Senin, 10 Agu 2026
light_mode

Kolaborasi Corporate University dan Perguruan Tinggi: Semua Untung, Tidak Ada yang Rugi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • print Cetak

Oleh:
Prof. Dr. Ir. H. Nandan Limakrisna, MM, CMA, CFRM

Beberapa tahun terakhir banyak perusahaan besar membangun Corporate University sebagai pusat pelatihan karyawan. Tujuannya jelas: menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

NAMUN muncul pertanyaan sederhana yang jarang dibahas: mengapa Corporate University harus berdiri sendiri, terpisah dari perguruan tinggi?

Padahal jika dilihat secara rasional, kerja sama antara perusahaan dan perguruan tinggi justru akan jauh lebih efisien dan berdampak luas.

Bayangkan jika perusahaan seperti KAI, PLN, BUMN perkebunan, kehutanan, atau perusahaan besar lainnya menjadikan perguruan tinggi sebagai bagian dari sistem Corporate University mereka. Program pelatihan tidak perlu dibangun dari nol di lingkungan perusahaan, tetapi dapat dilakukan melalui kolaborasi langsung dengan kampus.

Mahasiswa sejak awal dapat dibentuk sesuai kebutuhan industri. Kurikulum dirancang bersama antara akademisi dan praktisi perusahaan. Mahasiswa mendapatkan pengalaman magang, praktik kerja, hingga proyek nyata selama masa kuliah.

Ketika lulus, mereka tidak lagi menjadi lulusan yang bingung mencari pekerjaan, tetapi sudah menjadi calon tenaga profesional yang siap bekerja.

Perusahaan juga memperoleh keuntungan besar. Mereka tidak perlu lagi melakukan proses rekrutmen panjang dan pelatihan dasar yang memakan biaya besar, karena calon karyawan sudah dipersiapkan sejak di bangku kuliah.

Perguruan tinggi juga diuntungkan. Kampus tidak lagi kesulitan menarik mahasiswa, karena masyarakat melihat adanya jalur yang jelas antara pendidikan dan dunia kerja.

Jika sistem ini diterapkan secara luas, semua pihak memperoleh manfaat.

Perguruan tinggi mendapatkan mahasiswa lebih banyak karena program pendidikannya relevan dengan dunia industri.

Perusahaan mendapatkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Mahasiswa memperoleh kepastian masa depan yang lebih jelas.
UMKM di sekitar kampus juga dapat terlibat dalam ekosistem ekonomi yang terbentuk.

Pemerintah pun tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk mengatasi masalah pengangguran lulusan perguruan tinggi, karena sistem pendidikan sudah terhubung langsung dengan kebutuhan industri.

Dengan kata lain, semua pihak mendapatkan keuntungan.

Perguruan tinggi maju.
Perusahaan kuat.
Mahasiswa siap kerja.
Ekonomi daerah bergerak.
Pemerintah terbantu.

Jika demikian, pertanyaan yang patut kita renungkan bersama adalah: siapa yang rugi dari kolaborasi seperti ini?

Jawabannya sederhana: tidak ada yang rugi.

Yang ada justru peluang besar untuk membangun sistem pendidikan dan ekonomi yang lebih efisien, lebih relevan, dan lebih berdampak bagi bangsa.

Sudah saatnya dunia pendidikan tinggi dan dunia usaha tidak berjalan sendiri-sendiri. Ketika keduanya saling terhubung dalam satu ekosistem yang produktif, perguruan tinggi tidak hanya mencetak sarjana, tetapi menjadi penggerak nyata pembangunan ekonomi bangsa. (\•/)

Penulis adalah seorang akademisi dan pakar manajemen terkemuka di Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Guru Besar (Professor) Manajemen di Universitas Persada Indonesia Y.A.I (UPI Y.A.I)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Dewan Adat Bamus Betawi Nilai Pernyataan Jalih Pitoeng Salah Alamat dan Berpotensi Menghakimi

    LBH Dewan Adat Bamus Betawi Nilai Pernyataan Jalih Pitoeng Salah Alamat dan Berpotensi Menghakimi

    • 0Komentar

    Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Dewan Adat Bamus Betawi menyayangkan pernyataan Ketua Umum FORMASI, Jalih Pitoeng, yang menyeret nama Dewan Adat Bamus Betawi dalam polemik dugaan penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). JAKARTA, HITV — Ketua LBH Dewan Adat Bamus Betawi, Sapto Wibowo S, SH, menilai pernyataan yang beredar di salah satu media online […]

  • WRC–PAN RI Adukan Penanganan Perkara Hj. Sanawiyah ke Propam Polri

    WRC–PAN RI Adukan Penanganan Perkara Hj. Sanawiyah ke Propam Polri

    • 0Komentar

    Lembaga Pemerhati Watch Relation of Corruption – Pengawas Aset Negara (WRC–PAN RI) melayangkan pengaduan resmi kepada Divisi Propam Mabes Polri dan Propam Polda Kalimantan Selatan terkait dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan perkara hukum yang menjerat Hj. Sanawiyah. Pengaduan itu disampaikan pada Kamis (4/12/2025). BANJAR | HITVberita — Dalam laporan tersebut, WRC–PAN RI menilai proses penyidikan […]

  • Timgab Polda Babel Kembali Bongkar Pondok Yang Disinyalir Jadi Tempat Konsumsi Narkoba Di Pangkalpinang

    Timgab Polda Babel Kembali Bongkar Pondok Yang Disinyalir Jadi Tempat Konsumsi Narkoba Di Pangkalpinang

    • 0Komentar

    HITVBERITA COM | Babel – Direktorat Resnarkoba Polda Bangka Belitung kembali melakukan pembongkaran pondok yang disinyalir digunakan sebagai tempat untuk mengonsumsi narkoba, Rabu (28/1/26). Lokasi tersebut berada dikawasan tambang di Tanjung Bunga Kelurahan Temberan Pangkalpinang. Dir Resnarkoba Polda Babel Kombes Pol Ronald F Sipayung mengatakan pembongkaran dilakukan usai pihaknya menerima informasi masyarakat terkait aktivitas penyalahgunaan […]

  • Deklarasikan Dukungan kepada Paslon Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian Dari Keluarga Besar LSM Kompak Purwakarta

    Deklarasikan Dukungan kepada Paslon Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian Dari Keluarga Besar LSM Kompak Purwakarta

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦|Purwakarta – Ketua DPC LSM Kompak Kabupaten Purwakarta, Luthfi Bamala siap memperjuangkan pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut 2, yakni Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian menjadi pemenang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Purwakarta 2024. Hal itu diketahui dalam agenda Deklarasi Relawan DPC LSM Kompak Kabupaten Purwakarta yang digelar di Aula Kediaman Rumah H. Yetty yang […]

  • Om Zein Rencanakan Penyelesaian Jalur Lingkar Barat pada 2026

    Om Zein Rencanakan Penyelesaian Jalur Lingkar Barat pada 2026

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, tengah merancang penyelesaian pembangunan Jalur Lingkar Barat yang diharapkan dapat terealisasi pada tahun 2026. Jalur ini memiliki sejarah panjang dalam membuka aksesibilitas dan meningkatkan perekonomian wilayah Purwakarta, khususnya Kecamatan Sukasari. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Sebelumnya, Kabupaten Purwakarta menghadapi tantangan keterbatasan infrastruktur […]

  • Bupati Tasikmalaya dan Karang Taruna Gelar Penanaman Mangrove di Pantai Cipatujah

    Bupati Tasikmalaya dan Karang Taruna Gelar Penanaman Mangrove di Pantai Cipatujah

    • 0Komentar

    Penulis: Indra Mulyadi Upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir pantai,  Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menggelar kegiatan penanaman pohon mangrove di kawasan Pantai Cipatujah, Desa Cikawung Ading, Kecamatan Cipatujah, Rabu (27/08/2025). HITVBERITA.COM | Tasikmalaya – Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, bersama Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya, melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove, diikuti ratusan peserta yang terdiri dari […]

expand_less