Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Ketika Amarah Menjadi Bahasa Publik: Saatnya Menahan Diri dan Bermuhasabah

Ketika Amarah Menjadi Bahasa Publik: Saatnya Menahan Diri dan Bermuhasabah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
  • visibility 32
  • print Cetak

Oleh: Kamaruddin Hasan

Beberapa hari terakhir bangsa ini diguncang rentetan peristiwa, meninggalnya seorang driver ojek online, aksi pembakaran gedung DPRD di Makassar, hingga demonstrasi serentak di berbagai daerah.

Peristiwa yang mencerminkan ledakan amarah publik yang tidak lahir dari ruang kosong, melainkan akumulasi kekecewaan, ketidakadilan, dan kegelisahan sosial yang lama dipendam.

Namun, amarah yang diekspresikan secara destruktif sering kali justru melukai kita sendiri sebagai bangsa. Gedung yang terbakar, fasilitas yang rusak, hingga nyawa yang terenggut, semuanya adalah kerugian bersama. Karena itu, momentum ini seharusnya tidak berhenti pada luapan emosi, melainkan menjadi ruang muhasabah dan refleksi nasional.

Membaca Amarah dengan Kearifan
Dalam kehidupan bermasyarakat, amarah adalah bagian dari dinamika manusiawi. Tetapi, ketika ia mewujud dalam bentuk kolektif yang merusak, maka amarah kehilangan makna keadilannya.

Apa yang seharusnya menjadi aspirasi berubah menjadi anarki. Inilah saatnya kita menyadari bahwa amarah bukan satu-satunya bahasa publik. Ia harus diubah menjadi dialog, musyawarah, dan tindakan konstruktif.

Peran Pendidikan dan Kebersamaan
Pendidikan seharusnya melatih kemampuan mengelola emosi, membangun empati, dan menyalurkan kritik dengan cara yang sehat. Namun realitasnya, pendidikan kita lebih banyak menekankan aspek kognitif, sementara pendidikan emosi dan sosial masih terabaikan. Akibatnya, masyarakat mudah terjebak dalam ekspresi kemarahan yang spontan dan destruktif.

Momentum ini dapat menjadi pengingat bahwa sekolah, keluarga, dan ruang publik harus menjadi arena pembelajaran kebersamaan. Kita perlu membangun literasi emosi dan literasi sosial, agar protes tidak berakhir pada kerusakan, melainkan melahirkan kesadaran.

Saatnya Muhasabah Kolektif
Peristiwa ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga ajakan untuk bermuhasabah. Pemerintah perlu meninjau kembali sejauh mana keadilan ditegakkan. Lembaga politik perlu bercermin apakah mereka benar-benar mewakili rakyat. Masyarakat pun perlu bertanya pada diri sendiri: apakah amarah yang kita ekspresikan benar-benar menyelesaikan masalah, atau justru memperburuk keadaan?

Muhasabah mengajarkan kita untuk tidak hanya menyalahkan, melainkan juga memperbaiki. Dengan muhasabah, kita belajar menahan diri, bersabar, dan menyalurkan aspirasi dengan cara yang lebih bermartabat.

Dari Amarah ke Harapan
Bangsa ini tidak boleh terjebak dalam lingkaran amarah yang berulang. Kita harus berani mengubah amarah menjadi energi perubahan positif: melalui kesabaran, dialog, pendidikan karakter, dan empati sosial.

Bangsa yang besar bukanlah bangsa tanpa amarah, melainkan bangsa yang mampu mengelola amarah dengan bijak. Semoga peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih menahan diri, lebih peduli, dan lebih berlapang dada, agar ruang publik kita dipenuhi cahaya persaudaraan, bukan api kemarahan.

(Guru Besar Ilmu Pendidikan dan keguruan UNM serta Rektor Institut Teknologi, Bisnis, dan Administrasi Al Gazali Barru).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Casino Gran Vía sobre Madrid: Consejos desplazándolo hacia el pelo Reseña  Abril 2025

    Casino Gran Vía sobre Madrid: Consejos desplazándolo hacia el pelo Reseña Abril 2025

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Si encuentras que nuestro esparcimiento estaría afectando negativamente su historia, busca ayuda y emplea las la mecánica y la bici sobre entretenimiento formal que deben las más casinos online desplazándolo hacia el pelo las organismos especializadas. Varios casinos ademí¡s se fabrican con posibilidades menor tradicionales como Bizum, tarjetitas en línea o bien trabajos comercios especialistas. […]

  • Polres Kobar Tangkap Pelaku Pengrusakan dan Penganiayaan di Desa Umpang

    Polres Kobar Tangkap Pelaku Pengrusakan dan Penganiayaan di Desa Umpang

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Polres Kotawaringin Barat (Kobar) Berhasil Menangkap Seorang Pria Berinisial SYM, Warga Desa Umpang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kobar, Karena Diduga Melakukan Tindak Penganiayaan dan Pengrusakan Terhadap Kantor Desa Umpang. HITVBERITA.COM | KOBAR – Menurut Wakapolres Kobar, Kompol Rendra Aditya Dhani, pelaku awalnya ingin menjual mesin penggiling padi milik pemerintah Desa Umpang, namun dicegah oleh anggota […]

  • Koperasi Merah Putih Diluncurkan di Belitung, Jadi Percontohan Nasional

    Koperasi Merah Putih Diluncurkan di Belitung, Jadi Percontohan Nasional

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Belitung resmi meluncurkan Kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Senin (21/7/2025). Koperasi ini menjadi proyek percontohan dalam program nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk membentuk 80.000 koperasi di seluruh Indonesia. Penulis: ISWANDI HITVBERITA.COM | Belitung – Acara peluncuran berlangsung di Pendopo Tanjung Kelayang, dihadiri oleh […]

  • Polres Karimun Panen Ikan Lele, Nila, dan Sawi Pakcoy Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Polres Karimun Panen Ikan Lele, Nila, dan Sawi Pakcoy Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle M. Saipul
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Polres Karimun kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan panen rutin ikan lele, ikan nila, dan sawi pakcoy di lingkungan Polres Karimun. KARIMUN | HITV – Polres Karimun terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen rutin dan budidaya pangan. Pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di […]

  • Anggota Dewan Pers A. Sapto Anggoro Sampaikan Kekhwatiran Soal RUU Penyiaran Di Rapat UNESCO

    Anggota Dewan Pers A. Sapto Anggoro Sampaikan Kekhwatiran Soal RUU Penyiaran Di Rapat UNESCO

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Dibaca: 28

  • Ketua Dewan Pengawas PETISI AHLI Laporkan Dugaan Mafia Tanah di Serpong Lengkong Gudang Timur ke Kepolisian

    Ketua Dewan Pengawas PETISI AHLI Laporkan Dugaan Mafia Tanah di Serpong Lengkong Gudang Timur ke Kepolisian

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Penulis: BAINANA BAHTHY Editor: AYS Prayogie Ketua Dewan Pengawas PETISI AHLI, Sapto Wibowo SH, mengungkapkan niatnya untuk melaporkan dugaan praktik mafia tanah di Serpong Lengkong Gudang Timur, Tangerang Selatan, kepada pihak kepolisian. Langkah ini diambil setelah adanya laporan dari warga setempat dan hasil investigasi yang menunjukkan bukti kuat terkait dugaan tindak pidana tersebut. HITVBERITA.COM | […]

expand_less