Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Eropa Bersatu Menyayangkan Munaslub Kadin Oleh Oknum Tidak Sesuai Norma Hukum Yang Berlaku

Eropa Bersatu Menyayangkan Munaslub Kadin Oleh Oknum Tidak Sesuai Norma Hukum Yang Berlaku

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
  • visibility 33
  • print Cetak
Kolase Foto HITV: Perhimpunan diaspora Eropa Bersatu untuk Indonesia, sikapi situasi yang tengah menerpa di tubuh Kadin. (dok/foto/arief)

HITvBerita.COM | FRANKFURT – Menanggapi insiden yang dialami Kamar Dagang Indonesia (Kadin), perhimpunan diaspora Eropa Bersatu untuk Indonesia (Eropa Bersatu) memberikan komentarnya.

Mereka pun menyayangkan situasi adanya tindak penyelewengan dan pelanggaran terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin, yang seharusnya menjadi dasar hukum yang harus dipatuhi oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota, termasuk juga para pendukung Kadin.

Perhimpunan diaspora Eropa Bersatu untuk Indonesia (Eropa Bersatu), berharap kemelut yang terjadi di organisasi Kamar Dagang Indonesia dapat kembali pulih seperti sediakala. (dok/foto/arief)

KETUA Umum Eropa Bersatu, Sakaria Wielgosz, mengaku dirinya sempat kaget membaca berita terkait Munaslub Kadin yang dilakukan dengan tidak sesuai prosedur bahkan melanggar AD/ART.

“Saya sampai membuka AD/ART Kadin dan membaca sendiri syarat diselenggarakannya Munaslub. Dari info yang saya dapat, syarat tersebut tidak terpenuhi dari banyak aspeknya,” ungkap Sakaria Wielgosz,

Sakaria mengingatkan bahwa kehadiran Kadin diatur dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.

“Selain itu AD/ART Kadin seharusnya menjadi norma hukum yang bersifat mengikat dan mengatur, apalagi juga disetujui dan ditetapkan dalam Keputusan Presiden RI, sehingga harus dipatuhi; kalau tidak, ya artinya pelanggaran terhadap Keppres itu sendiri kan,” ujarnya.

Sakaria menambahkan, Kadin adalah satu -satunya wadah bagi pengusaha Indonesia yang berperan aktif sebagai mitra Pemerintah dalam bidang perekonomian.

“Dan Anggaran Dasar Kadin mengakui hanya ada satu Kadin di tingkat Nasional. Oleh sebab itu, insiden yang terjadi dan tersiar sampai Eropa ini merupakan pukulan berat bagi kesatuan Kadin sebagai satu entitas dan menunjukkan ketidakpatuhan beberapa oknum Kadin yang melanggar AD/ART mereka,” lanjutnya.

Sebagai sebuah organisasi, Eropa Bersatu memahami betul pentingnya kepatuhan terhadap AD/ART. Oleh sebab itu, Eropa Bersatu juga berharap pemerintah tidak terburu-buru dan gegabah dalam mengeluarkan Keppres terkait Munaslub yang diperselisihkan.

“Biarkan perselisihan ini diselesaikan melalui jalur yang sah dan sesuai, dan dapat dipastikan tidak ada lagi pelanggaran terhadap norma hukum. Kami berharap pemerintah tidak melegitimasi sesuatu yang berangkat dari sebuah pelanggaran,” tutup Sakaria.

Perhimpunan Diaspora Eropa Bersatu Untuk indonesia (Eropa Bersatu), berikan pesan terkait kemelut di Kadin, agar Pemerintah tidak melegitimasi sesuatu yang berangkat dari sebuah pelanggaran. (dok/foto/arief)

DITEMUI di tempat terpisah, Ketua Eropa Bersatu Belgia, Nia Poniyah juga menegaskan rasa prihatinnya terhadap kondisi yang saat ini tengah menerpa di tubuh dialami oleh Kadin Indonesia.

Nia juga mengingatkan, bahwa di dalam ART Kadin Indonesia juga diatur terkait etika bisnis Kadin,

“Tidak melakukan perbuatan tercela dan tindakan yang dapat menimbulkan persaingan tidak sehat; dan juga menghormati kepentingan bersama, merupakan bagian dari etika bisnis Kadin yang saya yakin sudah mendarah daging di kepengurusan Kadin Indonesia,” imbuhnya.

Terkait konsekuensi, Nia menegaskan setiap AD/ART, menurutnya, mengatur dengan tegas terkait pemberian sanksi terhadap si pelanggar.

“Pemberian sanksi jika terbukti terjadi pelanggaran, tetap harus dilakukan, yang mana melakukan pelaksanaan terhadap tindakan tersebut, juga termasuk sebagai upaya kepatuhan terhadap AD/ART itu sendiri,” tambahnya.

Nia berharap Kadin Indonesia dapat dengan segera menyelesaikan masalah internalnya dan memulihkan kesatuannya sebagai sebuah organisasi profesional.

Nia juga berkeyakinan, para pengurus Kadin dapat mencari solusi terbaik dan juga melalui prosedur yang sesuai.

“Saya mengikuti berita terkait Kadin di media dan memiliki keyakinan penuh pada para pengurus Kadin dapat menyelesaikan isu ini dengan baik,” tandas Nia Poniyah.

“Saya tetap berkeyakinan, segala sesuatu yang sesuai prosedur dan benar akan tetap menjadi benar, segala sesuatu yang melanggar dan tidak sesuai, maka waktu akan menunjukkan kebenaran,” pungkasnya.

Perhimpunan Diaspora Indonesia Eropa Bersatu untuk Indonesia, berharap para pengurus Kadin dapat mencari solusi terbaik dan juga dapat menyelesaikan permasalahan melalui prosedur yang sesuai dengan AD/ART. (dok/foto/arief)

DEMIKIAN dilaporkan oleh Reporter Arief Imanuwarta dari Kantor Perwakilan Redaksi HiTvBerita.COM Wilayah Eropa, berkedudukan di Frankfurt, Jerman, hari Minggu, 22 September 2024.

(HI/Network)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam Rangka Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H Pemerintah Kabupaten Belitung Sukses Menggelar Takbir Keliling

    Dalam Rangka Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H Pemerintah Kabupaten Belitung Sukses Menggelar Takbir Keliling

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

      Dibaca: 28

  • 400.000 Warga, Purwakarta Raih Rekor MURI untuk Kerja Bakti Terbanyak!

    400.000 Warga, Purwakarta Raih Rekor MURI untuk Kerja Bakti Terbanyak!

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Senior Manager MURI, Triyono, Bupati Purwakarta Om Zein, Sekda Norman Nugraha dan Wabup Abang Ijo Hapidin, saat acara pemberian penghargaan rekor MURI kegiatan Ngosrek Bareng Purwakarta Istimewa. (Foto/Raffa/HITV) Penulis: Raffa Christ Manalu Pemerintah Kabupaten Purwakarta mencetak rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kerja bakti serentak dengan jumlah peserta terbanyak. Sedikitnya 400.000 orang terlibat dalam kegiatan […]

  • Polda Babel Tangkap 3 Terduga Pelaku Penambangan Dan Pengrusakan Hutan Di Bangka, 2 Unit Excavator Turut Diamankan

    Polda Babel Tangkap 3 Terduga Pelaku Penambangan Dan Pengrusakan Hutan Di Bangka, 2 Unit Excavator Turut Diamankan

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung melakukan penindakan terhadap aktivitas penambangan dan pengrusakan hutan di Kawasan Hutan Produksi Daerah Bukit Betung Sambunggiri Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka. Alhasil, 3 orang berhasil ditangkap dan diamankan oleh Tim Subdit IV Tipidter dilokasi tersebut. Terkait hal itu turut dibenarkan Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah, […]

  • KJI Gelar Pra-UKW Desember 2025, Dorong Profesionalisme Jurnalis Anggota

    KJI Gelar Pra-UKW Desember 2025, Dorong Profesionalisme Jurnalis Anggota

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Pra-UKW bertujuan untuk membekali para anggota agar lebih siap menghadapi proses Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang sesungguhnya. Penulis: Ernita Desyanti HITVBERITA.COM | Padang – Organisasi kewartawanan Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI)akan menyelenggarakan Pra-Uji Kompetensi Wartawan (Pra-UKW) pada Desember 2025mendatang. Kegiatan ini dirancang khusus bagi anggota KJI sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme jurnalis di […]

  • Mayjen TNI (Purn) Asep Kuswani, Jejak Pengabdian yang Tak Pernah Purna

    Mayjen TNI (Purn) Asep Kuswani, Jejak Pengabdian yang Tak Pernah Purna

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle AYS Prayogie
    • visibility 148
    • 0Komentar

      Bagi Mayjen TNI (Purn) Asep Kuswani, SH, MSi, (Han), pengabdian kepada negara bukanlah sekadar masa tugas yang dibatasi oleh usia atau kepangkatan. Ia adalah pilihan hidup—yang dimulai sejak pertama kali mengenakan seragam hijau TNI dan terus berlanjut hingga hari ini, meski status dinas telah berakhir. PERJALANAN panjang itu membentuk Asep Kuswani sebagai prajurit, pemimpin, […]

  • Jejak Panjang Pendidik Nusantara

    Jejak Panjang Pendidik Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Oleh: Zulfahmi Arsun Dari PGHB ke PGRI: Warisan Perjuangan Guru yang Tak Pernah Padam Di ruang kelas mana pun di Indonesia hari ini, selalu ada sosok yang berdiri paling awal dan pulang paling akhir—guru. Sering kali mereka hadir dalam senyap, tanpa sorotan, mengerjakan tugas yang tidak pernah tuntas. Namun jarang kita mengingat bahwa profesi ini […]

expand_less