Tujuan Efisiensi, Jabar Terapkan WFH Setiap Kamis
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
- visibility 31
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Penulis: Kang Aden
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Kamis sebagai upaya efisiensi anggaran dan peningkatan kinerja aparatur.
HITVBERITA.COM |Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa WFH dapat mengurangi kepadatan pegawai di kantor, menekan penggunaan listrik dan air, serta membantu mengurangi kemacetan lalu lintas.
“Bekerja dari rumah tetap bekerja menggunakan sistem. Nanti beda tunjangan kinerjanya antara yang bekerja di lapangan dengan tingkat risiko tinggi, dan yang bekerja di rumah,” ujar Dedi di Gedung Sate, Bandung, Kamis (6/11/2025).
Ia menegaskan, sistem kerja berbasis kinerja akan tetap diterapkan bagi ASN yang menjalankan tugas dari rumah. Skema tunjangan kinerja akan disesuaikan berdasarkan tingkat risiko dan lokasi kerja.
Meski demikian, layanan publik tetap berjalan optimal. ASN yang bertugas langsung melayani masyarakat tidak termasuk dalam skema WFH.
“Layanan publik tetap harus hadir. WFH tidak berlaku bagi mereka yang melayani langsung,” kata Dedi.
Gubernur yang akrab disapa KDM itu juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk mengadopsi kebijakan serupa. Menurutnya, efisiensi anggaran dapat mendorong aparatur menjadi lebih adaptif dan produktif.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Adi Komar, menyatakan bahwa kebijakan ini akan terus dievaluasi untuk memastikan efektivitasnya dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efisien dan responsif.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar