Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Unjuk Rasa Menuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset dan Reformasi Total DPRD

Mahasiswa Unjuk Rasa Menuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset dan Reformasi Total DPRD

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • visibility 31
  • print Cetak

Aksi damai yang dilakukan Koalisi Masyarakat Kotawaringin Barat di depan gedung DPRD, Jum’at (12/9/2025). (Foto: Kristo/HiTv)

Penulis: Kistolani Mangun Jaya

Koalisi Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) bersama puluhan warga, mahasiswa, dan perwakilan organisasi sipil menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kobar, Jum’at (12/9/2025). Dalam aksinya menyuarakan sejumlah tuntutan strategis, yang dibacakan dalam dialog terbuka bersama Anggota Dewan dan unsur Pimpinan.

HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Aksi yang berlangsung damai, merupakan kelanjutan dari semangat Gerakan Rakyat 17+8, yang saat ini menyebar ke berbagai daerah sebagai bentuk protes terhadap ketimpangan, korupsi, dan lemahnya komitmen negara terhadap reformasi.

Wahyu Bahalap, salah satu Koordinator Aksi Alisansi Masyarakat Kobar, menegaskan bahwa tuntutan ini bukan sekadar kritik, melainkan seruan serius rakyat kepada DPRD dan Pemerintah untuk berbenah secara total.

Berikut poin-poin utama tuntutan yang disampaikan Koalisi Masyarakat Kobar:

  1. Mendorong DPRD Kobar untuk  menyampaikan rekomendasi pengesahan RUU Perampasan Aset untuk segera disahkan  demi Pemberantasan Korupsi dan mendesak Pemerintah Pusat dan DPR-RI untuk melaksanakan tuntutan Rakyat 17-8.

  2. Meminta Pemerintah Daerah Kobar agar memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, pendidikan, dan kesehatan yang masih tertinggal di sejumlah wilayah.

  3. Menuntut reformasi total DPRD Kobar, termasuk audit transparan atas penggunaan anggaran. Koalisi juga mendesak KPK dan Kejaksaan untuk memeriksa seluruh anggota DPRD Kobar secara menyeluruh.

  4. Menuntut penurunan gaji dan tunjangan anggota DPRD Kobar agar maksimal hanya lima kali lipat dari UMR serta wajib dipublikasikan secara terbuka dan transparan.

  5. Mendesak agar sistem evaluasi kinerja (KPI) diberlakukan bagi anggota DPRD, termasuk pemecatan bagi yang tidak mencapai target kinerja.

  6. Membatalkan kenaikan pajak daerah yang dinilai membebani rakyat, seperti PBB dan BPHTB, dan mendesak evaluasi kebijakan perpajakan yang tidak pro-rakyat.

  7. Mendorong evaluasi menyeluruh terhadap izin HGU perkebunan dan pertambangan, yang selama ini memicu konflik agraria berkepanjangan dan minim manfaat bagi masyarakat lokal.

  8. Meminta DPRD Kobar meningkatkan pengawasan terhadap realisasi Pokok Pikiran (Pokir) yang telah ditetapkan serta mengevaluasi proyek-proyek yang diberikan lewat sistem penunjukan langsung (makelar proyek).

  9. Mendorong Pemda Kobar menyampaikan rekomendasi ke pemerintah pusat agar mengatur dan melegalkan tambang rakyat, serta memastikan ada pemberdayaan masyarakat dalam tata kelola pertambangan lokal.

  10. Menolak keras keberlanjutan program transmigrasi ke Kalimantan Tengah, dan meminta agar kebijakan tersebut dialihkan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat lokal yang masih tertinggal dari sisi ekonomi dan akses layanan publik.

Aksi ini mendapat respons dari pihak DPRD. Ketua DPRD Kobar, Mulyadin, S.H., menerima langsung dokumen tuntutan dan menyatakan akan membahas secara internal serta menyampaikan aspirasi ini ke forum resmi pemerintahan.

“Kami menerima aspirasi ini dan akan membawanya ke pembahasan di tingkat DPRD. Terima kasih atas kesadaran kritis dan aspirasi masyarakat,” ujar Mulyadin di hadapan massa aksi.

Aksi diakhiri dengan pernyataan sikap, pembacaan tuntutan, dan penyerahan dokumen resmi dari Koordinator Aksi Mahasiswa  kepada Ketua DPRD secara simbolis.

Pada kesempatan itu, Koalisi Masyarakat Kobar menegaskan, mereka akan terus mengawal dan menagih janji dari para pemimpin daerah agar tuntutan ini tidak hanya disimpan di laci, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata.

“Jangan biarkan suara rakyat hanya jadi dokumentasi. Kami akan terus mengingatkan dan mengawal tuntutan ini,” kata Wahyu.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Kenyamanan Wisatawan Saat Libur Lebaran, Kapolres Basel : Buat Liburan Di Bangka Selatan Jadi Menyenangkan

    Pastikan Kenyamanan Wisatawan Saat Libur Lebaran, Kapolres Basel : Buat Liburan Di Bangka Selatan Jadi Menyenangkan

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle
    • visibility 47
    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Bangka Selatan – Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif bersama jajarannya melakukan pemantauan langsung kesejumlah destinasi wisata yakni kawasan himpang lima dan Pantai yang berada di Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Dalam pemantauannya, Kapolres juga terlihat menyapa dan berdialog dengan para wisatawan yang menikmati liburan lebaran Idul Fitri di Kabupaten Bangka Selatan. “Hasil […]

  • Sempat Tertinggal, Tim Voli Putri Polda Babel Akhirnya Berhasil Kandaskan Tim Tuan Rumah Polda Kepri Dengan Skor 3-1

    Sempat Tertinggal, Tim Voli Putri Polda Babel Akhirnya Berhasil Kandaskan Tim Tuan Rumah Polda Kepri Dengan Skor 3-1

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM|BABEL – Tren positif kembali didapatkan oleh Tim Voli Putri Polda Bangka Belitung di laga kedua Turnamen Voli Kapolri Cup Zona II Sumatra di Gor Sport Hall Temenggung Abdul Jamal Kepri, Kamis (22/8/24) sore. Meski sempat tertinggal pada Set pertama, Tim Voli Putri Polda Bangka Belitung akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan menang atas Tim Tuan […]

  • PDIP Kalah Telak di Pilkada Purwakarta, Empat Anggota eFraksi Dianggap Jadi Pengkhianat?

    PDIP Kalah Telak di Pilkada Purwakarta, Empat Anggota eFraksi Dianggap Jadi Pengkhianat?

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Purwakarta telah usai. Diketahui, PDI Perjuangan kalah telak dalam pesta rakyat yang digelar lima tahunan tersebut. Mungkin pernyataan seorang bijak menggambarkan apa yang dialami oleh partai bergambar banteng moncong putih ini, dalam sebuah perjuangan, bukan hanya sosok pahlawannya yang diingat, tapi juga, siapa pengkhianatnya. (Dok/Foto/Raffa) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Meski […]

  • PORSENAP HBP KE-61 DI LAPAS TANJUNGPANDAN BERLANGSUNG MERIAH DAN PENUH SEMANGAT

    PORSENAP HBP KE-61 DI LAPAS TANJUNGPANDAN BERLANGSUNG MERIAH DAN PENUH SEMANGAT

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Hitvberita.com | Belitung INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) menggelar kegiatan PORSENAP (Pekan Olahraga dan Seni Narapidana) dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61 dengan tema “Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat”. Acara yang dilaksanakan dengan nuansa ceria ini, bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para narapidana pemuda untuk menyalurkan bakat, mempererat kebersamaan, dan merayakan semangat perubahan dalam proses […]

  • Viral Berita Oknum Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota, Peras 30 Juta Pada Pengguna Narkora “Itu Hoax”

    Viral Berita Oknum Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota, Peras 30 Juta Pada Pengguna Narkora “Itu Hoax”

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Penulis : Hadi Lempe Viralnya berita yang di unggah dari salah satu media online Informasiterkini 1. Com, dugaan adanya oknum Satuan Narkoba Polres Pekalongan Kota, yang melakukan pemerasan 30 juta, terhadap seseoran ( Pengguna Narkoba ) disebut namanya Gilang. Mendapat tanggapan dari Polres Pekalongan Kota. HITV Berita. Com | Kota Pekalongan, – Polres Pekalongan Kota […]

  • MPKL Lingga Kritik Aktivitas Tambang PT Hermina Jaya yang Diduga Ilegal di Desa Tanjung Irat

    MPKL Lingga Kritik Aktivitas Tambang PT Hermina Jaya yang Diduga Ilegal di Desa Tanjung Irat

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Masyarakat Peduli Kabupaten Lingga (MPKL) yang diwakili oleh RS, secara resmi mengeluarkan kecaman terhadap aktivitas tambang PT Hermina Jaya yang diduga beroperasi secara ilegal di Desa Tanjung Irat. HITVBERITA.COM | Lingga – Isu ini mencuat menyusul eskalasi ketegangan yang terjadi antara perusahaan dengan masyarakat, yang memuncak dalam insiden pemukulan pada April 2025 […]

expand_less