Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Mobil SPPG Tabrak Siswa di Cilincing, Fahira Idris Minta Pemerintah Lakukan Investigasi Menyeluruh dan Perkuat SOP Operasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • print Cetak

 

Penulis: Bainana Bahthy

Insiden kecelakaan yang melibatkan mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di SDN Kalibaru I, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis pagi, 11 Desember 2025, memunculkan gelombang keprihatinan dari berbagai kalangan. Kendaraan operasional milik program layanan gizi tersebut dilaporkan menabrak sejumlah siswa serta seorang guru saat memasuki area sekolah. Sejumlah siswa mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

JAKARTA | HITV — Anggota DPD RI asal DKI Jakarta, Fahira Idris, menyatakan duka mendalam atas kejadian itu. Ia menyebut insiden tersebut bukan hanya tragedi kemanusiaan, tetapi juga indikasi adanya celah serius dalam mekanisme pengawasan dan operasional layanan publik di lingkungan sekolah.

“Saya sangat prihatin dan berduka atas kejadian tragis ini. Semoga seluruh korban segera pulih dan keluarga mereka diberikan keteguhan menghadapi situasi sulit ini,” ujar Fahira dalam keterangannya di Kompleks Parlemen, Senayan.

Menurut Fahira, penanganan terhadap korban merupakan prioritas mutlak. Ia menekankan bahwa seluruh korban harus mendapatkan perawatan medis terbaik hingga benar-benar pulih. Selain itu, keluarga korban perlu memperoleh pendampingan administrasi, informasi yang jelas mengenai kondisi korban, serta dukungan psikologis.

Desak Investigasi Menyeluruh

Fahira meminta aparat kepolisian melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Ia menilai penegakan hukum harus memastikan ada transparansi atas seluruh unsur yang berpotensi memicu insiden, mulai dari kelalaian manusia hingga faktor teknis kendaraan.

Dalam laporan awal, pengemudi yang membawa mobil tersebut diketahui merupakan sopir pengganti, bukan sopir tetap. Bagi Fahira, informasi ini penting untuk ditelusuri lebih lanjut, terutama terkait kelayakan pengemudi serta kepatuhan terhadap prosedur operasional yang telah ditetapkan.

Perlu Audit Standar Operasional SPPG

SENATOR yang dikenal aktif menyuarakan isu perlindungan anak ini menilai insiden tersebut menuntut evaluasi fundamental terhadap standar operasional pelayanan gizi di sekolah-sekolah. Audit menyeluruh, menurutnya, harus mencakup:

• mekanisme rekrutmen dan verifikasi kompetensi sopir,

• standar pelatihan dan pemeriksaan kesehatan pengemudi,

• pengecekan rutin kelayakan kendaraan sebelum digunakan,

•serta kepatuhan sopir dan mitra pelaksana terhadap prosedur pengantaran ke sekolah.

Ia menekankan bahwa kendaraan operasional yang memasuki kawasan pendidikan membawa risiko tersendiri sehingga harus dikelola dengan tingkat kehati-hatian tinggi.

Pengawasan terhadap Mitra Pelaksana

KARENA kendaraan dan sopir berada di bawah tanggung jawab mitra penyelenggara SPPG, Fahira meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperketat pengawasan. Menurutnya, tidak boleh ada celah dalam proses rekrutmen sopir maupun perawatan kendaraan.

“Pengawasan terhadap mitra harus diperkuat, termasuk memastikan seluruh aspek operasional benar-benar sesuai standar. Setiap bentuk kelalaian yang melibatkan keselamatan anak tidak boleh ditoleransi,” tegasnya.

Penataan Akses Kendaraan di Sekolah

FAHIRA juga menyoroti perlunya evaluasi tata ruang dan pengaturan lalu lintas internal di lingkungan sekolah. Ia menilai area sekolah harus menjadi zona aman bagi anak, sehingga kendaraan yang tidak memiliki urgensi untuk masuk ke halaman sekolah sebaiknya hanya berhenti di titik tertentu yang telah diatur.

Peninjauan ulang jalur masuk kendaraan operasional, titik bongkar muat barang, serta pengawasan petugas sekolah dinilai mendesak untuk mencegah potensi kecelakaan serupa.

Dampingan Psikologis Sangat Dibutuhkan

SELAIN penanganan fisik, Fahira menekankan pentingnya pendampingan psikologis. Ia menyebut insiden semacam ini dapat meninggalkan trauma pada korban dan pada siswa lain yang menyaksikan kejadian.

“Pemulihan psikologis harus menjadi bagian integral dari penanganan. Anak-anak harus dipastikan merasa aman kembali di lingkungan sekolah,” katanya.

Dorong Perbaikan Sistemik

DI penghujung pernyataannya, Fahira menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh. Ia berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama mitra penyelenggara program SPPG segera mengevaluasi seluruh tahapan operasional guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Evaluasi dan perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh dan tuntas. Keselamatan anak adalah prioritas utama dan tidak boleh ada kompromi dalam urusan ini,” ujarnya menutup. (/*/*/)

Editor: AYS
Sumber: Musa — Bang Japar

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menelusuri Gang-Gang Sempit Demi Rasa Aman

    Menelusuri Gang-Gang Sempit Demi Rasa Aman

    • 0Komentar

    Penulis: M. SAIPUL Pagi baru saja menanjak ketika tiga anggota kepolisian dari Polsek Meral mulai menapaki lorong-lorong sempit yang membelah kawasan padat di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Jalan A. Yani, Gang Dirgahayu, Kampung Padi, Gang Lupus, hingga Bukit Galang menjadi titik awal pergerakan mereka. Langkah mereka mantap. Sesekali berhenti, menegur warga yang melintas, […]

  • Pembersihan Gorong-gorong di Jalan Raya Marunda oleh SDA Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara

    Pembersihan Gorong-gorong di Jalan Raya Marunda oleh SDA Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara

    • 0Komentar

    Guna mengantisipasi potensi genangan air akibat musim penghujan, Kasatpel Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sopiyan, memimpin langsung pembersihan gorong-gorong di akses Jalan Raya Marunda, tepatnya di depan PT Delta Depo Kontainer, hari Selasa, tanggal 10 November 2024. (Dok/Foto/Sunang) HITVBERITA.COM | JAKARTA — Kegiatan yang dimulai Pukul 13.00 WIB hingga selesai itu melibatkan […]

  • Beras SPHP Rp50 Ribu, Polsek Meral Gelar Pasar Murah di Tujuh Titik

    Beras SPHP Rp50 Ribu, Polsek Meral Gelar Pasar Murah di Tujuh Titik

    • 0Komentar

    Polsek Meral, Polres Karimun, menggelar pasar murah beras Bulog jenis SPHP di sejumlah titik di Kecamatan Meral dan Meral Barat, Jumat (23/1/2026), sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pangan. KARIMUN | HITV – Kepolisian Sektor (Polsek) Meral Polres Karimun Polda Kepri menggelar kegiatan Pasar Murah subsidi beras Bulog […]

  • Bupati Barru: Statistik Dasar Perumusan Kebijakan Pembangunan

    Bupati Barru: Statistik Dasar Perumusan Kebijakan Pembangunan

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Pentingnya data statistik yang akurat dan terpercaya sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan, karena data yang valid merupakan kompas untuk menentukan arah pembangunan. HITVBERITA.COM | Barru – Hal ini disampaikan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., secara resmi membuka Seminar Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) […]

  • 25.000 Penonton Padati Gempita Belitung, Wika Salim dan Kejuaraan Aquabike Bawa Belitung Mendunia

    25.000 Penonton Padati Gempita Belitung, Wika Salim dan Kejuaraan Aquabike Bawa Belitung Mendunia

    • 0Komentar

    BELITUNG | HITV — Ajang Gempita Belitung 2025 kembali mencatat sejarah dengan menghadirkan lebih dari 25.000 penonton yang memenuhi lokasi acara. Antusiasme masyarakat lokal maupun wisatawan menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap gelaran hiburan dan sport tourism yang terus berkembang di Belitung. Acara ini terasa semakin istimewa karena dirangkaikan dengan perhelatan Kejuaraan Aquabike Internasional, yang menghadirkan para […]

  • Silvanus Dio, Suara Lantang Dayak Manuhing Menuntut Plasma Sawit

    Silvanus Dio, Suara Lantang Dayak Manuhing Menuntut Plasma Sawit

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Gunung Mas – Sosok Silvanus Dio, pemuda Dayak Manuhing dari Tumbang Talaken, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dikenal sebagai figur yang lantang memperjuangkan hak-hak komunitasnya. Dio disegani terutama karena sikapnya yang tegas dan konsisten membela utus—suku dan tanah kelahirannya, terutama soal tuntutan plasma 20 persen dari luas perkebunan kelapa sawit. Di kampung halamannya, Dio […]

expand_less