Polres Pelabuhan Tanjung Priok Latih Personel Hadapi Unjuk Rasa dan Kebakaran
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
- visibility 54
- print Cetak

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar pelatihan pengendalian massa dan pemadaman api dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
HITVBERITA.COM | Jakarta — Kegiatan pelatihan tersebut berlangsung di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, pada pekan awal bulan Mei 2025.

Pelatihan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Wakil Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Komisaris Polisi (Kompol) Dr. Budi Santoso.
Apel juga diikuti sejumlah pejabat kepolisian setempat, petugas pengamanan fasilitas pelabuhan (Port Facility Security Officer/PFSO), serta tim pemadam kebakaran dari PT Pelindo yang bertindak sebagai instruktur.

Sebanyak 37 personel dari polres dan polsek jajaran dilibatkan dalam latihan ini. Materi pelatihan mencakup penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), teknik pemadaman api, serta taktik pengendalian huru-hara (PHH).
Dalam simulasi, peserta berlatih tentang bagaimana cara memadamkan api dari ban bekas yang dibakar dalam skenario aksi unjuk rasa.
Dalam kesempatan itu, Kompol Budi Santoso mengatakan, pelatihan bertujuan memperkuat keterampilan dan respons cepat personel terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk kebakaran yang ditimbulkan oleh aksi massa.
“Latihan ini penting untuk memastikan personel mampu bertindak tepat, cepat, dan efektif di lapangan,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan pengendalian massa dan pemadaman api ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta dan instruktur sebagai bagian dari dokumentasi pelatihan. (**)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar