Selasa, 20 Okt 2026
dark_mode

Cerita Kota Bandung hasil penelusuran Kang Jo JN Jurnalis Senior Asal Kota Bandung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
  • print Cetak

HITVBerita.com | Bandung – Kang Jo JN, adalah salah seorang wartawan senior dari asal kota Bandung Jawa Barat yang saat ini bergabung di media jayantaranews.com,

Kang Jo JN sering melakukan penelusuran mendalam tentang dunia seni dan budaya baik dari situs atau peninggalan sejarah, maupun dari ” Carita Rakyat” ( dalam istilah bahasa Sunda) dan terutama sejarah Bandung yang dikenal parahiyangan. Kang Jo mengungkap berbagai aspek penting yang membentuk identitas kota tersebut.

Dalam hasil penelusurannya, ia menjelaskan beberapa fase utama dalam perkembangan Bandung, mulai dari era kolonial hingga menjadi pusat ekonomi dan budaya di Jawa Barat.

Asal Usul Nama Bandung

Menurut penelitian Jo JN, nama “Bandung” berasal dari kata dalam bahasa Sunda, “bendung,” yang berarti “bendungan.” nama ini merujuk pada terbentuknya danau purba di sekitar aliran Sungai Citarum, yang terjadi karena letusan Gunung Tangkuban Perahu. Bendungan alam tersebut menciptakan danau besar yang kemudian mengering dan menjadi cikal bakal wilayah Bandung.

Gambar ilustrasi Kawah Gunung Tangkuban Perahu Bandung. (“red)

A. Era Kolonial Belanda. 

Bandung mulai berkembang pesat pada masa penjajahan Belanda, terutama sejak Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels memerintahkan pembangunan Jalan Raya Pos (De Grote Postweg) pada awal abad ke-19. Jalan tersebut melintasi Bandung dan menghubungkan Batavia (sekarang Jakarta) dengan daerah-daerah lain di Pulau Jawa.

Bandung Jaman Kolonial Belanda. (“red)

Pada 1810, Daendels menetapkan kawasan Bandung sebagai pusat pemerintahan lokal. Kemudian, pada tahun 1880-an, jalur kereta api dari Batavia ke Bandung dibuka, yang semakin mempercepat pertumbuhan kota sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan di wilayah Priangan.

Bandung Sebagai Kota Kolonial Modern

Pada awal abad ke-20, Bandung dijuluki sebagai “Paris van Java” karena suasana kota yang elegan dan arsitekturnya yang bergaya Eropa. Banyak bangunan art deco dibangun di Bandung, seperti Gedung Sate dan Hotel Savoy Homann, yang hingga kini masih menjadi ikon arsitektur kota.

Kang Jo JN juga menyoroti peran Bandung sebagai tempat para kaum elit kolonial Belanda, yang sering menjadikannya sebagai tujuan rekreasi. Pada masa itu, Bandung berkembang menjadi pusat pendidikan, khususnya dengan didirikannya Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang ITB) pada tahun 1920.

Gedung ITB Bandung jaman Kolonial Belanda. (“red)

Peristiwa Bersejarah : Konferensi Asia-Afrika 1955

Dalam penelusurannya, Jo JN menyoroti momen penting pada tahun 1955 ketika Bandung menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika. Konferensi ini dihadiri oleh para pemimpin dari berbagai negara di Asia dan Afrika yang baru merdeka. Peristiwa tersebut mengukuhkan Bandung sebagai simbol perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme, serta melahirkan solidaritas di antara negara-negara berkembang.

Konferensi Asia-Afrika 1955 Di Bandung Jawa Barat. (*red)

B. Bandung Pasca Kemerdekaan

Setelah kemerdekaan Indonesia, Bandung terus berkembang menjadi kota metropolitan dengan berbagai sektor industri dan pendidikan yang maju. Jo JN menyoroti bahwa Bandung juga dikenal sebagai kota kreatif dengan banyaknya komunitas seni, budaya, dan mode yang berkembang pesat.

Perkembangan Ekonomi dan Pariwisata

Dalam tulisan Kang Jo JN, ia juga menekankan peran Bandung sebagai pusat ekonomi dan pariwisata di Jawa Barat. Bandung terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah, seperti kawasan Lembang dan Ciwidey, serta sebagai surga belanja dengan factory outlet dan distro yang menjamur. Bandung menjadi destinasi favorit wisatawan domestik dan mancanegara.

Modernisasi dan Tantangan Perkotaan

Kang Jo JN juga menyoroti modernisasi yang membawa tantangan bagi Bandung, seperti kemacetan, kepadatan penduduk, dan permasalahan lingkungan. Namun, upaya revitalisasi dan pengembangan infrastruktur, termasuk transportasi publik dan ruang terbuka hijau, terus dilakukan oleh pemerintah kota untuk menjadikan Bandung kota yang nyaman dan ramah lingkungan.

Modernisasi Kota Bandung Jawa Barat mengalami perkembangan Pesat. (*red)

Melalui penelusuran ini, Jo JN mengungkap bahwa Bandung adalah kota dengan sejarah yang kaya, penuh dinamika, dan berperan penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Bandung tidak hanya menjadi saksi bisu berbagai peristiwa besar, tetapi juga terus berkembang sebagai pusat kreativitas dan inovasi di masa kini.

(HI/Network)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Casino Online Bono desprovisto Tanque De balde

    Casino Online Bono desprovisto Tanque De balde

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • 0Komentar

    Las condiciones del monto en colocar oscilan conforme el casino acerca de que estés anotado. Entre los excelentes maniobras sobre los tragaperras es el aparato sobre recompensas. Las máquinas tragaperras deben una enorme cantidad de prestaciones para que te haga sentir sentir que te encuentras ganando todo el tiempo. Dibaca: 148

  • Satreskrim Polres Purwakarta Ringkus Predator Seksual Terhadap Anak

    Satreskrim Polres Purwakarta Ringkus Predator Seksual Terhadap Anak

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • 0Komentar

    Dibaca: 169

  • Ketika Hak Nelayan Terhalang Sepotong Dokumen

    Ketika Hak Nelayan Terhalang Sepotong Dokumen

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis Ruslan LGA Pagi di pesisir Lingga selalu dimulai dengan suara mesin perahu yang memecah tenang laut. Di dermaga, nelayan menurunkan hasil tangkapan sambil bercakap ringan, tak banyak yang tahu bahwa di balik keringat mereka ada perlindungan yang semestinya hadir: BPJS Ketenagakerjaan HITVBERITA.COM | Lingga – .Sejak beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas […]

  • Libur Nataru 2025, Polres Kebumen Intensifkan Patroli di Gereja, Perbankan, dan Pusat Keramaian

    Libur Nataru 2025, Polres Kebumen Intensifkan Patroli di Gereja, Perbankan, dan Pusat Keramaian

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    KEBUMEN | HITV – Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 yang bertepatan dengan libur sekolah, Polres Kebumen meningkatkan patroli keamanan di sejumlah titik strategis guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Patroli Nataru ini dilaksanakan oleh Satuan Samapta Polres Kebumen dengan sasaran tempat ibadah, perbankan, pusat perbelanjaan, pusat kuliner, hingga pos pengamanan […]

  • Puluhan Pejabat Fungsional Dilantik, Sekda Purwakarta Tekankan Layanan Publik yang Tepat dan Responsif

    Puluhan Pejabat Fungsional Dilantik, Sekda Purwakarta Tekankan Layanan Publik yang Tepat dan Responsif

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • 1Komentar

    Sekda Purwakarta Norman Nugraha saat acara pelantikan pejabat fungsional di Aula BKPSDM Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Pemerintah Kabupaten Purwakarta melantik sebanyak 37 pejabat fungsional dari berbagai perangkat daerah, Senin (19/5/2025). Pelantikan ini menjadi yang pertama di masa kepemimpinan Bupati Saepul Bahri Binzein dan Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Prosesi pelantikan dipimpin oleh Sekretaris […]

  • Kedaulatan Ekonomi: Antara Diplomasi Global dan Kekuatan dari Dalam 

    Kedaulatan Ekonomi: Antara Diplomasi Global dan Kekuatan dari Dalam 

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    Oleh: Nandan Limakrisna Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya kunjungan luar negeri untuk mengamankan pasokan energi mencerminkan realitas geopolitik yang tidak bisa dihindari. Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, terutama terkait energi dan rantai pasok, langkah diplomasi ekonomi memang menjadi bagian penting dari strategi negara. Tidak dapat dipungkiri, dalam sistem ekonomi global saat ini, banyak […]

expand_less