Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Penunjukan Plt Ketua PWI Bekasi Raya Dinilai Langgar Kesepakatan Jakarta!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
  • print Cetak

Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat, Ketua PWI kabupaten Bogor Dedi Firdaus, dan Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin. (Dok/Foto/Raffa)

Reporter: Raffa Christ Manalu

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menyatakan keberatan atas penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Bekasi Raya oleh pihak tertentu. Penunjukan tersebut dinilai bertentangan dengan semangat rekonsiliasi yang disepakati dalam *Kesepakatan Jakarta*, yang ditandatangani pada 16 Mei 2025 oleh Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun dan Ketua Umum PWI hasil Kongres Solo, Zulmansyah Sekedang.

HITVBERITA.COM | Bekasi – Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menegaskan bahwa dalam kesepakatan tersebut disetujui agar semua pihak menahan diri dan tidak mengambil keputusan organisasi hingga Kongres Persatuan PWI berlangsung.

“Kesepakatan Jakarta secara tegas meminta semua pihak menghentikan tindakan organisasi yang bersifat sepihak, termasuk penunjukan pengurus dan pemberian sanksi. Maka penunjukan Plt ini jelas bertentangan dengan semangat dan substansi kesepakatan,” kata Ade, di Bekasi, Kamis (29/5/2025).

Ia menambahkan, tindakan sepihak tersebut dikhawatirkan membuka ruang konflik baru, khususnya di wilayah Jawa Barat. Menurut dia, hingga saat ini sedikitnya enam pengurus PWI kabupaten/kota di provinsi itu telah diganti atau dibekukan secara tidak prosedural.

“Ini mengancam soliditas organisasi di daerah. Jawa Barat merupakan salah satu basis PWI terkuat secara struktur dan keanggotaan. Langkah sepihak seperti ini justru memperbesar potensi perpecahan,” ujarnya.

Kesepakatan Jakarta mengatur bahwa seluruh keputusan organisasi yang lahir dari konflik dualisme harus dicabut demi menjaga marwah dan kehormatan anggota. Dalam dokumen tersebut juga disepakati bahwa peserta Kongres Persatuan adalah hasil konferensi cabang sah dari 33 provinsi ditambah Kota Solo.

Dalam pernyataan terpisah, Ketua Umum PWI hasil Kongres Solo, Zulmansyah Sekedang, menegaskan bahwa tidak ada dasar hukum bagi PWI Pusat untuk menunjuk Plt di tingkat kabupaten/kota.

“Penunjukan Plt oleh pusat tidak diatur dalam PD/PRT. Itu adalah ranah PWI provinsi, dan pengurusnya pun harus melalui mekanisme konferensi daerah,” kata Zulmansyah.

Hal senada disampaikan Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat. Ia menegaskan bahwa kepengurusan PWI Bekasi Raya saat ini adalah hasil konferensi yang sah.

“Yang sah adalah hasil konferensi. Tidak ada Plt. Apa yang beredar sekarang bukan bagian dari struktur organisasi yang diakui,” ujar Hilman.

PWI Bekasi Raya mengimbau agar seluruh pihak yang terlibat dalam proses menuju Kongres Persatuan menghormati isi Kesepakatan Jakarta dan tidak mengambil tindakan yang dapat memperuncing konflik internal.

“Kami tetap konsisten menjaga marwah organisasi dan mengikuti mekanisme yang berlaku. Mari jaga semangat rekonsiliasi dan tinggalkan langkah-langkah yang tidak sesuai dengan AD/ART PWI,” kata Ade. (**)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Purwakarta Gelar Gerakan Pangan Murah dan Panen Raya Aneka Holtikultura

    Pemkab Purwakarta Gelar Gerakan Pangan Murah dan Panen Raya Aneka Holtikultura

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Pemkab Purwakarta yang dipimpin langsung Penjabat Bupati Purwakarta, Benni Irwan menggelar panen raya aneka buah dan sayuran (holtikultura) yang dirangkai dengan dirangkai dengan acara Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini berlangsung di Kebun Ambu, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis 5 Desember 2024. Pada gelaran GPM jelang akhir tahun […]

  • Kinerja Pansel PDAM Tirta Pakuan Disorot, Aktivis Duga Ada Konflik Kepentingan

    Kinerja Pansel PDAM Tirta Pakuan Disorot, Aktivis Duga Ada Konflik Kepentingan

    • 0Komentar

    Ketua KPP, Benni Sitepu, menyebut penunjukan Dewan Pengawas sebagai Ketua Pansel mencederai prinsip independensi dan tata kelola BUMD. BOGOR | HITV –  Kinerja Panitia Seleksi (Pansel) Direksi PDAM Tirta Pakuan menjadi sorotan publik. Komunitas Pemuda Peduli Bogor Raya (KPP) menilai pembentukan pansel berpotensi mengandung konflik kepentingan karena melibatkan Dewan Pengawas sebagai Ketua Panitia Seleksi. Ketua […]

  • SMP Trisastra Jakarta Timur, Sekolah Ramah Anak

    SMP Trisastra Jakarta Timur, Sekolah Ramah Anak

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM, Jakarta Dunia Pendidikan memang perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah, sebab melalui dunia Pendidikan inilah, akan tercipta Generasi Bangsa yang Berakhlak, Ber Etika, memiliki Ketrampilan, Jujur serta memiliki rasa Kebangsaan. Untuk menunjang dunia Pendidikan ini, perlu adanya dukungan dan Program Pemerintah yang jelas dan berpihak kepada dunia pendidikan itu sendiri, satu diantaranya, perlu adanya […]

  • Pilkada Kabupaten Natuna, Siapa Pasangan Cabup – Cawabup Paling Berpeluang Menang?

    Pilkada Kabupaten Natuna, Siapa Pasangan Cabup – Cawabup Paling Berpeluang Menang?

    • 0Komentar

    HiTvBerita.COM|RANAI – Perhelatan Pilkada 2024 pelaksanaannya tinggal menghitung hari. Komisi Pemilihan Umum pun telah menjadwalkan tahapan pelaksanaannya yang akan digelar secara serentak pada tanggal 27 November 2024. Pesta demokrasi pemilihan kepala daerah tidak dipungkiri telah memunculkan “perasaan suka cita” bagi seluruh warga negara Indonesia, terkhusus bagi mereka yang pada tangal 27 November 2024 tersebut, usianya […]

  • Antara Efisiensi dan Kredibilitas Informasi – Sanggahan Terhadap Pandangan Gubernur Jabar Soal Media Pers!

    Antara Efisiensi dan Kredibilitas Informasi – Sanggahan Terhadap Pandangan Gubernur Jabar Soal Media Pers!

    • 0Komentar

    Oleh: Tim Redaksi  Wacana efisiensi anggaran pemerintah yang dilontarkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru-baru ini memicu perdebatan hangat di kalangan insan pers. Dalam sebuah tayangan di media sosial, Dedi menyatakan bahwa kerja sama pemerintah dengan media pers dinilai tidak efisien dan memboroskan anggaran. Sebagai gantinya, ia menyarankan pemanfaatan media sosial yang dinilai lebih murah […]

  • Dewan Buruh Pelabuhan: Situasi Ekonomi Global Bergejolak, Pemerintah Dinilai Masih Terkendali

    Dewan Buruh Pelabuhan: Situasi Ekonomi Global Bergejolak, Pemerintah Dinilai Masih Terkendali

    • 0Komentar

    Penulis: Gito “Edo” Richardo Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia menilai kondisi ekonomi nasional masih berada dalam kendali pemerintah di tengah tekanan global yang ditandai dengan kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. JAKARTA, HITV— Koordinator Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia, Muhamad Riyadh, mengatakan para pekerja pelabuhan dan masyarakat luas diharapkan tidak […]

expand_less