Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Ketika Amarah Menjadi Bahasa Publik: Saatnya Menahan Diri dan Bermuhasabah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
  • print Cetak

Oleh: Kamaruddin Hasan

Beberapa hari terakhir bangsa ini diguncang rentetan peristiwa, meninggalnya seorang driver ojek online, aksi pembakaran gedung DPRD di Makassar, hingga demonstrasi serentak di berbagai daerah.

Peristiwa yang mencerminkan ledakan amarah publik yang tidak lahir dari ruang kosong, melainkan akumulasi kekecewaan, ketidakadilan, dan kegelisahan sosial yang lama dipendam.

Namun, amarah yang diekspresikan secara destruktif sering kali justru melukai kita sendiri sebagai bangsa. Gedung yang terbakar, fasilitas yang rusak, hingga nyawa yang terenggut, semuanya adalah kerugian bersama. Karena itu, momentum ini seharusnya tidak berhenti pada luapan emosi, melainkan menjadi ruang muhasabah dan refleksi nasional.

Membaca Amarah dengan Kearifan
Dalam kehidupan bermasyarakat, amarah adalah bagian dari dinamika manusiawi. Tetapi, ketika ia mewujud dalam bentuk kolektif yang merusak, maka amarah kehilangan makna keadilannya.

Apa yang seharusnya menjadi aspirasi berubah menjadi anarki. Inilah saatnya kita menyadari bahwa amarah bukan satu-satunya bahasa publik. Ia harus diubah menjadi dialog, musyawarah, dan tindakan konstruktif.

Peran Pendidikan dan Kebersamaan
Pendidikan seharusnya melatih kemampuan mengelola emosi, membangun empati, dan menyalurkan kritik dengan cara yang sehat. Namun realitasnya, pendidikan kita lebih banyak menekankan aspek kognitif, sementara pendidikan emosi dan sosial masih terabaikan. Akibatnya, masyarakat mudah terjebak dalam ekspresi kemarahan yang spontan dan destruktif.

Momentum ini dapat menjadi pengingat bahwa sekolah, keluarga, dan ruang publik harus menjadi arena pembelajaran kebersamaan. Kita perlu membangun literasi emosi dan literasi sosial, agar protes tidak berakhir pada kerusakan, melainkan melahirkan kesadaran.

Saatnya Muhasabah Kolektif
Peristiwa ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga ajakan untuk bermuhasabah. Pemerintah perlu meninjau kembali sejauh mana keadilan ditegakkan. Lembaga politik perlu bercermin apakah mereka benar-benar mewakili rakyat. Masyarakat pun perlu bertanya pada diri sendiri: apakah amarah yang kita ekspresikan benar-benar menyelesaikan masalah, atau justru memperburuk keadaan?

Muhasabah mengajarkan kita untuk tidak hanya menyalahkan, melainkan juga memperbaiki. Dengan muhasabah, kita belajar menahan diri, bersabar, dan menyalurkan aspirasi dengan cara yang lebih bermartabat.

Dari Amarah ke Harapan
Bangsa ini tidak boleh terjebak dalam lingkaran amarah yang berulang. Kita harus berani mengubah amarah menjadi energi perubahan positif: melalui kesabaran, dialog, pendidikan karakter, dan empati sosial.

Bangsa yang besar bukanlah bangsa tanpa amarah, melainkan bangsa yang mampu mengelola amarah dengan bijak. Semoga peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih menahan diri, lebih peduli, dan lebih berlapang dada, agar ruang publik kita dipenuhi cahaya persaudaraan, bukan api kemarahan.

(Guru Besar Ilmu Pendidikan dan keguruan UNM serta Rektor Institut Teknologi, Bisnis, dan Administrasi Al Gazali Barru).

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Dipicu Persoalan Mobil Bernopol Palsu, Pria di Batam Mengaku Dikeroyok Brutal

    Diduga Dipicu Persoalan Mobil Bernopol Palsu, Pria di Batam Mengaku Dikeroyok Brutal

    • 0Komentar

    Dugaan penggunaan nomor polisi palsu pada sebuah mobil Mitsubishi Xpander berujung pada kasus pengeroyokan yang kini dilaporkan ke Polisi Militer Detasemen I/6 Bukit Barisan. BATAM, HITV — Korban mengaku mengalami penganiayaan secara brutal setelah mendatangi rumah seseorang yang diduga menguasai kendaraan bermasalah tersebut. Selain dugaan pemalsuan pelat nomor, mobil itu juga disebut terkait persoalan leasing. […]

  • MIO Indonesia dan LCW Magazine Matangkan Seminar Anti Narkoba Jelang Peringatan HANI 2025!

    MIO Indonesia dan LCW Magazine Matangkan Seminar Anti Narkoba Jelang Peringatan HANI 2025!

    • 0Komentar

    Ketua Umum MIO INDONESIA AYS Prayogie saat pimpin Rapat didampingi Wakil Ketua Umum Kombes Pol (P) Ir. Agung Karang dan Ketua Panitia Kegiatan Peter M Siahaya, SE. (Dok/Foto/SHBG) Penulis: Budiman Sihombing   Menyambut peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, Media Independen Online (MIO) Indonesia dan LCW Magazine selaku pihak yang ditunjuk sebagai panitia pelaksana, […]

  • Kalteng Tekankan Pengutamaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik

    Kalteng Tekankan Pengutamaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik

    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan kembali pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang tertib di ruang publik dan dokumen resmi. HITVBERITA.COM | Palangka Raya — Penegasan ini disampaikan Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, saat membuka kegiatan pembinaan lembaga dalam pengutamaan bahasa negara yang digelar Balai Bahasa Provinsi Kalteng di Swiss-Belhotel Danum, […]

  • Imigrasi Kepri dan ICA Singapura Perkuat Kerja Sama Pengawasan Perbatasan

    Imigrasi Kepri dan ICA Singapura Perkuat Kerja Sama Pengawasan Perbatasan

    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau terus memperkuat sinergi dengan otoritas keimigrasian Singapura di tengah tingginya mobilitas orang dan lalu lintas lintas batas di kawasan perairan yang menghubungkan kedua negara. BATAM, HITV— Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau ke Immigration & Checkpoints Authority (ICA) Singapura, Jumat […]

  • Polres Pekalongan Kota Perkuat Deteksi Dini Kelainan Kaki Bawaan pada Anak

    Polres Pekalongan Kota Perkuat Deteksi Dini Kelainan Kaki Bawaan pada Anak

    • 0Komentar

    Polres Pekalongan Kota memperkuat peran Bhabinkamtibmas dalam mendeteksi secara dini Congenital Talipes Equinovarus (CTEV), atau kelainan bentuk kaki yang sudah terjadi sejak lahir. PEKALONGAN, HITV — Upaya itu dilakukan melalui sosialisasi kesehatan anak yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Polres Pekalongan Kota, Kamis (20/8/2026). Langkah tersebut menempatkan Bhabinkamtibmas tidak hanya sebagai ujung tombak pemeliharaan keamanan […]

  • Innalillahi, Jamaah Masjid Agung Al-Huda Tembilahan Berduka atas Wafatnya Saudara Ujang

    Innalillahi, Jamaah Masjid Agung Al-Huda Tembilahan Berduka atas Wafatnya Saudara Ujang

    • 0Komentar

    Seorang jamaah yang dikenal dengan nama Ujang meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis, meninggalkan duka mendalam bagi para pengurus dan jamaah yang selama ini mengenalnya.  KARIMUN | HITV – Kabar duka datang dari Masjid Agung Al-Huda Tembilahan. Seorang jamaah yang dikenal dengan nama Ujang meninggal dunia pada Minggu, 15 Februari 2025, setelah sempat mendapatkan […]

expand_less