Rabu, 29 Apr 2026
light_mode

Kolaborasi Corporate University dan Perguruan Tinggi: Semua Untung, Tidak Ada yang Rugi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • print Cetak

Oleh:
Prof. Dr. Ir. H. Nandan Limakrisna, MM, CMA, CFRM

Beberapa tahun terakhir banyak perusahaan besar membangun Corporate University sebagai pusat pelatihan karyawan. Tujuannya jelas: menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

NAMUN muncul pertanyaan sederhana yang jarang dibahas: mengapa Corporate University harus berdiri sendiri, terpisah dari perguruan tinggi?

Padahal jika dilihat secara rasional, kerja sama antara perusahaan dan perguruan tinggi justru akan jauh lebih efisien dan berdampak luas.

Bayangkan jika perusahaan seperti KAI, PLN, BUMN perkebunan, kehutanan, atau perusahaan besar lainnya menjadikan perguruan tinggi sebagai bagian dari sistem Corporate University mereka. Program pelatihan tidak perlu dibangun dari nol di lingkungan perusahaan, tetapi dapat dilakukan melalui kolaborasi langsung dengan kampus.

Mahasiswa sejak awal dapat dibentuk sesuai kebutuhan industri. Kurikulum dirancang bersama antara akademisi dan praktisi perusahaan. Mahasiswa mendapatkan pengalaman magang, praktik kerja, hingga proyek nyata selama masa kuliah.

Ketika lulus, mereka tidak lagi menjadi lulusan yang bingung mencari pekerjaan, tetapi sudah menjadi calon tenaga profesional yang siap bekerja.

Perusahaan juga memperoleh keuntungan besar. Mereka tidak perlu lagi melakukan proses rekrutmen panjang dan pelatihan dasar yang memakan biaya besar, karena calon karyawan sudah dipersiapkan sejak di bangku kuliah.

Perguruan tinggi juga diuntungkan. Kampus tidak lagi kesulitan menarik mahasiswa, karena masyarakat melihat adanya jalur yang jelas antara pendidikan dan dunia kerja.

Jika sistem ini diterapkan secara luas, semua pihak memperoleh manfaat.

Perguruan tinggi mendapatkan mahasiswa lebih banyak karena program pendidikannya relevan dengan dunia industri.

Perusahaan mendapatkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Mahasiswa memperoleh kepastian masa depan yang lebih jelas.
UMKM di sekitar kampus juga dapat terlibat dalam ekosistem ekonomi yang terbentuk.

Pemerintah pun tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk mengatasi masalah pengangguran lulusan perguruan tinggi, karena sistem pendidikan sudah terhubung langsung dengan kebutuhan industri.

Dengan kata lain, semua pihak mendapatkan keuntungan.

Perguruan tinggi maju.
Perusahaan kuat.
Mahasiswa siap kerja.
Ekonomi daerah bergerak.
Pemerintah terbantu.

Jika demikian, pertanyaan yang patut kita renungkan bersama adalah: siapa yang rugi dari kolaborasi seperti ini?

Jawabannya sederhana: tidak ada yang rugi.

Yang ada justru peluang besar untuk membangun sistem pendidikan dan ekonomi yang lebih efisien, lebih relevan, dan lebih berdampak bagi bangsa.

Sudah saatnya dunia pendidikan tinggi dan dunia usaha tidak berjalan sendiri-sendiri. Ketika keduanya saling terhubung dalam satu ekosistem yang produktif, perguruan tinggi tidak hanya mencetak sarjana, tetapi menjadi penggerak nyata pembangunan ekonomi bangsa. (\•/)

Penulis adalah seorang akademisi dan pakar manajemen terkemuka di Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Guru Besar (Professor) Manajemen di Universitas Persada Indonesia Y.A.I (UPI Y.A.I)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem Keamanan Informasi Pemkab Purwakarta Masuk TOP 50 BSSN RI

    Sistem Keamanan Informasi Pemkab Purwakarta Masuk TOP 50 BSSN RI

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Purwakarta – Sistem keamanan informasi Pemerintah Kabupaten Purwakarta, atau Kabupaten Purwakarta-Computer Security Incident Response Team (PurwakartaKab-CSIRT) yang ditetapkan oleh Bupati Purwakarta dalam Keputusan Bupati Purwakarta Nomor: 491.05/Kep.438-Diskominfo/2022 tentang pembentukan tim tanggap insiden keamanan komputer Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Belum lama ini, Pemkab Purwakarta melalui jajaran Diskominfo Kabupaten Purwakarta yang telah mengetengahkan terciptanya sistem keamanan […]

  • Perbedaan Penanganan Kasus Lahan di Desa Tinjul Singkep Barat Diduga Tidak Berimbang!

    Perbedaan Penanganan Kasus Lahan di Desa Tinjul Singkep Barat Diduga Tidak Berimbang!

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Sengketa lahan di Desa Tinjul, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, yang melibatkan dua pihak dengan klaim kepemilikan atas sebidang tanah perkebunan kelapa sawit, kini menjadi sorotan publik. HITVBERITA.COM | Lingga– Diketahui bahwa proses penyelesaian kasus lahan di Desa Tinjul yang sedang berlangsung tersebut, kini mendapat perhatian masyarakat luas setelah terungkap adanya dugaan […]

  • Semangat 17 Agustus Menggema di SMAN 4 Depok

    Semangat 17 Agustus Menggema di SMAN 4 Depok

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Mentari pagi baru saja muncul ketika halaman SMAN 4 Depok dipenuhi para siswa dengan seragam putih abu-abu yang rapi. Senin (17/8), tepat pukul 07.00 WIB, upacara peringatan HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dimulai dengan khidmat. HITVBERITA.COM | Depok – Barisan siswa dari kelas X hingga XII, para guru, serta tenaga kependidikan […]

  • MIO, APIKI, IPJI, GPIB, dan PWOIN Bangun Ekosistem Kolaboratif Media Berbasis Pendidikan Publik

    MIO, APIKI, IPJI, GPIB, dan PWOIN Bangun Ekosistem Kolaboratif Media Berbasis Pendidikan Publik

    • 0Komentar

    Dalam acara pertemuan silaturahmi strategis yang digelar Pimpinan Pusat Media Independen Online Indonesia (MIO) Indonesia, terdapat kesepakatan kerjasama penting antar lembaga, melibatkan MIO Indonesia, Aliansi Perdagangan Industri Kreatif Indonesia (APIKI), Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), serta Persatuan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN). JAKARTA | HITV — Kesepakatan ini menyatukan […]

  • PP MIO Indonesia Revisi Struktur Kepengurusan 2022–2027, Perkuat Konsolidasi Internal

    PP MIO Indonesia Revisi Struktur Kepengurusan 2022–2027, Perkuat Konsolidasi Internal

    • 0Komentar

    Pengurus Pusat Media Independen Online (PP MIO) Indonesia menggelar rapat terbatas untuk membahas agenda strategis organisasi sekaligus mengumumkan Surat Keputusan (SK) revisi struktur kepengurusan dan personalia periode 2022–2027. JAKARTA | HITV— Rapat ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal PP MIO Indonesia guna memperkuat efektivitas organisasi di tengah dinamika ekosistem media nasional. Rapat terbatas tersebut […]

  • Kangkangi Sejumlah Regulasi, Praktik Penjualan Seragam di MTsN 3 Purwakarta Jadi Sorotan

    Kangkangi Sejumlah Regulasi, Praktik Penjualan Seragam di MTsN 3 Purwakarta Jadi Sorotan

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Sekolah MTs Negeri 3 Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, diduga kangkangi sejumlah regulasi pemerintah tentang pengelolaan dan penyelenggaraan satuan pendidikan. Hal ini terpantau dengan berlangsungnya praktik penjualan seragam di sekolah yang di bawah naungan Kemenag Purwakarta, dalam satu dekade terakhir. HITVBERITA.COM | Purwakarta – Padahal, larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) […]

expand_less