Bupati Garut Instruksikan Percepatan Reaktivasi BPJS PBI, Utamakan Warga Sakit Berat
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
- visibility 38
- print Cetak

Bupati Garut Instruksikan Percepatan Reaktivasi BPJS PBI, Utamakan Warga Sakit Berat
Penulis: Kang Aden HITV
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meminta camat dan kepala desa segera mempercepat proses reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Langkah ini terutama ditujukan bagi warga yang tengah menjalani perawatan atau menderita penyakit kronis.
HITVBERITA.COM | Garut — Instruksi itu disampaikan dalam rapat koordinasi secara daring yang digelar di Command Centre Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kamis (11/9/2025). Rapat melibatkan camat, kepala desa, kepala puskesmas, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari seluruh wilayah Garut.
Menurut Abdusy Syakur, kebijakan ini merupakan tindak lanjut keputusan pemerintah pusat yang membuka ruang bagi daerah untuk mengaktifkan kembali kepesertaan warga yang sebelumnya dinonaktifkan.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meminta camat dan kepala desa segera mempercepat proses reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). (Foto/Aden/HITV)
Sebelumnya, pemerintah pusat melakukan verifikasi ulang data penerima BPJS PBI melalui ground checking dengan 39 indikator.
Dari hasil itu, sekitar 201.000 warga Garut dinyatakan tidak lagi layak menerima bantuan. Namun, proses verifikasi dinilai kurang tepat karena banyak warga yang seharusnya masih berhak justru tercoret dari daftar penerima.
“Ketika mereka datang ke puskesmas, pelayanan tidak bisa diberikan sebagaimana saat mereka masih peserta BPJS,” ujar Abdusy Syakur.
Pemerintah daerah kemudian menyampaikan keberatan. Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) merespons dengan memberi kesempatan reaktivasi. Saat ini, ada 4.900 peserta yang diprioritaskan untuk diaktifkan kembali.
“Mereka yang sedang sakit keras atau menjalani perawatan tidak boleh tertunda pelayanannya. Semua harus segera ditangani,” tegas Bupati.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan menjaga kesadaran kolektif dalam program jaminan kesehatan ini agar tidak ada warga yang terabaikan. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar