Bupati Garut Tinjau Lokasi Banjir, Tegaskan Penanggulangan Berkelanjutan!
- account_circle
- calendar_month Senin, 17 Mar 2025
- visibility 41
- print Cetak

Dalam kunjungannya, Bupati Garut (Kenakan Kemeja Putih dan Sepatu Bot Oranye), didampingi oleh sejumlah pejabat daerah dan stakeholder terkait untuk melihat kondisi di lapangan serta merumuskan langkah penanggulangan bencana secara cepat dan berkelanjutan. (Dok/Foto/KA)
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, Meninjau Langsung Lokasi Banjir di Ruas Jalan Cisurupan, Kampung Ciharenas, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, pada Minggu, 16 Maret 2025.
HITVBERITA.COM | Garut – Dalam kunjungan tersebut, Bupati Syakur didampingi oleh Sekretaris Daerah Nurdin Yana, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Camat Cisurupan, serta sejumlah kepala SKPD terkait lainnya.
Diapun menegaskan pentingnya upaya penanggulangan bencana yang cepat dan berkelanjutan. Ia mengimbau kepada setiap SKPD dan kecamatan untuk berperan aktif dalam mitigasi bencana, serta mengajak pemangku kepentingan untuk melihat kondisi di lapangan agar memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
“Tujuannya agar kita bisa memperoleh gambaran yang jelas dan nyata tentang kondisi yang ada, dan juga saya mengundang camat serta kepala desa untuk turut serta,” ujar Abdusy Syakur.
Bupati Syakur juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera menyelesaikan permasalahan akibat bencana ini, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, agar kejadian serupa tidak terulang. Salah satu langkah yang akan diambil adalah memperkuat koordinasi dengan Perhutani dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat untuk mencari solusi yang tepat.

Bupati Garut tegaskan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan juga menjadi prioritas utama yang dilakukan pihaknya. (Dok/Foto/KA)
“Kami akan melibatkan masyarakat di desa, kecamatan, dan wilayah sekitar. Mereka harus diberikan pemahaman tentang cara menjaga lingkungan dengan baik,” lanjutnya.
Syakur juga menyoroti perlunya perhatian pada masalah di hulu sungai, yang dinilai sebagai salah satu penyebab banjir. Ia menyebutkan bahwa selain curah hujan tinggi, faktor sedimentasi dan alih fungsi lahan di kawasan hulu juga berkontribusi terhadap terjadinya banjir. Untuk itu, pihaknya berencana untuk bekerja sama dengan perhutani, camat, desa, dan tokoh masyarakat untuk menangani masalah pengelolaan lahan secara lebih baik.
“Jika diperlukan, kami akan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memastikan bahwa pengelolaan lahan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Bupati Garut berharap, dengan upaya kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan, penanggulangan bencana bisa dilakukan secara efektif dan berkelanjutan, serta mengurangi risiko bencana di masa depan.
(HI/Network)
Reporter: Kang Aden
Editor: Redaksi HITV
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar