Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pedagang Los Daging Pasar Bawah Unjuk Rasa, Protes Surat Edaran DisPertaPang Kota Bukittinggi!

Pedagang Los Daging Pasar Bawah Unjuk Rasa, Protes Surat Edaran DisPertaPang Kota Bukittinggi!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
  • visibility 32
  • print Cetak

HiTvBerita.COM | Bukittinggi – Sejumlah pedagang los daging di Pasar Bawah Kota Bukittinggi, melakukan unjuk rasa di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi, pada hari Senin, 12 Agustus 2024.

Diketahui bahwa para pedagang di los daging Pasar Bawah, rela tidak berjualan pada hari itu, karena demi menyuarakan keresahan hati mereka, atas adanya ketentuan dari Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapang) Kota Bukittinggi yang dianggap telah mempersulit aktivitas mereka selaku pedagang daging di los Pasar Bawah Bukit Tinggi.

Aksi unjuk rasa itu, adalah sebagai akumulasi keresahan yang mendera para pedagang di los daging Pasar Bawah tersebut, yang pada beberapa hari sebelumnya memang sudah merasa tidak nyaman, dikarenakan adanya ketentuan yang disampaikan lewat surat edaran resmi dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi, yang mengharuskan adanya Surat Kesehatan Ternak yang diterbitkan dari daerah ternak tersebut berasal, sebelum hewan ternak itu masuk ke Rumah Potong Hewan (RPH).

Berdasarkan penelusuran HiTvBerita.COM diketahui bahwa transaksi yang selama ini terjadi antara penjual ternak dengan para pedagang daging hanya berupa “Surat Jual Beli’ saja yang didalamnya berisi keterangan tentang keadaan ternak yang diperjualbelikan tersebut, dan biasanya ada dokter hewan di Rumah Potong Hewan (RPH).

Namun sekarang dengan adanya ketentuan baru yang mengharuskan pedagang ternak melampirkan Surat “Keterangan Kesehatan Ternak” yang dikeluarkan dari daerah hewan ternak itu berasal, maka para pedagang daging pun merasa dipersulit dan akhirnya memicu terjadinya aksi demo massa tersebut.

Salah satu pedagang mengatakan, “Sekarang harus dilengkapi surat keterangan kesehatan ternak, kalau tidak ada, ternak tidak bisa masuk RPH, itu yang membuat kami rasanya dipersulit Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi,” kata pedagang itu menyampaikan ‘unek-uneknya’.

Sementara itu Ketua Persatuan Saudagar Daging (Persada) Pasar Bawah Kota Bukittinggi, Suheri, yang biasa dipanggil Pak Haji membenarkan terkait adanya ketentuan baru dari pemerintah yang menurutnya  sangat merumitkan para pedagang daging dalam proses jual beli di Pasar Bawah Kota Bukittinggi.

Dari info yang dikatakan Suheri, bahwa di daerah lain tidak ada yang berlakukan ketentuan seperti ini.

Suheri memperlihatkan surat edaran dari Dinas Pertanian dan Pangan No.520/14/DPP-RPHl/VIII/2024, Perihal: SOP Kedatangan Ternak di UPTD RPH Bukittinggi, dengan tujuan surat : Penyedia Ternak (Toke).

Dimana Isi surat tersebut diantaranya berbunyi bahwa: “kedatangan ternak yang akan dipotong di RPH paling lambat pada Pukul 17.00 WIB dan sudah harus dilengkapi dengan dokumen untuk diperiksa ante mortem oleh medik veteriner RPH. Dan menjelaskan bahwa setelah dokumen lengkap, ternak ditempatkan di kandang penampungan untuk di istirahatkan selama minimal 12 jam.

Terkait surat edaran ini bahkan dari pedagang yang beli ternak, sudah ada yang dipanggil polisi, atas dugaan menjual hewan ternak tidak baik, terlebih apabila tidak bisa menunjukkan bahwa ternak ini daging halal, surat keterangan identitas dan surat kesehatan ternak.

“Tidak mungkin pedagang dapat ternak hasil curian, “ungkap Suheri berikan alasan.

Aksi demo pedagang dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi di Jl. Syech M. Jamil Jambek No. 40 Bukittinggi hingga berlanjut ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Hendry, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi mengatakan, bahwa memang selama ini para pedagang kesulitan untuk mendapatkan Surat Keterangan Identitas Ternak dan Surat Keterangan Kesehatan Ternak dari daerah asal ternak,

“Dan kami dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi akan berkoordinasi dengan Provinsi, karena hal tersebut bukan kewenangan kami,” kata Hendry menjawab keresahan para pedagang.

(HI/Network)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sat Resnarkoba Polres Bangka Tengah Ringkus 3 Pemuda Warga Desa Lampur Usai Simpan Sabu 5,65 Gram

    Sat Resnarkoba Polres Bangka Tengah Ringkus 3 Pemuda Warga Desa Lampur Usai Simpan Sabu 5,65 Gram

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM-BANGKA TENGAH,Sat Resnarkoba Polres Bangka Tengah berhasil mengamankan tiga pemuda warga Desa Lampur Kabupaten Bangka Tengah pada Kamis (27/6/24) sore. Ketiga pemuda yang diamankan yakni WA alias Uyu (21), Fe alias Kiwir (23) dan AG alias Bolang (20). Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Jojo Sutarjo mengatakan ketiga pemuda ini diamankan di tempat pemandian […]

  • Kapolda Babel Keluarkan Surat Telegram Netralitas Anggota Polri Pada Pilkada Serentak 2024, Begini Isinya

    Kapolda Babel Keluarkan Surat Telegram Netralitas Anggota Polri Pada Pilkada Serentak 2024, Begini Isinya

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM|BABEL-Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung telah mengeluarkan petunjuk dan arahan kepada seluruh jajarannya terkait menjaga netralitas pada Pilkada Serentak 2024 mendatang. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah, Minggu (6/10/24). “Bapak Kapolda telah menerbitkan Surat Telegram terkait netralitas Polri yang tertuang dalam Surat Telegram Nomor STR/687/X/HUK.7.1/2024 tanggal 3 Oktober 2024,”kata […]

  • La Vita Da Grandi 2025 HDRip Dow𝚗load To𝚛rent

    La Vita Da Grandi 2025 HDRip Dow𝚗load To𝚛rent

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    ➡ TORRENT (MAGNET) Life as adults: director: Greta Scarano. Irene returns to her hometown to take care of her autistic brother Omar. But he doesn’t want to live with her. To help him reach independence and his dream of becoming a famous singer, Irene decides to follow an intensive acquisition course. Life as a great […]

  • Dana BOS SMAN 5 Terbuka Depok Disoal, Pernyataan Guru Soal “Siswa Siluman” Tuai Kecaman

    Dana BOS SMAN 5 Terbuka Depok Disoal, Pernyataan Guru Soal “Siswa Siluman” Tuai Kecaman

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Pernyataan kontroversial terlontar dari mulut seorang guru sekaligus pengelola SMAN 5 Terbuka Depok. Sunarto, S.Pd, dalam sebuah wawancara dengan media, menyebut sebagian peserta didik SMA Terbuka sebagai “siswa siluman”. HITVBERITA.COM | Depok – Ucapan itu disampaikan Sunarto, saat dirinya menjawab pertanyaan wartawan terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 5 […]

  • Aksi Driver Online di Hang Nadim, Grab Batam Absen Hadir

    Aksi Driver Online di Hang Nadim, Grab Batam Absen Hadir

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Penulis: S. Hrp Ratusan pengemudi transportasi daring mengepung Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (23/8/2025). Mereka memprotes ;,9-dugaan praktik semena-mena pihak Grab di area bandara. HITVBERITA.COM | Batam — Aksi itu dipicu insiden sehari sebelumnya, ketika seorang dispatcher Grab disebut membatalkan pesanan langsung dari ponsel penumpang. Peristiwa tersebut dianggap merugikan dan memicu kemarahan pengemudi. “Orderan pelanggan […]

  • Presiden RI Akan Berpihak ke Mana di Tengah Ancaman Perang Dunia Ketiga?

    Presiden RI Akan Berpihak ke Mana di Tengah Ancaman Perang Dunia Ketiga?

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

      Oleh: Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH Pakar Hukum Internasional, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Dewan Etik MIO Indonesia  Dunia saat ini berada pada fase paling genting sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua. Ketegangan geopolitik global tidak lagi sekadar wacana diplomatik, melainkan telah menjelma menjadi kesiapsiagaan militer nyata antara dua kekuatan besar dunia beserta blok […]

expand_less