laksanakan, ini sangatlah penting untuk pembinaan […]

  • 16+ Weeds having Red Flowers Identity Book

    16+ Weeds having Red Flowers Identity Book

    • 0Komentar

    While many backyard gardeners go for Disregard-Me-Nots while the edging plantings, these dank thc gummies weeds can simply get out of manage. Or possibly you’lso are learning just how these types of weeds affect their plants and what direction to go with these people to protect your own grass. Coming bellflower try an attractive perennial […]

  • Polres Belitung Gelar Tabur Bunga di Laut, Wujud Penghormatan Di Hari Bhayangkara ke-79

    Polres Belitung Gelar Tabur Bunga di Laut, Wujud Penghormatan Di Hari Bhayangkara ke-79

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Belitung – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Polres Belitung melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) menggelar upacara tabur bunga di perairan Belitung pada Senin pagi, 23 Juni 2025. Kegiatan yang berlangsung di Mako Sat Polairud Polres Belitung ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan Polri yang telah […]

  • Dana BOS Diduga Jadi Bancakan, APH Diminta Periksa Kepsek dan Bendahara SMKI 1 Kota Depok!

    Dana BOS Diduga Jadi Bancakan, APH Diminta Periksa Kepsek dan Bendahara SMKI 1 Kota Depok!

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Aliran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Kota Depok, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan. Dalam tiga tahun terakhir, pos-pos anggaran bernilai ratusan juta rupiah diserap untuk kegiatan yang dinilai minim manfaat langsung bagi peserta didik. Publik pun mencium aroma bancakan! HITVBERITA.COM | Jakarta – Berdasarkan dokumen yang dihimpun Hitvberita.com, […]

  • Kejari Purwakarta Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Lansia, Dukung Program “Purwakarta Nyaah Ka Indung”

    Kejari Purwakarta Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Lansia, Dukung Program “Purwakarta Nyaah Ka Indung”

    • 0Komentar

    Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein saat hadiri program kesehatan gratis yang digelar oleh Kejari Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Kepedulian terhadap kaum lanjut usia (lansia) kembali ditunjukkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta melalui penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar di halaman kantor Kejari, Kamis (12/6/2025).   HITVBERITA.COM | Purwakarta —Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

  • Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Pantai Utara Pekalongan!

    Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Pantai Utara Pekalongan!

    • 0Komentar

    Penulis: Hadi Lempe Suasana tenang di pesisir Pantaisari, Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, mendadak riuh, Sabtu (13/9/2025) siang. Warga yang tengah beraktivitas di sekitar pantai dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengambang di sisi barat Krematorium. HITVBERITA.COM | PEKALONGAN —  Jasad tersebut pertama kali terlihat sekitar pukul 12.00 WIB oleh Mis’anto […]

expand_less