Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Keterbukaan Prabowo dan Kepalsuan Jokowi

Keterbukaan Prabowo dan Kepalsuan Jokowi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
  • visibility 21
  • print Cetak

Oleh: Saiful Huda Ems

TANPA sengaja tadi malam saya melihat siaran pertemuan Presiden Prabowo Subianto (PS) dengan 7 jurnalis terkemuka Indonesia, yang disiarkan oleh Tv One. Dalam pertemuan itu terjadi tanya jawab antara Presiden PS dengan 7 jurnalis dengan sangat terbuka, tanpa sensor, tanpa basa-basi.

Terus terang kalau saya melihat Pak Prabowo yang sangat terbuka dan rendah hati seperti itu saya sangat kagum sekali, meskipun kadang pikiran saya masih beberapa kali dibayangi suara pekikan yang sangat mengusik rasa keadilan kami:”Hidup Jokowi ! Terimakasih Pak Jokowi !” yang dilontarkan oleh Pak Prabowo saat beliau berorasi di acara HUT Partai Gerindra beberapa waktu lalu yang telah lewat.

Dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan 6 perwakilan media atau 7 jurnalis di kediamannya di Hambalang itu, nampak sekali suasana diskusi atau tanya jawab yang agak cair, seolah tanpa dibatasi oleh aturan protokoler. Bahkan ketika Pak Prabowo ditanya secara bruntun oleh Najwa Shihab, ada jurnalis yang berusaha menghentikannya dengan alasan waktu sesi untuk Najwa sudah habis, namun tidak dipedulikan oleh Pak Prabowo, yang malah mempersilahkan Najwa untuk melanjutkan pertanyaannya.

Kontrovesi soal Makan Bergizi Gratis (MBG), UU TNI dan RUU POLRI dijelaskan secara terbuka oleh Presiden Prabowo Subianto. Kendala penegakan hukum karena mentalitas penegak hukum yang memprihatinkan, juga soal kebijakan tarif 32 % Trump untuk Indonesia juga dijelaskannya secara gamblang, tanpa sensor.

Inilah karakter Pak Prabowo Subianto yang dahulu sempat membuat saya tertarik, hingga terus terang saat pertamakali Partai Gerindra didirikan, saya sempat mendaftar sebagai anggotanya, meski kemudian saya keluar lagi dari Gerindra setelah saya tertipu oleh tampilnya figur politisi baru, Jokowi yang mempropagandakan perubahan, yang ternyata semuanya tertimbun di gorong-gorong kepalsuan.

Selain karena saya tertipu oleh kepalsuan Jokowi, ada alasan lain kenapa saat itu saya membatalkan diri mendukung Pak Prabowo dan keluar dari Partai Gerindra, itu karena saya masih belum yakin Pak Prabowo sudah berubah total menjadi lebih arif dan bijaksana, setelah kasus tuduhan penculikan dan pembunuhan teman-teman Aktivis ’98. Pak Prabowo masih suka gebrak-gebrak meja saat berorasi, yang membuat trauma saya terhadap sosok militer yang diktator dan brutal muncul kembali.

Pertemuan dan diskusi tanya jawab Presiden Prabowo dengan 7 jurnalis di Hambalang, Minggu (6/April/2025) kemarin membuat hati saya bertanya-tanya lagi, sesungguhnya ada apa sih dengan Pak Prabowo ini? Orangnya begitu terbuka, gaya orang terpelajar dari Luar Negerinya yang rata-rata gentle masih terlihat, tapi kenapa kok kebijakan Presiden Prabowo selama ini sangat membingungkan dan bisa dikatakan melukai hati rakyat, minimal rakyat seperti saya.

Mengangkat menteri-menterinya yang banyak tidak berkualitas dan sebagian terindikasi korup, kabinetnya juga sangat terlampau gemuk (Oversized Cabinet), disaat trend pemerintahan di negara-negara modern merampingkan kabinetnya. Membiarkan KAPOLRI yang sudah lama menjabat dan tidak menunjukkan kemajuan institusi POLRI, namun malahan membuat institusi POLRI jadi mundur, terlibat banyak kasus dan anggota-anggotanya menjadi kurang percaya diri, banyak dibully masyarakat, hingga muncul istilah Partai Coklat (Parcok) dll.

Banyak artis-artis dan mubaligh seleb tidak kompeten diangkatnya menjadi Staf Khusus Presiden, tidak mau mendengar suara batin rakyat dengan seringnya bertemu dan memuji-muji Jokowi presiden yang sebenarnya gagal dan meninggalkan banyak hutang, serta banyak meninggalkan persoalan hukum dll. Itulah alasan kenapa pada akhirnya saya tidak mau lagi berdiri mendukung Pak Prabowo Subianto dan keluar dari Partai Gerindra di tahun 2010.

Dengan pertemuan Presiden Prabowo Subianto bersama 6 perwakilan media dan 7 jurnalis kemarin saya melihat Pak Prabowo menunjukkan karakternya seperti dahulu, tegas, rendah hati dan terbuka. Semoga saja Pak Prabowo Subianto bersedia mengoreksi kembali kekeliruan sikap dan kebijakannya selama ini, yang banyak menyakiti hati rakyat kecil seperti kami.

Pak Presiden Prabowo yang baik, bangsa ini sedang mengalami krisis kepemimpinan nasional yang dapat menjadi teladan yang baik bagi rakyatnya, indah sekali jika Pak Prabowo Subianto yang sudah terpilih menjadi presiden, lebih mawas diri, bersedia mendengar berbagai aspirasi rakyat yang kritis maupun yang mendukung pada Pak Prabowo, serta menjauhi Jokowi yang layak diadili…(SHE).

8 April 2025

Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer, Analis Politik, Aktivis ’98

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Purwakarta Batasi Jumlah Peserta Pengundian Nomor Urut Calon Bupati

    KPU Purwakarta Batasi Jumlah Peserta Pengundian Nomor Urut Calon Bupati

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Purwakarta – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat akan melakukan pembatasan jumlah peserta pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Purwakarta 2024. “Ya betul, jumlah peserta dan pengunjung akan kita batasi dikarenakan tempat yang terbatas,” kata Ketua Divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM KPU Purwakarta, Oyang Este […]

  • Rekrutmen PPSU Rorotan Berjalan Lancar dan Transparan

    Rekrutmen PPSU Rorotan Berjalan Lancar dan Transparan

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Penulis: SUNANG SAINUDIN Proses perekrutan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, berlangsung lancar dan terbuka. Hasil seleksi diumumkan pada Senin (14/7/2025), setelah seluruh tahapan rekrutmen diikuti oleh 158 pelamar. HITVBERITA.COM | Jakarta — Rekrutmen tersebut dilakukan untuk mengisi kekurangan dua personel PPSU di wilayah tersebut. Salah satu […]

  • Pemerintah Kabupaten Belitung Anti Korupsi Dan Gratifikasi

    Pemerintah Kabupaten Belitung Anti Korupsi Dan Gratifikasi

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

        Dibaca: 13

  • Petani Desa Karanggintung Panen Durian Montong, Persiapkan Durian Musangking dan Duri Hitam

    Petani Desa Karanggintung Panen Durian Montong, Persiapkan Durian Musangking dan Duri Hitam

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Usaha sektor pertanian terus berkembang di Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Salah satu petani lokal, Eko, berhasil mengembangkan kebun durian di lahan seluas 1.000 meter persegi. Dengan mengandalkan jenis bibit unggul, yaitu durian Montong, Musangking, dan Duri Hitam, Eko optimis usaha tani yang dirintisnya tersebut dapat memberikan hasil panen berkualitas tinggi. (Dok/foto/R. Ahdiyat) HITVBERITA.COM […]

  • Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar, Cegah Gangguan Kamtibmas

    Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar, Cegah Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Penulis : Hadi Lempe Keamanan dan kenyamanan merupalan prioritas utama dalam lajunya kehidupan. Gangguan sekecil apapun terutama kenakalan remaja yang dapat mempengaruhi mental dan karakter, ini seharusnya mendapat perhatian dan tindakan pencegahan. Salah satunya adalah tanggap terhadap Intensitas dan kondisi kerawanan lingkungan. HITV. BERITA. COM | KOTA PEKALONGAN – Polres Pekalongan Kota melaksanakan kegiatan Preventif […]

  • Kehangatan TNI dan Polri di Bangka Belitung, Terjalin dalam Canda dan Kopi

    Kehangatan TNI dan Polri di Bangka Belitung, Terjalin dalam Canda dan Kopi

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Penulis: Iswandi Sebuah candaan sederhana mencairkan suasana di Mapolda Bangka Belitung. Tawa pun pecah ketika Kapolda Irjen Pol Hendro Pandowo menggoda Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis soal kedekatannya dengan Danrem 045/Garuda Jaya. HITVBERITA.COM | Pangkalpinang – Kamis (21/8/2025) siang itu, ruang Menumbing Lounge Mapolda Babel menjadi saksi keakraban dua pucuk pimpinan aparat keamanan. […]

expand_less