Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Polemik Pengelolaan SMA Terbuka di Depok: Data Siswa dan Dana BOS Dipertanyakan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
  • print Cetak

Penulis: Erwin Lubis

Penyelenggaraan SMA Terbuka kembali menjadi sorotan. Di Kota Depok, salah satu sekolah induk penyelenggara, SMAN 5, menuai tanda tanya terkait kejelasan data siswa hingga pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

HITVBERITA.COM | Depok – Sesuai Pergub Jawa Barat Nomor 74 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan SMA Terbuka, setiap sekolah induk wajib mengelola proses belajar mengajar bagi siswa yang menempuh pendidikan di Tempat Kegiatan Belajar (TKB). Aturan ini berinduk pada Permendikbud Nomor 72 Tahun 2013 tentang Pendidikan Layanan Khusus.

Di Depok, tercatat tiga SMA negeri yang menjadi Pengelolaan SMA Terbuka di Depok: Data Siswa dan Dana BOS Dipertanyakan sekolah induk SMA Terbuka, yakni SMAN 4, SMAN 5, dan SMAN 11.

Khusus di SMAN 5 Depok, jumlah siswa yang terdaftar pada tahun ajaran 2025/2026 mencapai 570 orang, tersebar di delapan TKB.

“Setiap Jumat dan Sabtu, siswa belajar di sekolah induk. Hari lainnya mereka belajar di TKB masing-masing,” ujar Sunarto, staf Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum yang ditugaskan mengurus SMA Terbuka, saat ditemui di SMAN 5 Depok, Jumat (30/8/2025).

Menurut Sunarto, siswa SMA Terbuka memiliki hak yang sama dengan siswa reguler, termasuk dalam hal rapor dan ijazah. Hanya metode belajar yang berbeda, di mana tatap muka di sekolah induk hanya sekitar 30 persen.

Namun, pernyataan Sunarto soal adanya dua siswa reguler SMAN 5 yang pindah ke SMA Terbuka menuai bantahan. Dr Wawan Ridwan, Plt Kepala SMAN 5 Depok, yang juga menjabat Kepala SMAN 2 Depok, menegaskan tidak mengetahui adanya mutasi tersebut.

“Seandainya ada pun, tidak masalah. Tapi setelah saya cek ke Waka Kesiswaan Sutisna yang menjadi penanggung jawab SMA Terbuka, katanya tidak ada siswa yang pindah,” kata Wawan saat dihubungi.

Pernyataan yang saling bertolak belakang ini memunculkan tanda tanya. Saat tim investigasi menyambangi sekolah, guru piket justru mengenalkan Sunarto sebagai pengelola SMA Terbuka. Belakangan, pihak sekolah menyebut Sutisna sebagai penanggung jawab resmi.

Di sisi lain, pengelolaan dana BOS untuk SMA Terbuka juga belum sepenuhnya transparan. Sesuai aturan, SMA Terbuka berhak atas dana BOS karena masuk dalam skema Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Dana itu dihitung berdasarkan jumlah siswa ber-NISN yang kemudian digabungkan dengan sekolah induk.

Namun, ketika ditanya detail penggunaan dana BOS, Sunarto mengaku tidak tahu.

“Yang saya dengar, listrik dan WiFi di delapan TKB dibayarkan oleh sekolah induk. Tapi soal lainnya, silakan ditanyakan ke bendahara BOS atau kepala sekolah,” ujarnya.

Kondisi ini memperlihatkan masih adanya ketidakjelasan tata kelola SMA Terbuka, baik dalam hal kewenangan pengelola maupun transparansi penggunaan dana BOS.

Tim investigasi akan menelusuri lebih lanjut ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk memastikan siapa yang sebenarnya ditunjuk sebagai penanggung jawab resmi serta bagaimana pengelolaan anggaran dijalankan. (///)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Paripurna, Bupati Belitung Djoni Alamsyah Soroti Tiga Isu Strategis Daerah

    Usai Paripurna, Bupati Belitung Djoni Alamsyah Soroti Tiga Isu Strategis Daerah

    • 0Komentar

      Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan pentingnya konsistensi pembangunan daerah yang berpijak pada visi “Belitung Maju, Inovatif, dan Berkelanjutan sebagai Maritim Kawasan Barat dengan Infrastruktur Modern menuju Masyarakat Sejahtera”. Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Paripurna XXII Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024–2025 di Gedung DPRD Kabupaten Belitung, Senin (23/6/2025).   HITVBERITA.COM | Tanjungpandan […]

  • Kebutuhan Dasar Warga, Ombudsman Sulsel Jamin Terjalin Koordinasi Antar Instansi

    Kebutuhan Dasar Warga, Ombudsman Sulsel Jamin Terjalin Koordinasi Antar Instansi

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menerima kunjungan Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Sulawesi Selatan, Dr. Ismu Iskandar, di ruang kerjanya, Rabu (10/9/2025). HITVBERITA.COM |Barru – Wakil Bupati yang didampingi Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Kabag Organisasi Setda dan Camat Pujananting, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ombudsman […]

  • Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan, Harga Tak Boleh di Atas HET

    Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan, Harga Tak Boleh di Atas HET

    • 0Komentar

    Pemerintah memastikan stok pangan aman jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026, dengan sembilan komoditas strategis tercatat surplus. Pemerintah menegaskan harga tidak boleh melampaui HET dan pengawasan distribusi diperketat guna menjaga stabilitas pasokan dan harga. JAKARTA | HITV – Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Berdasarkan neraca pangan […]

  • Gerakan Bersama Anak Kepri Kecam Pernyataan Endipat Wijaya, Dinilai Cederai Adab dan Marwah Melayu

    Gerakan Bersama Anak Kepri Kecam Pernyataan Endipat Wijaya, Dinilai Cederai Adab dan Marwah Melayu

    • 0Komentar

    Pernyataan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kepulauan Riau, Endipat Wijaya, kembali menuai kritik dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, kecaman datang dari Gerakan Bersama (Geber) Anak Kepri yang menilai ucapan legislator tersebut telah melampaui batas etika pejabat publik, sekaligus mencederai nilai kemanusiaan dan marwah adat Melayu. TANJUNGPINANG | HITV — Aksi penyampaian sikap itu digelar […]

  • Pemprov DKI Jakarta Gelar Mudik Gratis, Ribuan Pemudik Padati Monas

    Pemprov DKI Jakarta Gelar Mudik Gratis, Ribuan Pemudik Padati Monas

    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengadakan program Mudik Gratis atau ” Mudik Lebaran Gratis 2025″ Yang diikuti Ribuan warga berpusat di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Kamis(27/3/25). HITVBerita. Com | Jakarta – Ribuan warga memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk mengikuti program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Kamis(27/3/25). Program ini […]

  • Panca Roba dan Risikonya

    Panca Roba dan Risikonya

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Jakarta –  Panca roba adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada masa peralihan antara dua musim, yaitu dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya. Di Indonesia, yang memiliki iklim tropis, panca roba terjadi dua kali dalam setahun: yaitu sekitar bulan Maret-April (peralihan dari musim hujan ke kemarau) dan Oktober-November (peralihan dari […]

expand_less