Jumat, 4 Sep 2026
light_mode

Ratama Saragih: Dugaan Mega Korupsi SKK Migas Harus Diusut Kejagung

  • account_circle Jhon P Tobing
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

MEDAN | HITV – Pengamat Kebijakan Publik dan Anggaran, Ratama Saragih, mendesak Kejaksaan Agung RI segera mengusut dugaan mega korupsi di tubuh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S). Dugaan tersebut didasarkan pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang mengindikasikan potensi kerugian negara hingga puluhan triliun rupiah.

Ratama menyampaikan desakan itu kepada HiTvBerita.com, Senin, 5 Januari 2026. Ia merujuk Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Nomor 63/LHP/XX/12/2024 tertanggal 16 Desember 2024, yang mengungkap berbagai penyimpangan dalam pengelolaan keuangan SKK Migas tahun anggaran 2023. Ratama juga tercatat sebagai responden dalam pemeriksaan BPK tersebut.

Dalam LHP itu, BPK Auditorat Utama Keuangan Negara VII menemukan sejumlah masalah pada belanja operasional SKK Migas, pengelolaan aset K3S, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) migas. Pada belanja operasional, antara lain ditemukan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 21 atas penghasilan pimpinan, pekerja, dan tenaga ahli daya yang tidak sesuai ketentuan, serta mekanisme penagihan layanan kesehatan aktif yang tidak diatur dalam kontrak.

Pada pengelolaan aset K3S, BPK mencatat Barang Milik Negara (BMN) hulu migas eks K3S terminal yang tidak ditemukan dengan nilai minimal USD 1,77 juta dan Rp326,9 miliar, serta penggunaan aset tanpa Berita Acara Serah Terima (BAST) senilai Rp113,8 miliar. Selain itu, terdapat kelemahan pencatatan dan pengamanan BMN hulu migas dengan nilai mencapai Rp28,1 triliun dan USD 81 ribu.

Sementara pada pengelolaan PNBP migas, BPK menemukan 13 K3S belum menyelesaikan kewajiban pencadangan dana Abandonment and Site Restoration (ASR), pembukaan rekening equipment dan service pada 16 K3S senilai USD 1,9 miliar yang berlarut-larut, serta kurang bayar PPh migas oleh sejumlah K3S dengan nilai puluhan juta dolar AS.

“Jika dikonversikan ke rupiah, total temuan BPK ini nilainya bisa mencapai puluhan triliun rupiah,” kata Ratama.

Ia menilai temuan tersebut merupakan indikasi kuat terjadinya mega korupsi dan menjadi tantangan bagi Kejaksaan Agung untuk bertindak cepat tanpa menunggu laporan resmi. Menurut Ratama, penyelamatan uang negara harus menjadi prioritas utama.

Ratama juga menyinggung rekam jejak Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin, yang pernah menerima Nawacita Award 2023 dalam kategori penegakan hukum.

“Kejagung sudah membuktikan mampu mengungkap kasus-kasus besar. Karena itu, jangan menunggu laporan, segera usut dan tindak pihak yang terbukti melawan hukum,” ujarnya. (tr)

  • Penulis: Jhon P Tobing

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holland 2025 1080p To𝚛rent

    Holland 2025 1080p To𝚛rent

    • 1Komentar

    ZIP password is: 123 ➡ DOWNLOAD ZIP Holland: Director of Mimi Cave. With Nicole Kidman, Gael García Bernal, Matthew Macfadyen, Jew Hill. The image of a woman who discover a twisted secret in picturesque Holland, Michigan, Michigan, when she and a friend in her middle. Holland 2025 Exclusive Edition Torrent Holland 2025 Best Franchise company […]

  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

    Apel Siaga  Pengawasan Tahapan Pilkada  2024 di Monas, Ini Pesan Wapres!

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Jakarta – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hari ini Rabu 20 Nopember 2024 bertindak sebagai Pembina Apel, dalam Kegiatan Apel Siaga Pengawasan Tahapan Masa Tenang, Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada serentak 2024, bertempat di lapangan silang Monas, Jakarta Pusat.          Hadir dalam Kesempatan tersebut Ketua Bawaslu Pusat Rahmat Bagja beserta Anggota, DKPP dan seluruh […]

  • BKD Lingga Belum Terima Berkas Kasus Dugaan Perselingkuhan Dua ASN di Kecamatan Lingga Timur

    BKD Lingga Belum Terima Berkas Kasus Dugaan Perselingkuhan Dua ASN di Kecamatan Lingga Timur

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA ‎ ‎Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lingga menegaskan belum menerima berkas laporan terkait dugaan kasus perselingkuhan dua aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kantor Camat Lingga Timur. ‎HITVBERITA.COM | Lingga — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Lingga, Said Ibrahim, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari Kecamatan Lingga […]

  • Munas ke-V IPJI Resmi Dibuka, Hendardji Soepandji Tekankan Etika dan Martabat Jurnalistik

    Munas ke-V IPJI Resmi Dibuka, Hendardji Soepandji Tekankan Etika dan Martabat Jurnalistik

    • 0Komentar

    Hendardji menegaskan pentingnya menjaga marwah dan kualitas karya jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.

  • UWTO dan PBB, Beban Ganda yang Gerus Daya Saing Batam

    UWTO dan PBB, Beban Ganda yang Gerus Daya Saing Batam

    • 0Komentar

    Kepala Kanwil Pandu Tani Indonesia, Awaluddin, sebut UWTO dan PBB, beban ganda yang gerus daya saing Kota Batam. (Foto/Ritonga/Hitv) Penulis: M Zulkifli Ritonga Kebijakan pungutan ganda di Batam memantik keluhan pelaku usaha. Selain Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pengusaha di kota ini masih harus membayar Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) atau sewa lahan […]

  • Bupati Barru Pimpin Panen Bersama Hasilkan 8,8 Ton per Hektar

    Bupati Barru Pimpin Panen Bersama Hasilkan 8,8 Ton per Hektar

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Suasana penuh semangat menyelimuti Kelompok Tani Darma Bakti, Kelurahan Kiru-Kiru, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, saat dilaksanakan Panen Bersama Padi Musim Tanam (MT) 2025 Varietas Inpari 32, Senin (1/09/2025). HITVBERITA.COM | Barru – Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur pemerintah dan Forkopimda, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Barru, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan […]

expand_less