Kakorlantas Imbau Warga Tetap Tenang Hadapi Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau
- account_circle Rosalinda Karim, SE
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

Kesiapsiagaan Polri dalam mengantisipasi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau terhadap keselamatan masyarakat, ditegaskan dalam imbauan yang disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo. (Dok/Foto/Rosalinda)
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo mengimbau masyarakat, khususnya warga di wilayah Banten, tetap tenang dan tidak panik menyikapi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
SERANG, BANTEN, HITV — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo mengimbau masyarakat, khususnya warga di wilayah Banten, tetap tenang dan tidak panik menyikapi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari kesiapsiagaan Polri dalam mengantisipasi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau terhadap keselamatan masyarakat.
Saat ini, Badan Geologi masih menetapkan status aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Level III atau Siaga. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi seluruh rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah serta instansi terkait.
Wibowo mengingatkan masyarakat agar menjadikan informasi resmi dari Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), BMKG, serta BPBD sebagai rujukan utama. Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
«“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta instansi terkait. Utamakan keselamatan dan jangan mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.”»
Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, wisatawan, dan nelayan tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Selain ancaman aktivitas vulkanik, masyarakat juga diminta mewaspadai kemungkinan hujan abu vulkanik. Warga yang berada di wilayah terdampak disarankan menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila konsentrasi abu meningkat.
Menurut Wibowo, ketenangan masyarakat harus berjalan beriringan dengan kewaspadaan. Kepatuhan terhadap arahan petugas menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko apabila terjadi peningkatan aktivitas gunung api.
«“Ketenangan, kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap arahan petugas merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan bersama,” tegasnya.»
Polri, bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, akan terus melakukan pemantauan serta koordinasi untuk mengantisipasi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak. (•\•)
Editor: AYS
Sumber: HITV Tangsel
- Penulis: Rosalinda Karim, SE





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.