Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Sejumlah Awak Media Soroti Anggaran Kerjasama Publikasi Media, APH Diminta Periksa Pejabat Diskominfo Purwakarta

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
  • print Cetak

HITVBerita.Com | Purwakarta –  Viralnya pemberitaan di sejumlah media online terkait anggaran kerjasama publikasi media di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta tahun 2024, menuai sorotan keras dari berbagai kalangan awak media dan kalangan publik.

Anggaran murni kerjasama publikasi media melalui Diskominfo Kabupaten Purwakarta, diduga menjadi ajang bancakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya, anggaran yang digelontorkan Pemkab Purwakarta melalui APBD sebesar 2 miliar lebih itu ditemukan adanya indikasi serta kejanggalan yang tidak sesuai aturan, dan kurangnya transparansi terkait penggunaan juga jumlah media yang mendapat kerjasama.

Dari pantauan dilapangan, beberapa awak media menyoroti dan bereaksi keras terkait anggaran kerjasama publikasi media melalui pemberitaan disejumlah media masing-masing. Awak media khususnya yang bertugas di wilayah Kabupaten Purwakarta menyoroti adanya indikasi dan kejanggalan dari kebijakan yang dibuat pihak Diskominfo terkait anggaran kerjasama publikasi tersebut.

Kantor Diskomimfo Purwakarta(*red)

Rano Karno Disambut Antosias Warga Cengkareng Jakarta Barat

Seorang Residivis Curat Diringkus Tim Jatanras Polda Babel Saat Hendak Kabur Ke Palembang, Akui Aksinya Dilakukan Di 11 TKP

Realisasikan Anggaran Kerjasama Publikasi Media ke Aplikasi IG dan Tiktok, Dedi Pranata: Usut Tuntas Penyalahgunaan Anggaran di Diskominfo Purwakarta

Beberapa jurnalis yang bertugas di wilayah Purwakarta, saat ditemui hitvberita.com menyampaikan, bahwa Diskominfo Kabupaten Purwakarta tidak transparansi soal penggunaan anggaran kerjasama publikasi dan berapa media yang mendapat kerjasama.

“Seharusnya Diskominfo transparan kepada teman-teman wartawan, berapa media yang mendapat kerjasama publikasi, dan berapa nilai kerjasama per media tersebut,” kata salah satu wartawan senior di Purwakarta yang meminta namanya dirahasiakan, pada Jumat, 6 September 2024.

Ia menyebut, Diskominfo itu adalah ibarat rumah bagi awak media di Purwakarta. Jadi kalau mau dikordinir, semua awak media yang bertugas diwilayah Purwakarta harusnya di perhatikan. “Tapi, pada kenyataannya, Diskominfo lah yang membuat perbedaan dan pengkotak-kotakkan dikalangan awak media, ada yang mendapat kerjasama, tapi lebih banyak yang tidak mendapatkan kontrak kerjasama tersebut,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kebijakan Diskominfo Purwakarta yang memberlakukan aplikasi Simedkom dan E-Katalog, serta sejumlah persyaratan yang diminta oleh pihak Diskominfo dari perusahaan media. Menurutnya, persyaratan yang diminta Diskominfo dari perusahaan media hanyalah upaya penjegalan bagi awak media untuk mendapatkan kerjasama publikasi tersebut.

“Kita sama-sama tahu, e-katalog yang diberlakukan pihak Diskominfo merupakan upaya penjegalan bagi awak media dan perusahaan media untuk mendapatkan kerjasama publikasi. Diskominfo juga tidak konsisten dengan aturan yang dibuatnya, pada akhirnya mereka (diskominfo-red) juga memakai jasa pihak ketiga atau agency,” ucapnya.

Ia berharap, pihak aparat penegak hukum (APH) segera panggil dan periksa para pejabat-pejabat di Diskominfo Kabupaten Purwakarta terkait penggunaan anggaran publikasi media biar semuanya jelas dan transparan diketahui oleh publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purwakarta, Rudi Hartono, ketika hendak dimintai keterangannya oleh media ini tidak berada ditempat.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) Kabupaten Purwakarta, Dedi Pranata menyatakan, seharusnya pihak Diskominfo Purwakarta transparan, baik dalam pengelolaan anggaran maupun hal lainnya.

“Sesuai undang-undang KIP No 14 Tahun 2008, pihak Diskominfo seharusnya transparan kepada rekan-rekan media, jangan ditutup-tutupi pengelolaan anggaran, baik kerjasama publikasi media maupun lainnya. Karena ini menyangkut uang negara, bukan uang pribadi,” kata Dedi pada Kamis, 5 September 2024.

𝗵𝗶𝘁𝘃𝗯𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮𝗰𝗼𝗺

Ia menyebut, berdasarkan data yang ia peroleh, ditemukan ada salah satu media yang mendapat anggaran kerjasama publikasi media dengan menggunakan aplikasi IG dan TikTok.

“Sesuai data yang saya peroleh, ada salah satu media mendapatkan anggaran kerjasama publikasi media dengan menggunakan aplikasi IG dan TikTok. Bahkan, saya melihat sudah di ACC oleh pihak Diskominfo. Sungguh aneh kan ?? Kenapa memakai aplikasi ?? Kenapa tidak langsung memakai nama medianya aja ?? Ini yang membuat saya merasa heran, emang boleh ??” ungkapnya.

hitvberita.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerbong Mutasi Polri Bergulir, 4 PJU Polda Babel Dan Kapolresta Pangkalpinang Berganti

    Gerbong Mutasi Polri Bergulir, 4 PJU Polda Babel Dan Kapolresta Pangkalpinang Berganti

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali merotasi sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Termasuk dilingkungan Polda Bangka Belitung, ada beberapa Pejabat Utama dan Kapolres/ta berganti. Keputusan itu tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri terkait mutasi jabatan tertanggal 24 Juni 2025 yang ditandatangani ASSDM Polri Irjen Pol Anwar. “Ya, benar ada […]

  • Ahli Waris Gugat Kepala Desa Cikupa dan Developer Terkait Klaim Sepihak Tanah untuk Proyek Properti

    Ahli Waris Gugat Kepala Desa Cikupa dan Developer Terkait Klaim Sepihak Tanah untuk Proyek Properti

    • 0Komentar

    Penulis: Asep SP Sengketa tanah di Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, kini memasuki babak baru di meja hijau. Ahli waris almarhum H. Djayadi alias H. Djaedi resmi melayangkan gugatan perdata terhadap Kepala Desa Cikupa dan PT LTJ, selaku pengembang properti, di Pengadilan Negeri Tangerang. HITVBERITA.COM | Tangerang – Persoalan ini berawal dari sebidang tanah […]

  • Warga Dilarang Nekat Lintasi Kawasan Latihan TNI AL

    Warga Dilarang Nekat Lintasi Kawasan Latihan TNI AL

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Aparat kepolisian bersama TNI Angkatan Laut mengingatkan warga Desa Marok Kecil agar tidak nekat melintasi kawasan latihan gabungan bersama (Latgabma) SGS 2025. Kawasan itu dinyatakan rawan karena melibatkan unsur tempur laut yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. HITVBERITA.COM | Lingga — Bhabinkamtibmas Desa Marok Kecil, Brigadir Celvino Mardha, bersama Babinpotmar, Sertu M. Pohan, […]

  • KPU Jabar: Paslon Diberi Waktu Tiga Hari Lengkapi Dokumen Administrasi

    KPU Jabar: Paslon Diberi Waktu Tiga Hari Lengkapi Dokumen Administrasi

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Bandung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat telah melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas administrasi dari empat pasangan calon (paslon) saat melakukan pendaftaran. Dari hasil verifikasi administrasi tersebut, ada beberapa administrasi yang perlu dilengkapi oleh setiap paslon. Ketua KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni menyatakan, salah satu berkas yang harus dilengkapi paslon Pilgub Jawa […]

  • Magazine Dreams 2025 DVDRip Dow𝚗load Magnet

    Magazine Dreams 2025 DVDRip Dow𝚗load Magnet

    • 1Komentar

    ➡ TORRENT LINK Dreams magazines: Elij Binum Regiser. With Jonathan Magers, Harrison Pagem, Harriet Seno Harris, Hayle Bennett. The favorite bodybuilder is as possible as with the predets of his physical body, and with his own intrauterine demons, to get the advantage. Magazines Dreams 2025 Free View Dreams 2025 stores, where is the Switter Dreams […]

  • Dana BOS dan Arogansi Kepala SMKN 1 Plered, Disdik Jabar Ditantang Tegas!

    Dana BOS dan Arogansi Kepala SMKN 1 Plered, Disdik Jabar Ditantang Tegas!

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Ucapan arogan Kepala SMKN 1 Plered, Ajang Sarif Hidayat, memicu gejolak. Publik menaruh curiga atas ketertutupan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan mendesak Dinas Pendidikan Jawa Barat segera bertindak tegas. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Sikap kepala sekolah yang dinilai tidak transparan itu, dinilai berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan […]

expand_less