Jumat, 10 Apr 2026
light_mode

Kedaulatan Ekonomi: Antara Diplomasi Global dan Kekuatan dari Dalam 

  • account_circle Prof. Dr Nandan Limakrisna, ST, MM
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

Oleh: Nandan Limakrisna

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya kunjungan luar negeri untuk mengamankan pasokan energi mencerminkan realitas geopolitik yang tidak bisa dihindari.

Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, terutama terkait energi dan rantai pasok, langkah diplomasi ekonomi memang menjadi bagian penting dari strategi negara.

Tidak dapat dipungkiri, dalam sistem ekonomi global saat ini, banyak negara masih saling bergantung. Energi, pangan, dan teknologi menjadi komoditas strategis yang ketersediaannya sering kali ditentukan oleh dinamika internasional. Dalam konteks ini, upaya pemerintah untuk menjalin kerja sama dengan negara lain merupakan langkah yang rasional dan diperlukan.

Namun demikian, di balik strategi eksternal tersebut, terdapat pertanyaan mendasar yang perlu dijawab secara jujur: sampai kapan Indonesia akan terus bergantung pada pihak luar untuk memenuhi kebutuhan strategisnya?

Sejarah ekonomi menunjukkan bahwa ketergantungan yang terlalu besar terhadap faktor eksternal dapat menjadi sumber kerentanan. Fluktuasi harga energi, konflik geopolitik, dan gangguan rantai pasok global dapat dengan cepat memengaruhi stabilitas ekonomi domestik. Dalam kondisi seperti ini, negara yang memiliki fondasi ekonomi internal yang kuat akan lebih mampu bertahan dibandingkan negara yang bergantung pada pasokan dari luar.

Oleh karena itu, diplomasi ekonomi harus diimbangi dengan pembangunan kedaulatan ekonomi dari dalam negeri. Kedaulatan ekonomi bukan berarti menutup diri dari dunia internasional, melainkan membangun kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri, serta memiliki sistem ekonomi domestik yang kuat dan berkelanjutan.

Indonesia sebenarnya memiliki modal yang sangat besar untuk mewujudkan hal tersebut. Dengan jumlah penduduk yang besar, sumber daya alam yang melimpah, serta jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Indonesia memiliki potensi untuk membangun sistem ekonomi yang bertumpu pada kekuatan rakyatnya sendiri.

Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya terorganisasi dalam satu sistem yang terintegrasi. Banyak pelaku usaha masih berjalan sendiri-sendiri, tanpa jaringan yang mampu memperkuat posisi mereka dalam pasar. Akibatnya, ekonomi domestik belum memiliki daya tahan yang optimal terhadap guncangan eksternal.

Dalam konteks ini, diperlukan pendekatan yang mampu mengintegrasikan berbagai elemen ekonomi masyarakat. Salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan adalah Snowball Business Model (SBM), yaitu model ekonomi berbasis komunitas yang menekankan peran masyarakat sebagai produsen, konsumen, dan promotor dalam satu ekosistem.

Melalui pendekatan ini, aktivitas ekonomi tidak lagi terfragmentasi, tetapi saling terhubung dalam jaringan yang memperkuat satu sama lain. Produk yang dihasilkan oleh masyarakat diserap oleh pasar domestik yang sama, kemudian berkembang ke pasar yang lebih luas. Dengan demikian, tercipta siklus ekonomi yang berputar di dalam negeri secara berkelanjutan.

Jika sistem seperti ini dapat dibangun secara luas, maka ketahanan ekonomi Indonesia akan meningkat secara signifikan. Ketergantungan terhadap pasokan luar negeri dapat dikurangi, dan posisi Indonesia dalam percaturan global menjadi lebih kuat.

Diplomasi ekonomi tetap diperlukan, tetapi harus didukung oleh kekuatan internal yang kokoh. Tanpa fondasi ekonomi domestik yang kuat, diplomasi hanya akan menjadi upaya jangka pendek untuk menutup celah ketergantungan.

Sebaliknya, jika kedaulatan ekonomi rakyat dapat terwujud, Indonesia tidak hanya mampu bertahan dalam menghadapi gejolak global, tetapi juga dapat mengambil peran yang lebih besar dalam menentukan arah ekonomi dunia.

Pada akhirnya, kekuatan sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh kemampuannya menjalin hubungan dengan pihak luar, tetapi oleh kemampuannya membangun kekuatan dari dalam. (\•/)

Tentang Penulis:

Prof. Dr. Nandan Limakrisna, ST, MM adalah Guru Besar Ilmu Manajemen di Universitas Persada Indonesia YAI (UPI YAI) yang menaruh perhatian pada kajian strategi bisnis, pemasaran, serta pengembangan ekonomi berbasis komunitas.

Ia aktif menulis dan memberikan pemikiran mengenai pemberdayaan UMKM, model bisnis kolaboratif, dan penguatan ekonomi rakyat.

Melalui berbagai tulisan dan forum akademik, ia juga memperkenalkan konsep Snowball Business Model (SBM) sebagai pendekatan pengembangan ekosistem ekonomi komunitas.

Pemikirannya banyak menyoroti pentingnya sinergi antara industrialisasi nasional dan ekonomi rakyat dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

  • Penulis: Prof. Dr Nandan Limakrisna, ST, MM

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Barru: Mattojang, Ayunan Tradisi yang Menjaga Kebersamaan

    Bupati Barru: Mattojang, Ayunan Tradisi yang Menjaga Kebersamaan

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Semarak budaya dan kearifan lokal kembali menggema di Kabupaten Barru. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH., M.Si, hadir langsung dalam pesta adat Mattojang dan Mappadendang yang digelar di Lapangan Monumen Nasional Desa Paccekke, Kecamatan Soppeng Riaja, Rabu malam 10/09/2025 HITVBERITA.COM | Barru – Dalam sambutannya, Bupati Barru mengungkapkan rasa bangga atas […]

  • Suasana Hangat Buka Puasa Bersama di KBRI Berlin, Mempererat Tali Silaturahmi Warga Indonesia di Jerman

    Suasana Hangat Buka Puasa Bersama di KBRI Berlin, Mempererat Tali Silaturahmi Warga Indonesia di Jerman

    • 0Komentar

    Ustadz H.Adin Nurheidin. (Dok/Foto/Arief) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Berlin menggelar acara buka puasa bersama pertama kalinya pada bulan Ramadhan 1446 H, yang berlangsung pada tanggal 21 Maret 2025. HITVBERITA.COM | Berlin – Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat Indonesia di Jerman tersebut, menjadi momen istimewa untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar […]

  • Jejak Hijau dari Bangku Sekolah: Ketika Anak SMP di Purwakarta Belajar Menyelamatkan Bumi!

    Jejak Hijau dari Bangku Sekolah: Ketika Anak SMP di Purwakarta Belajar Menyelamatkan Bumi!

    • 0Komentar

    Oleh: AYS Prayogie   HARI masih pagi ketika puluhan siswa berseragam biru dongker sibuk menyusun balok-balok plastik padat berukuran tangan. Balok itu bukan sembarang benda. Mereka menyebutnya “Ecobrick” —yakni sampah plastik bekas yang dikemas rapat dalam botol, menjadi solusi sederhana atas masalah besar yang tengah dihadapi dunia: krisis sampah! Di tengah deru semangat para siswa […]

  • Sanksi Tegas Harus Diberlakukan, Jangan Biarkan Kepala Sekolah Kebal Aturan!

    Sanksi Tegas Harus Diberlakukan, Jangan Biarkan Kepala Sekolah Kebal Aturan!

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis  Di balik wajah segar tahun ajaran baru, terselip praktik lama yang terus berulang di sekolah-sekolah negeri Kota Depok. Penjualan seragam sekolah yang jelas-jelas dilarang pemerintah, masih saja terjadi. Harga yang dipatok pun tak main-main, mencapai Rp 1,75 juta per paket. Ironisnya, praktik tersebut berlangsung di hampir seluruh SMA negeri di Depok, tanpa […]

  • Polda Babel Gelar Kejuaraan Tenis Lapangan Sambut HUT Bhayangkara Ke 79

    Polda Babel Gelar Kejuaraan Tenis Lapangan Sambut HUT Bhayangkara Ke 79

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo membuka kejuaraan lomba tenis lapangan di Mapolda Bangka Belitung, Jumat (13/6/25). Kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-79 tahun 2025. Dalam pembukaan tersebut, turut dihadiri oleh Direktur Eksekutif Lemkapi, Wakapolda Babel, Pejabat Utama Polda hingga para atlet yang akan bertanding. Kapolda […]

  • Lokasi Judi Sabung Ayam di Jatiasih di Grebek Polisi, 70 Orang Pelaku Dibawa Ke Polda Metro Jaya!

    Lokasi Judi Sabung Ayam di Jatiasih di Grebek Polisi, 70 Orang Pelaku Dibawa Ke Polda Metro Jaya!

    • 0Komentar

    HITVBERITA JAKARTA | Polda Metro Jaya, melakukan penggrebekan di Lokasi Sabung Ayam Jalan Raya Legok Jatiasih Kota Bekasi pada hari Minggu 21 Juli 2024. Dalam penggrebekan tersebut, setidaknya ada 70 orang yang ditangkap dan dibawa petugas polisi ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa. Mereka yang ditangkap tersebut, terdiri dari penyelenggara judi, pemain, pemilik ayam dan […]

expand_less