Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode

Persoalan Pekerja Karimun di Malaysia Perlu Disikapi dengan Pendekatan Keadilan, Kata Advokat Patas Sulaiman Rambe

  • account_circle M. Saipul
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • print Cetak

Fenomena masyarakat Kabupaten Karimun yang bekerja di Malaysia dinilai tidak dapat dipahami semata-mata sebagai persoalan pelanggaran hukum.

KARIMUN, HITV Di balik mobilitas lintas batas tersebut, terdapat realitas sosial, ekonomi, dan hubungan kekeluargaan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Pandangan itu disampaikan Advokat Patas Sulaiman Rambe, SH, yang menilai pendekatan penegakan hukum terhadap masyarakat perbatasan perlu diimbangi dengan perspektif keadilan dan kepentingan umum.

Menurut Patas, sejak lebih dari tiga dekade lalu, bekerja di Malaysia telah menjadi bagian dari kehidupan sebagian masyarakat Tanjung Balai Karimun. Kondisi geografis yang berdekatan dengan Malaysia, terbatasnya kesempatan kerja di daerah, serta kuatnya ikatan sosial menjadi faktor yang mendorong mobilitas tersebut.

“Ini bukan fenomena yang muncul tiba-tiba. Selama lebih dari 30 tahun, banyak warga Karimun mencari nafkah di Malaysia karena kedekatan wilayah, keterbatasan lapangan pekerjaan, dan hubungan sosial yang sudah terbangun sejak lama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tidak sedikit warga Karimun yang memiliki hubungan keluarga dengan masyarakat Malaysia. Bahkan, perkawinan antar warga kedua negara telah melahirkan ikatan kekeluargaan yang semakin mempererat mobilitas masyarakat di kawasan perbatasan.

Karena itu, menurut Patas, persoalan tersebut seharusnya dipandang secara komprehensif. Pendekatan hukum tetap diperlukan, namun tidak boleh mengabaikan dimensi sosial, ekonomi, maupun kemanusiaan yang melatarbelakanginya.

Dalam pandangannya, hukum pada hakikatnya tidak hanya berorientasi pada kepastian hukum, tetapi juga harus menghadirkan keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Patas menyinggung konsep asas oportunitas yang dikenal dalam sistem hukum Indonesia sebagai prinsip yang memberikan ruang bagi pertimbangan kepentingan umum dalam penegakan hukum. Meski penerapannya merupakan kewenangan Jaksa Agung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, ia menilai semangat asas tersebut penting dijadikan pijakan dalam menyikapi persoalan masyarakat perbatasan.

“Semangat asas oportunitas mengajarkan bahwa penegakan hukum harus tetap memperhatikan rasa keadilan, kemanfaatan, dan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, pandangan tersebut bukan dimaksudkan untuk membenarkan pelanggaran terhadap aturan keimigrasian maupun ketenagakerjaan. Sebaliknya, pemerintah diharapkan mampu menghadirkan solusi yang lebih komprehensif sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih mudah untuk bekerja secara legal di luar negeri.

Menurut Patas, negara perlu memperluas akses penempatan pekerja migran Indonesia melalui jalur resmi, memperkuat pembinaan kepada masyarakat, serta menyusun kebijakan yang lebih berpihak kepada kebutuhan masyarakat perbatasan.

“Penegakan hukum harus tetap berjalan. Namun, pada saat yang sama, negara juga wajib menghadirkan solusi yang memberikan kepastian sekaligus rasa keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh, ia berharap pemerintah Indonesia dan Malaysia terus memperkuat kerja sama dalam pengelolaan mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan. Kerja sama tersebut dinilai penting agar hubungan kekeluargaan, aktivitas ekonomi, serta perpindahan masyarakat yang telah berlangsung selama puluhan tahun dapat difasilitasi melalui mekanisme yang sah dan sesuai dengan ketentuan hukum di kedua negara.

Bagi Patas, penyelesaian persoalan masyarakat perbatasan tidak cukup dilakukan melalui pendekatan represif semata. Kebijakan yang berpijak pada realitas sosial dan kepentingan umum dinilai menjadi kunci agar penegakan hukum tetap berjalan tanpa mengabaikan hak serta kebutuhan masyarakat yang hidup di kawasan perbatasan. (\•/)

Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV Karimun

  • Penulis: M. Saipul

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerja Sama RI-UEA, PLTS Terapung Cirata Jadi Proyek Energi Terbesar di ASEAN!

    Kerja Sama RI-UEA, PLTS Terapung Cirata Jadi Proyek Energi Terbesar di ASEAN!

    • 0Komentar

    Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang memiliki kapasitas 192 Mega Watt Peak (MWp), yang berada di wilayah Provinsi Jawa Barat ini menjadi PLTS yang terbesar di Asia Tenggara (ASEAN) dan juga menempati peringkat terbesar ketiga di dunia. (Dok/Foto/Raffa) HITVBERTIA.COM | PURWAKARTA – Proyek senilai US$ 145 juta yang dibangun di atas Waduk Cirata dengan luas […]

  • Gubernur Ansar Ahmad Resmikan Mal Pelayanan Publik Karimun, Dorong Transformasi Ekonomi Kepri

    Gubernur Ansar Ahmad Resmikan Mal Pelayanan Publik Karimun, Dorong Transformasi Ekonomi Kepri

    • 0Komentar

    Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meresmikan soft launching Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Karimun yang berlokasi di Coastal Area, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Jumat (29/5/2026). KARIMUN | HITV – Pada kesempatan tersebut, Ansar menegaskan pentingnya peningkatan pelayanan publik yang sejalan dengan percepatan transformasi ekonomi daerah. Dalam sambutannya, Ansar Ahmad mengatakan Kepulauan Riau mengusung tema […]

  • Muslimat NU Ranting Galisan Gelar Pengajian Bulanan dan Konsolidasi Kader

    Muslimat NU Ranting Galisan Gelar Pengajian Bulanan dan Konsolidasi Kader

    • 0Komentar

    Penulis: Eman Sulaeman Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Galisan, Kecamatan Modung 1, Kabupaten Bangkalan, Madura, menggelar pengajian bulanan rutin yang dirangkaikan dengan konsolidasi penguatan kader, Sabtu (28/6/2025). HITVBERITA.COM | Bangkalan — Kegiatan berlangsung di Masjid Baiturrahman, Desa Patereman, dengan dihadiri para kader serta simpatisan Muslimat NU dari wilayah setempat. Acara diawali dengan pembacaan maulid dan […]

  • Banjarsari Melesat ke Puncak! Ciburuy Dipaksa Menyerah 3-1 di Liga Voli Bayongbong

    Banjarsari Melesat ke Puncak! Ciburuy Dipaksa Menyerah 3-1 di Liga Voli Bayongbong

    • 0Komentar

    Tim Banjarsari sukses menaklukkan Ciburuy dengan skor 3-1 setelah melalui pertandingan sengit dan penuh tensi tinggi, Jum’at (22/5/2026). Foto: Hendra YG GARUT||HITV – Euforia Turnamen Bola Voli Antar Desa se-Kecamatan Bayongbong Tahun 2026 semakin membakar semangat warga. Memasuki hari kelima pertandingan yang digelar di Lapangan Voli Alun-alun Bayongbong, ribuan pasang mata tampak memadati arena untuk […]

  • SBK Tersangka Pelaku Asusila di Masjid Kedung Rejo Bojonegoro Berhasil ditangkap Polisi

    SBK Tersangka Pelaku Asusila di Masjid Kedung Rejo Bojonegoro Berhasil ditangkap Polisi

    • 0Komentar

    Dengan sigap dan hanya dibutuhkan waktu kurang dari 24 Jam saja, Petugas dari Unit Reskrim Polres Bojonegoro pun berhasil menangkap Tersangka Pelaku Asusila berinisial SBK (32), pada hari Rabu (21/8), di wilayah Kabupaten Lamongan. (dok/foto/AR) HiTvBerita.COM | Bojonegoro – Tersangka Pelaku Asusila berinisial SBK (32) warga Kedungpring Kabupaten Lamongan Jawa Timur, diringkus Polisi pada hari […]

  • Belitung Jadi Tuan Rumah SIRNAS B 2025, Bupati: Ini Bukan Sekadar Pertandingan

    Belitung Jadi Tuan Rumah SIRNAS B 2025, Bupati: Ini Bukan Sekadar Pertandingan

    • 0Komentar

    Kabupaten Belitung resmi menjadi tuan rumah Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bangka Belitung Tahun 2025. Pembukaan ajang ini berlangsung meriah pada Minggu malam (20/7/2025) di Rumah Dinas Bupati Belitung, Jalan A. Yani, Tanjungpandan, dan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah serta pengurus pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Penulis: ISWANDI HITVBERITA.COM | Belitung — Acara […]

expand_less