Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sorot » Mutasi Siswa Reguler ke Sekolah Terbuka di Sekolah yang Sama Dinilai Langgar Aturan

Mutasi Siswa Reguler ke Sekolah Terbuka di Sekolah yang Sama Dinilai Langgar Aturan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 35
  • print Cetak

Mutasi Siswa Reguler ke Sekolah Terbuka di Sekolah yang Sama Dinilai Langgar Aturan.

Mutasi Siswa Reguler ke Sekolah Terbuka di Sekolah yang Sama Dinilai Langgar Aturan.

Penulis: Erwin Lubis

Aturan tegas melarang mutasi siswa dari kelas reguler ke kelas terbuka di sekolah yang sama. Namun, praktik itu justru ditemukan di SMAN 4 Depok. Dua siswa kelas XI yang tidak naik kelas dipindahkan ke jalur sekolah terbuka, meski masih berada dalam naungan kepala sekolah yang sama.

HITVBERITA.COM | Depok —Kasus ini sontak memunculkan pertanyaan publik: bagaimana aturan resmi bisa dilanggar secara terbuka, sementara pengawasan dari otoritas pendidikan seolah tak berjalan?

Aturan yang Dilanggar

KEPALA SMAN 14 Kota Depok, Dadi S.Pd, yang juga menjabat Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA-SMK Depok, menegaskan mutasi semacam itu tidak dibenarkan.

“Mutasi harus dilakukan dari sekolah A ke sekolah B, dengan kepala sekolah berbeda. Tidak boleh di sekolah yang sama dengan kepala sekolah yang sama. Apapun alasannya, itu menyalahi aturan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (27/8/2025).

Dadi merujuk pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025. Regulasi itu menegaskan, setiap perpindahan siswa harus melalui mekanisme resmi, dengan adanya sekolah yang melepas dan sekolah lain yang menerima. Tujuannya jelas: menghindari penyalahgunaan wewenang dan memastikan setiap mutasi tercatat secara sah.

“Kebijakan Kepala Sekolah”

NAMUN, lain halnya dengan praktik di SMAN 4 Depok. Wakil Kepala Humas SMAN 4 sekaligus Koordinator Sekolah Terbuka, Santo, membenarkan adanya perpindahan dua siswa dari jalur reguler ke sekolah terbuka di lembaga yang sama.

“Orangtua yang meminta agar anaknya tetap bersekolah di SMAN 4, walau di jalur terbuka. Itu kebijakan kepala sekolah,” ujarnya.

Menurut Santo, kedua siswa tersebut tidak naik kelas karena masalah akademik. Selain itu, faktor ekonomi keluarga juga menjadi pertimbangan. “Anak ini berasal dari keluarga tidak mampu, sehingga tetap dipertahankan di SMAN 4 terbuka,” katanya.

Pernyataan itu justru memperkuat dugaan adanya kebijakan sepihak. Alih-alih mengikuti mekanisme resmi, pihak sekolah seakan membuka celah kompromi dengan dalih kondisi sosial siswa.

Rekam Jejak Kontroversi

KASUS mutasi ini bukan yang pertama membuat SMAN 4 Depok jadi sorotan. Sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah Mamad Mahpudin itu sebelumnya dikritik karena menjual seragam sekolah, menarik biaya parkir kendaraan siswa, hingga mewajibkan retribusi harian bagi pedagang kantin. Padahal, seluruh praktik tersebut telah dilarang oleh pemerintah.

Kini, kebijakan mutasi siswa di sekolah yang sama menambah deretan panjang praktik yang dinilai publik menyimpang.

Sorotan Publik dan Lemahnya Pengawasan

Pengamat pendidikan menilai kasus ini berpotensi menjadi preseden buruk. Jika dibiarkan, kepala sekolah lain bisa meniru pola serupa dengan berbagai alasan pembenaran.

“Aturan dibuat untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Begitu aturan dilanggar, integritas sistem pendidikan ikut dipertaruhkan,” kata seorang pemerhati pendidikan di Depok.

Publik kini menanti sikap tegas dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Selain itu, Inspektorat dinilai perlu turun tangan untuk memeriksa praktik-praktik di SMAN 4 Depok yang kerap menyalahi aturan.

Tanpa langkah cepat, kasus ini bukan sekadar soal mutasi dua siswa, tetapi sinyal lemahnya tata kelola pendidikan di Jawa Barat. Aturan resmi akan kehilangan makna jika pelaksanaannya dibiarkan longgar di lapangan. (///)

#Mutasi Siswa Reguler, #ke Sekolah Terbuka, #Pada Sekolah yang Sama, #Dinilai Langgar Aturan, #Penulis: Erwin Lubis,

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jasa Tirta II Lakukan Gerakan Tanam Pohon

    Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jasa Tirta II Lakukan Gerakan Tanam Pohon

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Purwakarta | Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jasa Tirta II melaksanakan gerakan penanaman pohon serentak di seluruh wilayah kerja Jasa Tirta II, pada Selasa, 25 Juni 2024. Kegiatan tersebut diikuti seluruh direksi dan karyawan Jasa Tirta II antusias dan semangat dalam berkontribusi pelestarian lingkungan melalui Gerakan Tanam Pohon. Sebanyak 1060 pohon ditanam menandai […]

  • Sat Reskrim Polres Belitung Berhasil Ungkap Kasus Pencurian di Sejumlah Sekolah Dasar

    Sat Reskrim Polres Belitung Berhasil Ungkap Kasus Pencurian di Sejumlah Sekolah Dasar

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Penulis: Yeremias Silitubun  Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Belitung berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi di sejumlah Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Pelaku berinisial S (27), warga Desa Mengkubang, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, berhasil diamankan pada Rabu (8/10/2025). HITVBERITA.COM | Belitung –Pengungkapan ini merupakan bagian dari […]

  • Antisipasi Aktivitas Sesar Lembang, BPBD Purwakarta Genjot Mitigasi dan Edukasi Bencana

    Antisipasi Aktivitas Sesar Lembang, BPBD Purwakarta Genjot Mitigasi dan Edukasi Bencana

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Penulis: Yosefa Putri Agustina Manalu Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mengambil langkah proaktif dengan meningkatkan mitigasi bencana. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya aktivitas seismik Sesar Lembang, di mana dalam sepekan terakhir tercatat tiga gempa bumi bermagnitudo rendah yang berpusat di jalur patahan aktif tersebut. HITVBERITA.COM | Purwakarta — […]

  • Wamendikdasmen: Pendidikan Nasional Harus Cetak Generasi Cerdas dan Bermutu

    Wamendikdasmen: Pendidikan Nasional Harus Cetak Generasi Cerdas dan Bermutu

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Kang Aden Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Atip Latipulhayat, menegaskan pendidikan nasional harus berorientasi pada pembentukan generasi yang cerdas dan bermutu. HITVBERITA.COM | Garut – Pernyataan tersebut disampaikan dalam Seminar Interaktif Diseminasi Program Tes Kemampuan Akademik untuk Pendidikan Bermutu di Pesantren Persis 76, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (17/9/2025). Dalam […]

  • GTI Garut dan Warga Berkolaborasi dalam Kerja Bakti: Pulihkan Rumah Bersejarah Pondok Pesantren Attawa’un

    GTI Garut dan Warga Berkolaborasi dalam Kerja Bakti: Pulihkan Rumah Bersejarah Pondok Pesantren Attawa’un

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Ketua Yayasan Pendidikan Islam Attaawun, KH. Deden Toha, SPd. (Dok/Foto/Kang Aden) Garda Tipikor Indonesia (GTI) Kabupaten Garut bersama warga masyarakat Kampung Pasir Kawao, Desa Sukaresmi, hari Minggu (19/1), menggelar kerja bakti untuk memulihkan rumah bersejarah Pondok Pesantren Attawa’un. Diketahui bahwa rumah tersebut merupakan tempat lahirnya ulama dan Kyai serta sekaligus sebagai kediamannya KH Muhamad Toha, […]

expand_less