Kebakaran Landa Permukiman Padat di Pangkalan Bun, Delapan Rumah Hangus
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
- visibility 67
- print Cetak

Penulis Kistolani Mangun Jaya
Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan G.M. Arsyad, Gang Kaling Kasa, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jumat (1/8/2025) pagi.
HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun — Sedikitnya delapan rumah warga dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa yang berlangsung selama hampir dua jam itu.
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 10.40 WIB dari rumah milik seorang warga bernama Doni. Menurut kesaksian warga yang tengah menjemur pakaian, asap pekat tiba-tiba membubung disusul kobaran api yang cepat membesar. Warga yang panik segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono, menyebut pihaknya menerjunkan Regu II piket siang bersama personel tambahan ke lokasi kejadian. Namun, proses pemadaman sempat terkendala sempitnya akses jalan serta banyaknya warga yang berkumpul di lokasi.
“Tujuh unit armada pemadam kami kerahkan, dibantu empat unit dari BPBD serta dukungan personel dari PMI, Balakar Huma Singgah Itah, dan Balakar Manggala Yudha,” kata Dwi Agus, di lokasi kejadian.
Dan berkat kesigapan personel Damkar Pemkab Kobar, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.45 WIB.
Dwi Agus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di wilayah permukiman padat. Ia mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak meninggalkan kompor dalam kondisi menyala.
“Jika melihat potensi kebakaran sekecil apa pun, segera laporkan ke petugas. Kami juga minta masyarakat tidak berkerumun di lokasi saat proses pemadaman berlangsung agar tidak menghambat kerja tim,” ujar Dwi Agus.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dua unit kendaraan turut hangus terbakar, dan kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait telah menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak. Sementara itu, warga RT 10 setempat telah membentuk posko kebakaran untuk penanganan awal.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar