Gaet Bank Sumut, Pemko Tebing Tinggi Perkuat Literasi Keuangan 1.200 Pelajar
- account_circle Jhon P Tobing
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih tegaskan pemahaman mengenai cara mengelola uang perlu dibangun sejak masih di bangku sekolah agar menjadi kebiasaan sejak dini yang terbawa hingga dewasa. (Dok/Foto/Jhon)
Pemerintah Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, memperkuat upaya menanamkan budaya menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah.
TEBING TINGGI, HiTV — Langkah itu dilakukan melalui kolaborasi dengan PT Bank Sumut dalam peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) di SMP Negeri 4 Tebing Tinggi, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan bertajuk “Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” tersebut melibatkan sekitar 1.200 peserta yang terdiri atas pelajar dan guru SMP negeri maupun swasta se-Kota Tebing Tinggi. Seluruh pembiayaan kegiatan ditanggung oleh Bank Sumut.
Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih mengatakan, literasi keuangan tidak cukup diberikan ketika seseorang telah memasuki usia produktif. Pemahaman mengenai cara mengelola uang perlu dibangun sejak bangku sekolah agar menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.
Karena itu, ia mendorong para pelajar membiasakan diri menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung melalui produk Simpanan Pelajar (SimPel).
“Sisihkan uang jajan kalian untuk Simpel ini, seminggu sekali. Misalnya setiap hari sisihkan seribu rupiah, jadi setelah terkumpul baru ditabungkan,” kata Iman.
Menurut dia, kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi langkah awal membangun disiplin finansial sekaligus memperkenalkan layanan perbankan kepada generasi muda.
Dari sisi perbankan, Kepala Divisi Funding & Wealth Management Bank Sumut Muhammad Sadli mengapresiasi kepercayaan Pemko Tebing Tinggi yang menggandeng Bank Sumut dalam kegiatan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Pemko Tebing Tinggi atas kepercayaannya menjadikan Bank Sumut sebagai mitra transaksi keuangan,” ujar Sadli.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bank Sumut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan untuk memperluas akses dan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan.
Sementara itu Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Tebing Tinggi Safaruddin mengatakan, penguatan literasi keuangan di kalangan pelajar merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan ekonomi yang dimulai dari lingkungan keluarga.
Dengan pemahaman keuangan yang lebih baik, kata dia, generasi muda diharapkan mampu membentuk kebiasaan mengelola pendapatan dan pengeluaran secara bijak sejak dini.
Rangkaian peringatan HIM kemudian ditutup dengan penyerahan buku tabungan SimPel secara simbolis kepada pelajar.
Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik, Asisten Perekonomian Reza Aghista, serta Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Deni Saragih.
Bagi Pemko Tebing Tinggi, kegiatan tersebut menjadi salah satu pintu masuk untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda. Sementara bagi pelajar, gerakan menabung diharapkan tidak berhenti sebagai kampanye tahunan, melainkan berkembang menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. (\•/(
Editor: AYS
Sumber: Tebing Tinggi
- Penulis: Jhon P Tobing





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.