Polres Lingga Diyakini ‘Bungkam’ Meski Praktik Judi ‘Siji’ Makin Nyata
- account_circle Ruslan
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- visibility 299
- print Cetak

Salon Yenny. (foto/ruslan/hitv)
LINGGA | HITV – Sejak awal 2025 hingga awal 2026, Polres Lingga belum pernah mengeluarkan pernyataan resmi ataupun tindakan penegakan hukum terkait pemberitaan praktik perjudian togel (dikenal sebagai “siji” milik Joli) yang beberapa kali disorot oleh media ini.
Pada 03 Januari 2026, tim Hitvberita kembali menemukan bahwa aktivitas perjudian tersebut masih berlangsung di lokasi yang selama ini disebut-sebut, yakni Salon Yenny dan jaringan calo yang terlibat, meskipun telah mendapat sorotan publik. Hingga kini, tidak ada tanggapan formal dari Kepolisian Resor Lingga, baik melalui keterangan pers, rilis resmi, maupun tindakan penindakan di lapangan.
Baca juga: Dugaan “Konspirasi Sunyi” 303 di Dabo Singkep
Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan komentar kepada media. Masyarakat, termasuk sejumlah tokoh, berharap adanya tindakan nyata dan keterbukaan informasi dari kepolisian setempat, dan bukan hanya kesunyian terhadap isu yang dinilai penting.
Beberapa tokoh masyarakat, termasuk tokoh agama, ulama, dan pemuda di Kabupaten Lingga, menyatakan bahwa praktik tersebut bukanlah fenomena baru. Menurut mereka, kegiatan semacam ini telah berlangsung belasan hingga puluhan tahun di wilayah tersebut, dan keberadaannya kini semakin mencolok.
“Ini jelas salah. Kegiatan ini sudah lama beroperasi, bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba,”ujar salah satu tokoh yang enggan disebut namanya.
Selain itu, dalam suatu pertemuan tidak resmi di Kedai Kopi Merdeka, seorang sumber yang mengaku pernah berdiskusi dengan Kasat Reskrim Polres Lingga menyampaikan bahwa pihaknya belum memberikan tanggapan publik karena “takut terjadi salah persepsi.”
Hingga saat ini, belum ada bukti atau rilis resmi yang menunjukkan adanya tindakan penegakan hukum terhadap praktik perjudian yang dimaksud, sementara Polres Lingga sendiri sejauh ini lebih banyak mengumumkan kegiatan internal dan program masyarakat, seperti sosialisasi rekrutmen anggota Brimob, patroli dan imbauan menjelang Tahun Baru, serta capaian kinerja kriminalitas umum selama 2025. (tr)
- Penulis: Ruslan

Saat ini belum ada komentar