Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Pedagang Los Daging Pasar Bawah Unjuk Rasa, Protes Surat Edaran DisPertaPang Kota Bukittinggi!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
  • print Cetak

HiTvBerita.COM | Bukittinggi – Sejumlah pedagang los daging di Pasar Bawah Kota Bukittinggi, melakukan unjuk rasa di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi, pada hari Senin, 12 Agustus 2024.

Diketahui bahwa para pedagang di los daging Pasar Bawah, rela tidak berjualan pada hari itu, karena demi menyuarakan keresahan hati mereka, atas adanya ketentuan dari Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapang) Kota Bukittinggi yang dianggap telah mempersulit aktivitas mereka selaku pedagang daging di los Pasar Bawah Bukit Tinggi.

Aksi unjuk rasa itu, adalah sebagai akumulasi keresahan yang mendera para pedagang di los daging Pasar Bawah tersebut, yang pada beberapa hari sebelumnya memang sudah merasa tidak nyaman, dikarenakan adanya ketentuan yang disampaikan lewat surat edaran resmi dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi, yang mengharuskan adanya Surat Kesehatan Ternak yang diterbitkan dari daerah ternak tersebut berasal, sebelum hewan ternak itu masuk ke Rumah Potong Hewan (RPH).

Berdasarkan penelusuran HiTvBerita.COM diketahui bahwa transaksi yang selama ini terjadi antara penjual ternak dengan para pedagang daging hanya berupa “Surat Jual Beli’ saja yang didalamnya berisi keterangan tentang keadaan ternak yang diperjualbelikan tersebut, dan biasanya ada dokter hewan di Rumah Potong Hewan (RPH).

Namun sekarang dengan adanya ketentuan baru yang mengharuskan pedagang ternak melampirkan Surat “Keterangan Kesehatan Ternak” yang dikeluarkan dari daerah hewan ternak itu berasal, maka para pedagang daging pun merasa dipersulit dan akhirnya memicu terjadinya aksi demo massa tersebut.

Salah satu pedagang mengatakan, “Sekarang harus dilengkapi surat keterangan kesehatan ternak, kalau tidak ada, ternak tidak bisa masuk RPH, itu yang membuat kami rasanya dipersulit Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi,” kata pedagang itu menyampaikan ‘unek-uneknya’.

Sementara itu Ketua Persatuan Saudagar Daging (Persada) Pasar Bawah Kota Bukittinggi, Suheri, yang biasa dipanggil Pak Haji membenarkan terkait adanya ketentuan baru dari pemerintah yang menurutnya  sangat merumitkan para pedagang daging dalam proses jual beli di Pasar Bawah Kota Bukittinggi.

Dari info yang dikatakan Suheri, bahwa di daerah lain tidak ada yang berlakukan ketentuan seperti ini.

Suheri memperlihatkan surat edaran dari Dinas Pertanian dan Pangan No.520/14/DPP-RPHl/VIII/2024, Perihal: SOP Kedatangan Ternak di UPTD RPH Bukittinggi, dengan tujuan surat : Penyedia Ternak (Toke).

Dimana Isi surat tersebut diantaranya berbunyi bahwa: “kedatangan ternak yang akan dipotong di RPH paling lambat pada Pukul 17.00 WIB dan sudah harus dilengkapi dengan dokumen untuk diperiksa ante mortem oleh medik veteriner RPH. Dan menjelaskan bahwa setelah dokumen lengkap, ternak ditempatkan di kandang penampungan untuk di istirahatkan selama minimal 12 jam.

Terkait surat edaran ini bahkan dari pedagang yang beli ternak, sudah ada yang dipanggil polisi, atas dugaan menjual hewan ternak tidak baik, terlebih apabila tidak bisa menunjukkan bahwa ternak ini daging halal, surat keterangan identitas dan surat kesehatan ternak.

“Tidak mungkin pedagang dapat ternak hasil curian, “ungkap Suheri berikan alasan.

Aksi demo pedagang dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi di Jl. Syech M. Jamil Jambek No. 40 Bukittinggi hingga berlanjut ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Hendry, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi mengatakan, bahwa memang selama ini para pedagang kesulitan untuk mendapatkan Surat Keterangan Identitas Ternak dan Surat Keterangan Kesehatan Ternak dari daerah asal ternak,

“Dan kami dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi akan berkoordinasi dengan Provinsi, karena hal tersebut bukan kewenangan kami,” kata Hendry menjawab keresahan para pedagang.

(HI/Network)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas URAA Gelar Buka Puasa Bersama dan Dalam Rangka Peringatan HUT ke-3 di Belitung

    Komunitas URAA Gelar Buka Puasa Bersama dan Dalam Rangka Peringatan HUT ke-3 di Belitung

    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Babel – Komunitas Universal Auto Mobile (URAA) Belitung baru-baru ini menggelar acara buka puasa bersama sekaligus memperingati HUT ke-3 URAA. Acara yang berlangsung meriah ini juga diwarnai dengan peluncuran kegiatan komunitas otomotif Universal Auto Mobile (UAM) tahun 2025. Pada kesempatan ini, turut hadir Wakil Bupati Belitung, Kejaksaan Negeri Tanjung Pandan, serta Polres Belitung […]

  • Polres Belitung Laksanakan Pengamanan Kegiatan Cheng Beng Di TPU Hok Kian

    Polres Belitung Laksanakan Pengamanan Kegiatan Cheng Beng Di TPU Hok Kian

    • 3Komentar

    Hitvberita.com | Belitung – Personel dari Polres Belitung dan Polsek Tanjungpandan melaksanakan pengamanan kegiatan Cheng Beng (ziarah kubur) bagi etnis Tionghoa di Kabupaten Belitung, Kamis (3/04/2025). Acara tersebut berlangsung di TPU Hok Kian, Jl. Pilang Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, sekitar pukul 05.00 WIB hingga selesai dan berjalan dengan aman serta kondusif. Pengamanan ini dipimpin oleh KBO […]

  • Demplot Cabai Organik di Petarangan Jadi Model Pertanian Berkelanjutan, Petani Kemranjen Didorong Naik Kelas

    Demplot Cabai Organik di Petarangan Jadi Model Pertanian Berkelanjutan, Petani Kemranjen Didorong Naik Kelas

    • 0Komentar

    Upaya mendorong pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan mulai dikembangkan di tingkat desa. Paguyuban Tani Unggulan Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, menggelar penanaman demplot cabai berbasis pupuk organik di Desa Petarangan. BANYUMAS | HITV— Lahan percontohan tersebut diharapkan menjadi ruang belajar bersama bagi petani untuk beralih ke sistem budidaya yang lebih sehat dan berorientasi jangka panjang. Demplot […]

  • Warga Keluhkan Kebisingan Renovasi, Minta Manajemen Cluster Rosewood Tegakkan Aturan

    Warga Keluhkan Kebisingan Renovasi, Minta Manajemen Cluster Rosewood Tegakkan Aturan

    • 0Komentar

    Sejumlah warga Perumahan Garden Avenue, Cluster Rosewood, Bengkong, mengeluhkan kebisingan yang ditimbulkan dari aktivitas renovasi rumah yang dinilai tidak mematuhi aturan jam kerja yang telah ditetapkan manajemen. BATAM, HITV — Salah seorang warga menyebutkan, suara bising dari pekerjaan renovasi membuatnya tidak dapat beristirahat dengan nyaman. Padahal, menurut dia, aturan terkait waktu pengerjaan sudah disosialisasikan sejak […]

  • Tanam Harapan, Bukan Sekadar Tanaman — Nusa Agro Ajak Petani Bangun Pertanian Berkelanjutan

    Tanam Harapan, Bukan Sekadar Tanaman — Nusa Agro Ajak Petani Bangun Pertanian Berkelanjutan

    • 0Komentar

    Penulis: R. Ahdiyat “Pertanian yang sehat dimulai dari tanah yang hidup. Tanah yang hidup akan menumbuhkan generasi petani yang kuat” HITVBERITA.COM | Banyumas – Seminar Pertanian Indonesia yang digelar di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, menjadi wadah pencerahan bagi para petani yang ingin beralih menuju sistem pertanian sehat dan berkelanjutan. Acara seminar tersebut mengangkat tema “Peran […]

  • Kaisar Abrar Alfyandar, Peserta Jambore Nasional Generasi Hijau, Mewakili Propinsi Bali

    Kaisar Abrar Alfyandar, Peserta Jambore Nasional Generasi Hijau, Mewakili Propinsi Bali

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Bali – Jambore Nasional Generasi Hijau, merupakan suatu kegiatan yang Positip dan menarik, Kegiatan ini menghimpun para pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, untuk bersama sama membangun kepedulian terhadap Lingkungan. Peserta dari Kegiatan Jambore Nasional Generasi Hijau X tahun 2024 ini, adalah mereka yang terpilih, setelah melewati berbagai seleksi, diantaranya seleksi berkas, seleksi […]

expand_less