Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sorot » Polemik Pengelolaan SMA Terbuka di Depok: Data Siswa dan Dana BOS Dipertanyakan

Polemik Pengelolaan SMA Terbuka di Depok: Data Siswa dan Dana BOS Dipertanyakan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
  • visibility 32
  • print Cetak

Penulis: Erwin Lubis

Penyelenggaraan SMA Terbuka kembali menjadi sorotan. Di Kota Depok, salah satu sekolah induk penyelenggara, SMAN 5, menuai tanda tanya terkait kejelasan data siswa hingga pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

HITVBERITA.COM | Depok – Sesuai Pergub Jawa Barat Nomor 74 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan SMA Terbuka, setiap sekolah induk wajib mengelola proses belajar mengajar bagi siswa yang menempuh pendidikan di Tempat Kegiatan Belajar (TKB). Aturan ini berinduk pada Permendikbud Nomor 72 Tahun 2013 tentang Pendidikan Layanan Khusus.

Di Depok, tercatat tiga SMA negeri yang menjadi Pengelolaan SMA Terbuka di Depok: Data Siswa dan Dana BOS Dipertanyakan sekolah induk SMA Terbuka, yakni SMAN 4, SMAN 5, dan SMAN 11.

Khusus di SMAN 5 Depok, jumlah siswa yang terdaftar pada tahun ajaran 2025/2026 mencapai 570 orang, tersebar di delapan TKB.

“Setiap Jumat dan Sabtu, siswa belajar di sekolah induk. Hari lainnya mereka belajar di TKB masing-masing,” ujar Sunarto, staf Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum yang ditugaskan mengurus SMA Terbuka, saat ditemui di SMAN 5 Depok, Jumat (30/8/2025).

Menurut Sunarto, siswa SMA Terbuka memiliki hak yang sama dengan siswa reguler, termasuk dalam hal rapor dan ijazah. Hanya metode belajar yang berbeda, di mana tatap muka di sekolah induk hanya sekitar 30 persen.

Namun, pernyataan Sunarto soal adanya dua siswa reguler SMAN 5 yang pindah ke SMA Terbuka menuai bantahan. Dr Wawan Ridwan, Plt Kepala SMAN 5 Depok, yang juga menjabat Kepala SMAN 2 Depok, menegaskan tidak mengetahui adanya mutasi tersebut.

“Seandainya ada pun, tidak masalah. Tapi setelah saya cek ke Waka Kesiswaan Sutisna yang menjadi penanggung jawab SMA Terbuka, katanya tidak ada siswa yang pindah,” kata Wawan saat dihubungi.

Pernyataan yang saling bertolak belakang ini memunculkan tanda tanya. Saat tim investigasi menyambangi sekolah, guru piket justru mengenalkan Sunarto sebagai pengelola SMA Terbuka. Belakangan, pihak sekolah menyebut Sutisna sebagai penanggung jawab resmi.

Di sisi lain, pengelolaan dana BOS untuk SMA Terbuka juga belum sepenuhnya transparan. Sesuai aturan, SMA Terbuka berhak atas dana BOS karena masuk dalam skema Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Dana itu dihitung berdasarkan jumlah siswa ber-NISN yang kemudian digabungkan dengan sekolah induk.

Namun, ketika ditanya detail penggunaan dana BOS, Sunarto mengaku tidak tahu.

“Yang saya dengar, listrik dan WiFi di delapan TKB dibayarkan oleh sekolah induk. Tapi soal lainnya, silakan ditanyakan ke bendahara BOS atau kepala sekolah,” ujarnya.

Kondisi ini memperlihatkan masih adanya ketidakjelasan tata kelola SMA Terbuka, baik dalam hal kewenangan pengelola maupun transparansi penggunaan dana BOS.

Tim investigasi akan menelusuri lebih lanjut ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk memastikan siapa yang sebenarnya ditunjuk sebagai penanggung jawab resmi serta bagaimana pengelolaan anggaran dijalankan. (///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miris !!! Jembatan Tembana Atau Jembatan Luk Ulo, Warisan Peninggalan Masa Penjajahan Belanda Kondisinya Memprihatinkan

    Miris !!! Jembatan Tembana Atau Jembatan Luk Ulo, Warisan Peninggalan Masa Penjajahan Belanda Kondisinya Memprihatinkan

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    HITVBrita.Com | Kebumen – Jembatan Tembana yang biasa disebut dengan Jembatan Luk Ulo, adalah salah satu jembatan warisan peninggalan masa penjajahan Belanda. Jembatan yang menghubungkan Desa Pejagoan dan Desa Tembana, dengan panjang kurang lebih 170 meter dan lebar kurang lebih 9 meter. Jembatan tersebut sangat ironis nasibnya tidak terurus dan terkesan diabaikan.  Awam, salah seorang […]

  • KOMITMEN TINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK, LAPAS TANJUNGPANDAN KEMBALI RAIH PREDIKAT P2HAM

    KOMITMEN TINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK, LAPAS TANJUNGPANDAN KEMBALI RAIH PREDIKAT P2HAM

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle
    • visibility 29
    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Belitung – INFO PAS, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan kembali mendapatkan penghargaan unit kerja yang melaksanakan Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM) Tahun 2024. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: MHA -02.UM.04.01 Tahun 2024 per tanggal 26 November 2024. Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Gowim Mahali […]

  • Disporaparbud Purwakarta Libatkan Pokdarwis untuk Pengawasan Wisata Lebaran 2025

    Disporaparbud Purwakarta Libatkan Pokdarwis untuk Pengawasan Wisata Lebaran 2025

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kadis Disporaparbud Kab. Purwakarta, Muhamad Ramdhan (T-shirt biru muda) foto bersama Tim Pokdarwis danPengelola Kampung Kahuripan Cirangkong. (Dok/Foto/Raffa) Untuk memastikan libur Lebaran 2025 berjalan aman dan nyaman bagi wisatawan, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta memperketat pengawasan di objek wisata yang diprediksi bakal ramai pengunjung. HITVBERITA.COM | Purwakarta- Langkah kebijakan yang dilakukan […]

  • Rekrutmen PPSU Rorotan Berjalan Lancar dan Transparan

    Rekrutmen PPSU Rorotan Berjalan Lancar dan Transparan

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Penulis: SUNANG SAINUDIN Proses perekrutan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, berlangsung lancar dan terbuka. Hasil seleksi diumumkan pada Senin (14/7/2025), setelah seluruh tahapan rekrutmen diikuti oleh 158 pelamar. HITVBERITA.COM | Jakarta — Rekrutmen tersebut dilakukan untuk mengisi kekurangan dua personel PPSU di wilayah tersebut. Salah satu […]

  • Operasi Ketupat Lodaya 2025 Resmi Berakhir, Kapolres Purwakarta Sampaikan Apresiasi

    Operasi Ketupat Lodaya 2025 Resmi Berakhir, Kapolres Purwakarta Sampaikan Apresiasi

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Operasi Ketupat Lodaya 2025 telah resmi berakhir. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansyah, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel Polres Purwakarta atas dedikasi dan totalitas mereka selama pelaksanaan pengamanan. HITVBERITA.COM | Purwakarta— Menurut AKBP Lilik, rangkaian pengamanan dilakukan sejak awal bulan Ramadan, malam takbiran, arus mudik, pelaksanaan salat Idulfitri, pengamanan […]

  • Sengketa Status Lahan Proyek VinFast Dinilai Lebih Tepat Ranah Administratif 

    Sengketa Status Lahan Proyek VinFast Dinilai Lebih Tepat Ranah Administratif 

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle AYS Prayogie
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Perkara dugaan korupsi penjualan tanah yang berkaitan dengan proyek pabrik mobil listrik VinFast di Subang dinilai tim kuasa hukum lima tersangka lebih tepat diposisikan sebagai persoalan administrasi pertanahan, bukan tindak pidana korupsi. JAKARTA, HITV— Tim pembela menilai, pokok masalah dalam perkara ini, menurutnya terletak pada perbedaan penafsiran status tanah, sehingga seharusnya terlebih dahulu diuji melalui mekanisme […]

expand_less