Minggu, 19 Jul 2026
light_mode

Ratama Saragih: Dugaan Mega Korupsi SKK Migas Harus Diusut Kejagung

  • account_circle Jhon P Tobing
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

MEDAN | HITV – Pengamat Kebijakan Publik dan Anggaran, Ratama Saragih, mendesak Kejaksaan Agung RI segera mengusut dugaan mega korupsi di tubuh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S). Dugaan tersebut didasarkan pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang mengindikasikan potensi kerugian negara hingga puluhan triliun rupiah.

Ratama menyampaikan desakan itu kepada HiTvBerita.com, Senin, 5 Januari 2026. Ia merujuk Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Nomor 63/LHP/XX/12/2024 tertanggal 16 Desember 2024, yang mengungkap berbagai penyimpangan dalam pengelolaan keuangan SKK Migas tahun anggaran 2023. Ratama juga tercatat sebagai responden dalam pemeriksaan BPK tersebut.

Dalam LHP itu, BPK Auditorat Utama Keuangan Negara VII menemukan sejumlah masalah pada belanja operasional SKK Migas, pengelolaan aset K3S, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) migas. Pada belanja operasional, antara lain ditemukan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 21 atas penghasilan pimpinan, pekerja, dan tenaga ahli daya yang tidak sesuai ketentuan, serta mekanisme penagihan layanan kesehatan aktif yang tidak diatur dalam kontrak.

Pada pengelolaan aset K3S, BPK mencatat Barang Milik Negara (BMN) hulu migas eks K3S terminal yang tidak ditemukan dengan nilai minimal USD 1,77 juta dan Rp326,9 miliar, serta penggunaan aset tanpa Berita Acara Serah Terima (BAST) senilai Rp113,8 miliar. Selain itu, terdapat kelemahan pencatatan dan pengamanan BMN hulu migas dengan nilai mencapai Rp28,1 triliun dan USD 81 ribu.

Sementara pada pengelolaan PNBP migas, BPK menemukan 13 K3S belum menyelesaikan kewajiban pencadangan dana Abandonment and Site Restoration (ASR), pembukaan rekening equipment dan service pada 16 K3S senilai USD 1,9 miliar yang berlarut-larut, serta kurang bayar PPh migas oleh sejumlah K3S dengan nilai puluhan juta dolar AS.

“Jika dikonversikan ke rupiah, total temuan BPK ini nilainya bisa mencapai puluhan triliun rupiah,” kata Ratama.

Ia menilai temuan tersebut merupakan indikasi kuat terjadinya mega korupsi dan menjadi tantangan bagi Kejaksaan Agung untuk bertindak cepat tanpa menunggu laporan resmi. Menurut Ratama, penyelamatan uang negara harus menjadi prioritas utama.

Ratama juga menyinggung rekam jejak Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin, yang pernah menerima Nawacita Award 2023 dalam kategori penegakan hukum.

“Kejagung sudah membuktikan mampu mengungkap kasus-kasus besar. Karena itu, jangan menunggu laporan, segera usut dan tindak pihak yang terbukti melawan hukum,” ujarnya. (tr)

  • Penulis: Jhon P Tobing

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampung Bancos Palmerah Digerebek Polisi, 31 Orang Positip Narkoba!

    Kampung Bancos Palmerah Digerebek Polisi, 31 Orang Positip Narkoba!

    • 0Komentar

    Kampung Boncos Palmerah Jakarta Barat, kembali menjadi sasaran pengrebekan narkoba oleh pihak aparat kepolisian, kali ini, (19/12/2024), Polres Metro Jakarta Barat melakukan razia ditempat tersebut, dan berhasil mengamankan 31 orang yang ditenggarai kesemuanya positip mengkonsumsi narkoba jenis Sabu. (Foto/Kolase/AR) HITVBERITA.COM | JAKARTA – Aksi penggrebekan ke Kampung Narkoba Boncos ini, dipimpin langsung oleh Kapolres Metro […]

  • Himbauan BPBD Kota Padang; Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Bahaya Kebakaran Saat Cuaca Panas!

    Himbauan BPBD Kota Padang; Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Bahaya Kebakaran Saat Cuaca Panas!

    • 0Komentar

    Himbauan BPBD Kota Padang; HTVBERITA PADANG | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang sampaikan himbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman bahaya kebakaran di tengah cuaca panas yang terjadi di Kota Padang beberapa hari terakhir ini. Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton meminta kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan yang dapat […]

  • Maksimalkan Program Jaksa Garda Desa, Kajari Purwakarta Minta Perangkat Desa Waspadai Pencatut Nama Jaksa

    Maksimalkan Program Jaksa Garda Desa, Kajari Purwakarta Minta Perangkat Desa Waspadai Pencatut Nama Jaksa

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦|Purwakarta – Kajari Purwakarta, Dr. Martha Parulina Berliana, SH., MH., meminta seluruh perangkat desa dan masyarakat, pada umumnya agar selalu waspada terhadap tindak pidana penipuan yang mencatut nama jaksa maupun pejabat kejaksaan negeri (Kejari) untuk tujuan tertentu. Hal tersebut diungkapkan Martha Parulina Berliana guna menanggapi adanya sejumlah perangkat desa yang mengaku pernah dihubungi seseorang yang […]

  • KPU Jabar: Paslon Diberi Waktu Tiga Hari Lengkapi Dokumen Administrasi

    KPU Jabar: Paslon Diberi Waktu Tiga Hari Lengkapi Dokumen Administrasi

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Bandung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat telah melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas administrasi dari empat pasangan calon (paslon) saat melakukan pendaftaran. Dari hasil verifikasi administrasi tersebut, ada beberapa administrasi yang perlu dilengkapi oleh setiap paslon. Ketua KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni menyatakan, salah satu berkas yang harus dilengkapi paslon Pilgub Jawa […]

  • DPC Grib Jaya Kebumen Siap Sukseskan Puncak Harlah ke-1 Tahun di Rumah Makan Yunani

    DPC Grib Jaya Kebumen Siap Sukseskan Puncak Harlah ke-1 Tahun di Rumah Makan Yunani

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | KEBUMEN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Grib Jaya Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mempersiapkan acara akbar untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-1 yang akan digelar pada 11 Desember 2024 di Komplek Rumah Makan Yunani, Sruweng, Kebumen. Acara ini dirancang sebagai momentum syukur sekaligus wadah kebersamaan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Ketua DPC Grib Jaya […]

  • Oligarkinomics vs Snowball Business Model: Ketika Kejujuran Menjadi Kekuatan Ekonomi

    Oligarkinomics vs Snowball Business Model: Ketika Kejujuran Menjadi Kekuatan Ekonomi

    • 0Komentar

      Oleh: Nandan Limakrisna Oligarkinomics dan Konsentrasi Kekuatan Modal Dalam perbincangan ekonomi nasional, kita sering mendengar istilah oligarki ekonomi, yaitu kondisi ketika kekuatan ekonomi terkonsentrasi pada kelompok kecil pemilik modal besar. Pola ini melahirkan apa yang oleh sebagian pengamat disebut sebagai Oligarkinomics, yaitu sistem ekonomi yang sangat bergantung pada kekuatan modal besar, jaringan korporasi, dan […]

expand_less