Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Cerita Kota Bandung hasil penelusuran Kang Jo JN Jurnalis Senior Asal Kota Bandung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
  • print Cetak

HITVBerita.com | BandungKang Jo JN, adalah salah seorang wartawan senior dari asal kota Bandung Jawa Barat yang saat ini bergabung di media jayantaranews.com,

Kang Jo JN sering melakukan penelusuran mendalam tentang dunia seni dan budaya baik dari situs atau peninggalan sejarah, maupun dari ” Carita Rakyat” ( dalam istilah bahasa Sunda) dan terutama sejarah Bandung yang dikenal parahiyangan. Kang Jo mengungkap berbagai aspek penting yang membentuk identitas kota tersebut.

Dalam hasil penelusurannya, ia menjelaskan beberapa fase utama dalam perkembangan Bandung, mulai dari era kolonial hingga menjadi pusat ekonomi dan budaya di Jawa Barat.

Asal Usul Nama Bandung

Menurut penelitian Jo JN, nama “Bandung” berasal dari kata dalam bahasa Sunda, “bendung,” yang berarti “bendungan.” nama ini merujuk pada terbentuknya danau purba di sekitar aliran Sungai Citarum, yang terjadi karena letusan Gunung Tangkuban Perahu. Bendungan alam tersebut menciptakan danau besar yang kemudian mengering dan menjadi cikal bakal wilayah Bandung.

Gambar ilustrasi Kawah Gunung Tangkuban Perahu Bandung. (“red)

A. Era Kolonial Belanda. 

Bandung mulai berkembang pesat pada masa penjajahan Belanda, terutama sejak Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels memerintahkan pembangunan Jalan Raya Pos (De Grote Postweg) pada awal abad ke-19. Jalan tersebut melintasi Bandung dan menghubungkan Batavia (sekarang Jakarta) dengan daerah-daerah lain di Pulau Jawa.

Bandung Jaman Kolonial Belanda. (“red)

Pada 1810, Daendels menetapkan kawasan Bandung sebagai pusat pemerintahan lokal. Kemudian, pada tahun 1880-an, jalur kereta api dari Batavia ke Bandung dibuka, yang semakin mempercepat pertumbuhan kota sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan di wilayah Priangan.

Bandung Sebagai Kota Kolonial Modern

Pada awal abad ke-20, Bandung dijuluki sebagai “Paris van Java” karena suasana kota yang elegan dan arsitekturnya yang bergaya Eropa. Banyak bangunan art deco dibangun di Bandung, seperti Gedung Sate dan Hotel Savoy Homann, yang hingga kini masih menjadi ikon arsitektur kota.

Kang Jo JN juga menyoroti peran Bandung sebagai tempat para kaum elit kolonial Belanda, yang sering menjadikannya sebagai tujuan rekreasi. Pada masa itu, Bandung berkembang menjadi pusat pendidikan, khususnya dengan didirikannya Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang ITB) pada tahun 1920.

Gedung ITB Bandung jaman Kolonial Belanda. (“red)

Peristiwa Bersejarah : Konferensi Asia-Afrika 1955

Dalam penelusurannya, Jo JN menyoroti momen penting pada tahun 1955 ketika Bandung menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika. Konferensi ini dihadiri oleh para pemimpin dari berbagai negara di Asia dan Afrika yang baru merdeka. Peristiwa tersebut mengukuhkan Bandung sebagai simbol perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme, serta melahirkan solidaritas di antara negara-negara berkembang.

Konferensi Asia-Afrika 1955 Di Bandung Jawa Barat. (*red)

B. Bandung Pasca Kemerdekaan

Setelah kemerdekaan Indonesia, Bandung terus berkembang menjadi kota metropolitan dengan berbagai sektor industri dan pendidikan yang maju. Jo JN menyoroti bahwa Bandung juga dikenal sebagai kota kreatif dengan banyaknya komunitas seni, budaya, dan mode yang berkembang pesat.

Perkembangan Ekonomi dan Pariwisata

Dalam tulisan Kang Jo JN, ia juga menekankan peran Bandung sebagai pusat ekonomi dan pariwisata di Jawa Barat. Bandung terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah, seperti kawasan Lembang dan Ciwidey, serta sebagai surga belanja dengan factory outlet dan distro yang menjamur. Bandung menjadi destinasi favorit wisatawan domestik dan mancanegara.

Modernisasi dan Tantangan Perkotaan

Kang Jo JN juga menyoroti modernisasi yang membawa tantangan bagi Bandung, seperti kemacetan, kepadatan penduduk, dan permasalahan lingkungan. Namun, upaya revitalisasi dan pengembangan infrastruktur, termasuk transportasi publik dan ruang terbuka hijau, terus dilakukan oleh pemerintah kota untuk menjadikan Bandung kota yang nyaman dan ramah lingkungan.

Modernisasi Kota Bandung Jawa Barat mengalami perkembangan Pesat. (*red)

Melalui penelusuran ini, Jo JN mengungkap bahwa Bandung adalah kota dengan sejarah yang kaya, penuh dinamika, dan berperan penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Bandung tidak hanya menjadi saksi bisu berbagai peristiwa besar, tetapi juga terus berkembang sebagai pusat kreativitas dan inovasi di masa kini.

(HI/Network)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forkopimda Karimun Perkuat Sinergitas, Kapolres: Stabilitas Kamtibmas di Wilayah Perbatasan Harus Dijaga Bersama

    Forkopimda Karimun Perkuat Sinergitas, Kapolres: Stabilitas Kamtibmas di Wilayah Perbatasan Harus Dijaga Bersama

    • 0Komentar

    Soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karimun kembali ditegaskan sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama mengingat posisi Karimun sebagai salah satu daerah strategis di kawasan perbatasan Indonesia. Dibaca: 161

  • E-Katalog DPUTR Purwakarta Disorot, Amarta Ingatkan Transparansi Tak Sekadar Digitalisasi

    E-Katalog DPUTR Purwakarta Disorot, Amarta Ingatkan Transparansi Tak Sekadar Digitalisasi

    • 0Komentar

    Mekanisme pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta kembali menjadi sorotan publik.  PURWAKARTA, HITV —Kali ini, kritik datang dari Ketua Aspirasi Masyarakat Purwakarta (Amarta), Tarma Sonjaya, yang mempertanyakan efektivitas penerapan sistem digital pengadaan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Purwakarta. Menurut Tarman, penggunaan sistem elektronik seperti SiRUP, e-purchasing, hingga e-katalog sejatinya […]

  • Jurusan IPA, IPS Dan Bahasa Di Jenjang SMA Segera Dihapus

    Jurusan IPA, IPS Dan Bahasa Di Jenjang SMA Segera Dihapus

    • 0Komentar

    HiTVBERITA.COM | Jakarta Kepala Badan Standar Nasional Kurikulum dan Asesmen (BSKAP) Kemendikbud ristek Anindito Aditomo, S.Psi, M.Phil. PhD mengatakan, pihaknya akan segera Menghapus Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di Jenjang Pendidikan SMA, dan akan dimulai ditahun Ajaran 2024/2025. Peniadaan Jurusan tersebut, merupakan bagian dari Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar, yang sudah diterapkan secara bertahap sejak Tahun […]

  • Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Hampir Lima Jam dengan Prabowo

    Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Hampir Lima Jam dengan Prabowo

    • 0Komentar

    Pertemuan yang berlangsung hampir lima jam itu membahas berbagai isu strategis nasional, terutama terkait pemberantasan korupsi dan program pemerintahan. JAKARTA | HITV – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samadmengonfirmasi dirinya mendapat undangan langsung dari Presiden Prabowo Subiantountuk menghadiri pertemuan tertutup bersama sejumlah tokoh nasional. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Jalan […]

  • Lapas Batang Perkuat Sinergi Forkopimda dalam Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Toso

    Lapas Batang Perkuat Sinergi Forkopimda dalam Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Toso

    • 0Komentar

    Semangat kolaborasi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Desa Toso, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (15/7). BATANG, HITV — Di tengah upaya mempercepat pembangunan pedesaan, jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang turut ambil bagian sebagai wujud penguatan sinergi antara unsur […]

  • Konsolidasikan Gen-Z Menangkan Ambu Anne, De Tira: Sudah Kewajiban Seorang Anak Dukung Ibunya di Pilkada 2024

    Konsolidasikan Gen-Z Menangkan Ambu Anne, De Tira: Sudah Kewajiban Seorang Anak Dukung Ibunya di Pilkada 2024

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Purwakarta – Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip, putra dari Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika berkomitmen akan terus membangun kekuatan melalui Gen-Z guna memenangkan sang ibunda pada perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Purwakarta 2024. Hal tersebut diungkapkan oleh Yudistira dalam sebuah acara diskusi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Purwakarta, dan konsolidasi Gen-Z yang digelar […]

expand_less