Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Jejak Surat 2006 dan Memo 2009 Disorot, Hengki Amber Garu Bantah Seluruh Tuduhan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

Isu mengenai dugaan keterkaitan antara surat resmi Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) dan memo dinas era kepemimpinan Zain Alkim kembali mencuat.

JAKARTA | HITV— Nama Hengki Amber Garu pun disebut-sebut dalam pusaran polemik itu, khususnya terkait kerja sama angkutan batu bara di wilayah operasional PT Adaro Energy Indonesia Tbk.

Redaksi berupaya menghadirkan pemberitaan berimbang dengan mengonfirmasi langsung kepada pihak-pihak yang disebut.

Klarifikasi Hengki: “Semuanya Ngawur”

Dalam percakapan pesan singkat pada Senin (23/2/2026), redaksi mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Hengki terkait kapasitasnya dalam rapat yang difasilitasi di ruang rapat Bupati Bartim, serta dugaan keterkaitannya dengan Memo Dinas 2006 maupun Memo bertanggal 23 Februari 2009.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Hengki tidak memberikan penjelasan substantif. Ia menyebut informasi yang beredar sebagai “ngawur” dan “fitnah”.

> “Yang saya anggap makin ngawur saya tidak ada tanggapan… semuanya,” tulis Hengki.

Ia juga menyarankan agar redaksi menanyakan langsung kepada pihak lain, termasuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar Tanjung dan Bartim. Saat ditanya bagian mana yang dianggap tidak benar, ia menjawab singkat, “Semuanya.”

Hengki tidak memberikan penjelasan detail mengenai dugaan pembagian hasil, mekanisme kerja sama, maupun kesiapan membuka dokumen apabila dilakukan audit hukum.

Versi Zain Alkim: Bukan Memo, Melainkan Surat Resmi

Sementara itu, mantan Bupati Bartim, Zain Alkim, saat dikonfirmasi pada Minggu (22/2/2026), memberikan keterangan berbeda.

Zain menegaskan bahwa pada tahun 2006 pihaknya tidak mengeluarkan “memo dinas”, melainkan surat resmi Pemkab Bartim yang ditujukan kepada PT Adaro Energy Indonesia Tbk terkait permohonan kemitraan angkutan batu bara.

Menurutnya, surat tersebut tidak pernah mendapatkan jawaban, baik secara lisan maupun tertulis.

> “Karena saat itu kami belum memiliki workshop, apalagi unit kendaraan angkutnya,” ujar Zain melalui sambungan telepon.

Ia menjelaskan, kondisi Perusahaan Daerah (Perusda) Bartim yang didirikan pada 2005 memang belum memenuhi kualifikasi untuk mengerjakan proyek kemitraan angkutan batu bara.

Namun, muncul informasi dari sumber lain yang menyebut adanya Memo Dinas bertanggal 23 Februari 2009 yang diduga menjadi dasar operasional kerja sama lanjutan.

Dugaan Alur Kerja Sama: 2007–2017

Berdasarkan penelusuran lapangan dan keterangan sejumlah sumber:

Surat resmi tahun 2006 disebut-sebut didelegasikan kepada Hengki untuk dibawa ke PT BUMA.

Pada kurun 2007–2008, diduga terjadi kerja sama pengadaan lima unit tronton roda 10 kapasitas 30 ton yang beroperasi selama lima bulan.

Setelah periode itu, pengelolaan disebut tidak lagi melalui Perusda, melainkan langsung ditangani Hengki.

Kerja sama disebut berlanjut hingga 2017, dengan peningkatan armada dari tronton menjadi trailer gandeng berkapasitas 120 ton.

Sumber menyebut, selama sistem kontrak berjalan (2009–2017), pendapatan kotor disebut mencapai Rp 24 miliar per bulan. Kemudian, sejak 2017, pola kerja sama berubah menjadi sistem Dana Bagi Hasil (DBH) hingga 2025, dengan nilai yang disebut mencapai Rp 11 miliar per bulan.

Namun, seluruh angka tersebut masih berupa klaim sumber dan belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Hengki maupun perusahaan terkait.

Perubahan Pola Kemitraan dan Bubarnya Perusda

Informasi lain menyebutkan bahwa sejak 2017, pengangkutan batu bara tidak lagi disubkontrakkan dan dilakukan langsung oleh perusahaan tambang. Perubahan dari sistem kontrak ke DBH disebut memicu pertanyaan publik mengenai transparansi dan dasar hukum kerja sama sebelumnya.

Sumber juga mempertanyakan pembubaran Perusda pada 2012 serta relevansinya dengan skema kerja sama angkutan batu bara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi yang mengaitkan pembubaran Perusda dengan kerja sama tersebut.

Ruang Klarifikasi Masih Terbuka

Redaksi menegaskan bahwa seluruh informasi yang bersumber dari keterangan lapangan masih membutuhkan verifikasi lebih lanjut, termasuk dari:

Manajemen PT Adaro Energy Indonesia Tbk

Pihak PT BUMA

Pemerintah Kabupaten Barito Timur

Prinsip cover both sides tetap dijaga. Pihak Hengki Amber Ga8ru masih diberikan ruang klarifikasi apabila di kemudian hari bersedia menyampaikan penjelasan lebih rinci, termasuk apabila terdapat dokumen yang dapat memperjelas duduk perkara.

Polemik ini menunjukkan pentingnya transparansi dalam tata kelola kemitraan sektor pertambangan, terutama ketika melibatkan badan usaha milik daerah dan potensi pendapatan publik dalam skala besar.

Publik kini menunggu: apakah polemik ini akan berhenti pada bantahan, atau berlanjut pada proses klarifikasi hukum yang lebih formal. (\•/)

Editor: AYS
Data: Dari Berbagai Sumber

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Akrab Kapolda Babel Bincang Dengan Babinsa Saat Cek TPS, “Anaknya Jadi Polisi, Bapaknya Tentara, Soliditaskan”

    Momen Akrab Kapolda Babel Bincang Dengan Babinsa Saat Cek TPS, “Anaknya Jadi Polisi, Bapaknya Tentara, Soliditaskan”

    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Babel – Momen kedekatan dan kekeluargaan TNI-Polri terekam saat Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo melakukan pengecekan pentahapan pemungutan suara Pilkada 2024 di TPS 005 Kelurahan Kampung Dul Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah kemarin. Kapolda yang sempat singgah dirumah salah satu masyarakat, berjumpa dengan seorang Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang sedang bertugas […]

  • Bazar Kampung Ramadhan di Dabo Jadi Ruang Hidup Ekonomi Kerakyatan, UMKM Didorong Naik Kelas

    Bazar Kampung Ramadhan di Dabo Jadi Ruang Hidup Ekonomi Kerakyatan, UMKM Didorong Naik Kelas

    • 0Komentar

    Aktivitas ekonomi berbasis kerakyatan kembali menemukan ruangnya di Dabo. Mulai Jumat (6/2/2026), Bazar Kampung Ramadhan yang dipadukan dengan Arena Fantasi Anak resmi digelar sebagai upaya mendorong perputaran ekonomi lokal, khususnya bagi pelakuusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama bulan suci Ramadhan. DABO | HITV— Kegiatan ini dirancang sebagai ruang temu antara produsen lokal dan konsumen, […]

  • Dana BOS SMAN 5 Terbuka Depok Disoal, Pernyataan Guru Soal “Siswa Siluman” Tuai Kecaman

    Dana BOS SMAN 5 Terbuka Depok Disoal, Pernyataan Guru Soal “Siswa Siluman” Tuai Kecaman

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Pernyataan kontroversial terlontar dari mulut seorang guru sekaligus pengelola SMAN 5 Terbuka Depok. Sunarto, S.Pd, dalam sebuah wawancara dengan media, menyebut sebagian peserta didik SMA Terbuka sebagai “siswa siluman”. HITVBERITA.COM | Depok – Ucapan itu disampaikan Sunarto, saat dirinya menjawab pertanyaan wartawan terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 5 […]

  • Menteri Desa Menginap di Rumah Warga, Dengarkan Langsung Suara dari Pedalaman Lamandau

    Menteri Desa Menginap di Rumah Warga, Dengarkan Langsung Suara dari Pedalaman Lamandau

    • 0Komentar

    Penulis Kistolani Mangun Jaya Untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI menginap di pelosok Lamandau. H. Yandri Susanto, S.Pt, M.Pd, yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah, memilih bermalam di rumah warga di Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Minggu (3/8/2025). HITVBERITA.COM | Lamandau –Langkah yang […]

  • Kegiatan MPLS di TK Harapan Setu, Cipayung Jakarta Timur

    Kegiatan MPLS di TK Harapan Setu, Cipayung Jakarta Timur

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM JAKARTA | Taman Kanak Kanak merupakan Lembaga Prasekolah dengan pendekatan pendidikan tradisional berbasis bermain. Taman Kanak kanak ini merupakan pendidikan anak usia dini dalam bentuk pendidikan formal, yang diperuntukkan untuk anak anak berusia 4 sampai 6 tahun. Kurikulum Taman Kanak ini, ditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan,untuk pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani, agar anak […]

  • Apresiasi GPIB untuk Dharma Jaya: Mengenalkan Ketahanan Pangan Sejak Bangku Sekolah

    Apresiasi GPIB untuk Dharma Jaya: Mengenalkan Ketahanan Pangan Sejak Bangku Sekolah

    • 0Komentar

    Ketua Umum DPP Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), Ir. Agung Karang, mengapresiasi langkah Perumda Dharma Jaya yang membuka ruang pembelajaran langsung bagi para pelajar melalui program kunjungan edukatif ke fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH) Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. JAKARTA, HITV — Menurut Agung, pendidikan tidak cukup hanya berlangsung di ruang kelas. Siswa perlu diperkenalkan pada […]

expand_less