Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Warga Dilarang Nekat Lintasi Kawasan Latihan TNI AL

Warga Dilarang Nekat Lintasi Kawasan Latihan TNI AL

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

Warga dilarang nekat lintasi kawasan latihan TNI AL, keselamatan jadi taruhan di Latgabma SGS 2025. (Foto/Rus/Hitv)

Penulis: Ruslan LGA

Aparat kepolisian bersama TNI Angkatan Laut mengingatkan warga Desa Marok Kecil agar tidak nekat melintasi kawasan latihan gabungan bersama (Latgabma) SGS 2025. Kawasan itu dinyatakan rawan karena melibatkan unsur tempur laut yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

HITVBERITA.COM | Lingga — Bhabinkamtibmas Desa Marok Kecil, Brigadir Celvino Mardha, bersama Babinpotmar, Sertu M. Pohan, turun langsung menemui warga pada Kamis (28/8/2025). Sosialisasi dilakukan dengan melibatkan perangkat desa, RT, dan RW untuk memastikan imbauan benar-benar dipahami masyarakat.

“Kami minta warga tidak memaksakan diri melintas di jalur latihan. Keselamatan masyarakat harus jadi prioritas,” tegas Celvino.

Masyarakat yang hendak menuju Dabo Singkep diminta menggunakan jalur alternatif melalui Singkep Barat selama latihan berlangsung. Langkah ini dilakukan guna mencegah insiden di lapangan yang bisa mengancam jiwa warga.

Instruksi sosialisasi merupakan perintah Wakapolres Lingga. Bhabinkamtibmas di Batu Berdaun dan Marok Kecil diminta turun langsung ke lapangan, setelah sebelumnya ditemukan potensi warga yang tidak mengetahui penutupan jalur dan tetap melintas.

Latgabma SGS 2025 yang berlangsung di wilayah perairan Lingga melibatkan kekuatan armada TNI AL bersama sejumlah unsur pertahanan negara sahabat. Aktivitas militer skala besar ini dipastikan berdampak pada akses transportasi masyarakat bila tidak diantisipasi sejak awal.

Aparat berharap warga disiplin mematuhi imbauan agar pelaksanaan Latgabma berjalan lancar tanpa menimbulkan korban di pihak sipil. “Kami ingin masyarakat aman. Karena itu, kami imbau jalur latihan tidak dilalui sementara waktu,” ujar Sertu M. Pohan menambahkan. (///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less