Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Empat Siswa Pindahan SMPN 12 Arsel Kobar Menebar Isyu Bullying

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • print Cetak

Kepala Sekolah SMP Negeri 12 Arut Selatan, Eka Rubiyatun mengklarifikasi isyu adanya kegiatan bullying atas empat murid yang pindah ke SMPN 1 Arut Selatan. (Foto/Kisto/HiTv)

Penulis: Kistolani Mangun Jaya

Isu beredar mengenai empat siswa yang dikabarkan pindah sekolah akibat dugaan bullying di lingkungan sekolahnya, mendapat respon Kepala Sekolah SMP Negeri 12 Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Eka Rubiyatun, S.Pd, MM, yang memberikan klarifikasi secara resmi.

HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Saat dikonfirmasi Hitvberita.com, Rabu (10/9/2025), Eka Rubiyatun menegaskan pihaknya telah menjalankan berbagai langkah strategis dalam upaya mencegah kekerasan di sekolah, terutama sejak awal tahun ajaran baru.

“Sejak kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), kami sudah menyampaikan materi tentang pencegahan kekerasan. Ada deklarasi anti-kekerasan, spanduk sudah terpasang, dan kami juga mengunggah dokumentasi di media sosial sekolah, melibatkan komite serta pengawas sekolah. Jadi, secara materi dan pemahaman, siswa sudah dibekali sejak awal,” ujar Eka.

Lebih lanjut, Eka menjelaskan bahwa SMPN 12 Arut Selatan Kabupaten Kobar telah memiliki Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) yang aktif, lengkap secara struktur dan administrasi.

Bahkan menjadi satu-satunya SMP di Kobar yang dipilih BPMP Kalimantan Tengah sebagai contoh dalam program survei dan monitoring implementasi pencegahan kekerasan di Kobar.

“Kami memiliki ruang TPPK yang dilengkapi struktur organisasi, dokumentasi kegiatan, prosedur penanganan kasus, serta kotak pengaduan masalah. Anak-anak sudah tahu ke mana harus melapor jika mengalami atau menyaksikan kekerasan,” ujarnya menjelaskan.

Menanggapi kabar bahwa empat siswa pindah karena bullying, Eka menegaskan, tidak pernah ada laporan resmi yang masuk ke pihak sekolah, baik dari siswa maupun orang tua, termasuk dari wali kelas siswa tersebut.

“Jujur, kami bingung. Tidak ada laporan masuk. Anak-anak tersebut mengikuti MPLS, terlibat dalam kegiatan sekolah, dan kami juga tidak mempersulit proses pindah ketika orang tua mengajukan. Tapi kalau kemudian muncul isu bahwa kami membiarkan kekerasan, tentu kami merasa keberatan,” tegas Eka.

Sistem Pendukung

Eka menambahkan, layanan Bimbingan Konseling (BK) di sekolah berjalan aktif, dan seluruh siswa telah menandatangani buku kesepakatan tata tertib yang mencakup poin-poin pelanggaran, termasuk terkait bullying. Materi tersebut telah disosialisasikan secara langsung dan terdokumentasi dengan baik dan di uplod di Instagram sekolah.

“Kami tidak hanya mengandalkan aturan tertulis, tapi juga melakukan pembinaan. Guru BK aktif menangani siswa bermasalah dan semua prosedur kami jalankan,” ungkapnya.

Ajakan Tidak Membesarkan Isu

Eka menyatakan, pihaknya terbuka terhadap kritik dan laporan, serta berharap agar tidak ada pihak yang langsung menyimpulkan tanpa proses klarifikasi dan komunikasi yang benar.

“Kalau ada orang tua yang ingin mencari sekolah terbaik bagi anaknya, itu hak penuh mereka. Tapi jangan sampai muncul persepsi bahwa sekolah kami membiarkan kekerasan, karena kami sudah menjalankan langkah-langkah sesuai aturan,” tegasnya.

Isyu adanya Bullying menjadi pembicaraan para wali murid SMPN 12 Kobar, mengenai proses penerimaan empat siswa yang pindah ke SMPN 1 Arut Selatan. Pasalnya, saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025, SMPN 1 Arut Selatan Kobar dinyatakan sudah penuh dan tidak dapat menambah kuota siswa baru dan dinyatakan tidak lulus jalur zonasi maupun prestasi.

Beberapa orang tua menduga ada kejanggalan dalam proses mutasi siswa, dan meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Kobar untuk turun tangan melakukan klarifikasi.

Selain itu, para orang tua murid menduga ada pesanan terselubung. Secara regulasi, siswa pindahan dapat mengikuti ujian dan memperoleh ijazah selama mereka terdaftar secara resmi dalam sistem Dapodik Nasional, dan proses mutasi dilakukan sesuai prosedur administratif yang berlaku.

Diantara “rumpian” wali murid, ada yang berpendapat semestinya dukungan penuh kepada SMPN 12 dan dinas terkait, tidak malah mengaturkan siswa untuk pindah ke sekolah lain dalam satu kecamatan yang jaraknya tidak terlalu jauh.

Pada akhirnya mereka berpendapat, setiap sekolah itu sama yang penting keseriusan siswanya dalam mengikuti proses belajar mengajar. (/”/*/)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wapres Gibran Rakabuming Raka, Hadiri Puncak Acara HDI

    Wapres Gibran Rakabuming Raka, Hadiri Puncak Acara HDI

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | JAKARTA – Puncak acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) berlangsung hari ini Selasa tanggal 3 Desember 2024, bertempat di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Dari Pantauan hitvberita.com langsung dari Lokasi acara, Wapres Gibran Rakabuming Raka hadir di acara tersebut dan tiba di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki pada pukul 13.17 Wib, didampingi […]

  • Pempek Palembang Windy, Ramah di Kantong, Enak di Lidah!

    Pempek Palembang Windy, Ramah di Kantong, Enak di Lidah!

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM BANJAR | Pempek atau empek empek, merupakan makanan khas Palembang, makanan ini memiliki Varian rasa yang berbeda dengan makanan lainnya seperti bakso, cilok dan lain lain. Ciri khas dari Makanan Pempek ini yaitu pada Kuahnya yang terbuat dari gula aren, yang disebut dengan Cuko. Makanan yang sudah ada sejak abad 16 ini, memiliki variasi […]

  • Struktur DPC PSI Kotawaringin Barat Resmi Terbentuk di Enam Kecamatan

    Struktur DPC PSI Kotawaringin Barat Resmi Terbentuk di Enam Kecamatan

    • 1Komentar

    Penulis: RJP Percaturan Politik yang kian marak, dalam kurun waktu menata posisi dan kelayakan. Kota Waringin Barat berhasil mengatur komposisi DPC PSI. Resmi terbentuk di Enam Kecamatan. HITVBERITA.COM | KOTA WARINGIN BARAT – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) resmi terbentuk di enam kecamatan. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris […]

  • Datangi Kantor KPU, Pj Bupati Purwakarta Monitoring Tahapan Pendaftaran Pilkada

    Datangi Kantor KPU, Pj Bupati Purwakarta Monitoring Tahapan Pendaftaran Pilkada

    • 0Komentar

    Pj Bupati Purwakarta, Benni Irwan saat diwawancarai awak media. (dok/foto/raffa) HiTvBerita.VOM | Purwakarta – Penjabat Bupati Purwakarta, Benni Irwan mengunjungi kantor KPUD setempat dalam rangka memastikan kesiapan dan situasi di KPU Purwakarta pada hari pertama pendaftaran pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) Purwakarta pada Pilkada 2024. “Pagi ini saya hadir di kantor […]

  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Di Kabupaten Sukabumi

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Di Kabupaten Sukabumi

    • 0Komentar

    Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, hari Jumat siang tadi, (6/12/2024), melakukan peninjauan ke salah satu lokasi terdampak bencana yang berada di Kampung Cihonje Desa Sukamaju Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi. (Dok/Foto/AR) HITVBERITA.COM | SUKABUMI – Kehadiran Wapres ke lokasi terdampak bencana itu di dampingi Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin dan Kepala BNPB Suharyanto […]

expand_less