Senin, 10 Agu 2026
light_mode

Pemkab Bogor Gelontorkan Rp118,3 Miliar untuk THR ASN dan PPPK, Kasus OTT Cilacap Jadi Pengingat Keras

  • account_circle Erwin Lubis
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • print Cetak

 

Ketua BPI KPNPA Bogor Raya, Rizwan, menilai kasus yang menjerat kepala daerah di Cilacap harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemimpin daerah, termasuk di Kabupaten Bogor. 

BOGOR, HITV Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan anggaran sebesar Rp118,3 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi sekitar 25.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah tersebut menjelang Idulfitri 2026.

Selain itu, Pemkab Bogor juga mengalokasikan anggaran tambahan sekitar Rp10,6 miliar guna memastikan sebanyak 9.867 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu turut menerima hak THR mereka tahun ini. Kebijakan tersebut disebut sebagai langkah progresif pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan aparatur menjelang hari raya.

Namun, di tengah persiapan pembayaran THR tersebut, perhatian publik nasional juga tertuju pada kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap, bersama Sekretaris Daerah setempat pada Jumat (13/3/2026).

Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan Syamsul sebagai tersangka atas dugaan praktik pemerasan terhadap sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Modus yang digunakan diduga dengan memerintahkan pengumpulan uang setoran dari tiap perangkat daerah untuk kebutuhan “jatah” THR bagi pihak eksternal. Dari operasi tersebut, penyidik menyita uang sebesar Rp610 juta.

Ketua BPI KPNPA Bogor Raya, Rizwan, menilai kasus yang menjerat kepala daerah di Cilacap itu harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemimpin daerah, termasuk di Kabupaten Bogor.

“Peristiwa ini menjadi alarm keras agar kepala daerah tidak melakukan praktik pungutan liar dengan meminta ‘jatah’ THR kepada pengusaha, rekanan, maupun bawahan di instansi pemerintah,” kata Rizwan, Minggu (15/3/2026).

Ia menegaskan, pembayaran THR bagi aparatur negara harus sepenuhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang telah disahkan, serta disalurkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026.

Menurut Rizwan, pengelolaan anggaran menjelang hari raya harus dijalankan secara transparan dan akuntabel agar tidak menjerumuskan pejabat daerah ke dalam persoalan hukum yang berpotensi mengakhiri karier politik sekaligus merusak kepercayaan publik.

Di Kabupaten Bogor sendiri, pemerintah daerah telah mengingatkan seluruh jajaran aparatur, mulai dari ASN hingga kepala desa, agar tidak meminta atau menerima THR dari perusahaan maupun pihak swasta.

Pemkab Bogor menegaskan bahwa kesejahteraan aparatur telah dijamin melalui alokasi anggaran resmi yang telah disiapkan dalam APBD, sehingga tidak ada alasan untuk mencari sumber dana tambahan melalui cara-cara yang melanggar hukum.

Sementara itu, KPK juga kembali mengingatkan para kepala daerah agar tidak “kebablasan” dalam mencari dana tambahan menjelang Lebaran dengan praktik koruptif.

Kasus di Cilacap diharapkan menjadi peringatan keras sekaligus momentum bagi para pemimpin daerah untuk tetap berada di jalur integritas dalam menjalankan pemerintahan. (\•/)

Editor: AYS

  • Penulis: Erwin Lubis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legenda Persebaya, Bejo Sugiantoro, Wafat

    Legenda Persebaya, Bejo Sugiantoro, Wafat

    • 2Komentar

    Dunia sepakbola Indonesia telah kehilangan salah satu legenda terbaiknya. Bejo Sugiantoro, pelatih Deltras dan legenda Persebaya, telah wafat pada Selasa (25/2/2025) petang. HITVBERITA.COM | SURABAYA – Menurut Jefri Ikhwan M, Corporate Secretary PT SIER, Bejo Sugiantoro wafat setelah tidak sadarkan diri ketika bermain sepakbola di Lapangan Sepakbola PT SIER Surabaya. “Kami menyampaikan bahwa legenda sepakbola […]

  • Pengecekan Kesiapan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Lahan Perhutanan Sosial Desa Selumar

    Pengecekan Kesiapan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Lahan Perhutanan Sosial Desa Selumar

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Sijuk- Selasa, 8 Juli 2025, Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan optimalisasi pemanfaatan lahan perhutanan sosial,Polres Belitung melaksanakan penanaman Jagung kuartal III tahun 2025. Kapolres Belitung melalui Wakapolres Kompol Bagus Krisna Ekaputra, S.I.K bersama PJU dan Personel melaksanakan kegiatan Pengecekan Kesiapan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III yang akan dilaksanakan besok 9 […]

  • HUT P3TU ke-24 Meriah, Bupati, Wakil Bupati, dan Anggota DPRD Ikut Senam Bersama Masyarakat

    HUT P3TU ke-24 Meriah, Bupati, Wakil Bupati, dan Anggota DPRD Ikut Senam Bersama Masyarakat

    • 0Komentar

    KARIMUN | HITV – Bupati Karimun Iskandarsyah bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole serta anggota DPRD Karimun, Muhammad Firdaus, menghadiri kegiatan Senam Sehat Ceria yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Perhimpunan Pemuda Teluk Uma (P3TU) Tebing, Kabupaten Karimun. Kegiatan senam sehat ceria ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) P3TU Tebing yang […]

  • Kapolres-Bupati Barru Bahas Sinergi dan Potensi Pariwisata Daerah

    Kapolres-Bupati Barru Bahas Sinergi dan Potensi Pariwisata Daerah

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, SH. M. Si menerima kunjungan silaturrahmi Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Barru, AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., di Ruang Kerja Bupati Barru Lantai V Menara MPP, Kamis (28/8/2025). HITVBERITA.COM | Barru – Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat koordinasi dan sinergitas antara pemerintah daerah dan kepolisian, sekaligus […]

  • Shoting Hari Ketiga Film Berjudul ” Mencari Ridho Illahi ” Penuh Haru Dan Air Mata

    Shoting Hari Ketiga Film Berjudul ” Mencari Ridho Illahi ” Penuh Haru Dan Air Mata

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Jakarta -Memasuki hari ketiga Shoting Film, Berjudul “𝐌𝐞𝐧𝐜𝐚𝐫𝐢 𝐑𝐢𝐝𝐡𝐨 𝐈𝐥𝐥𝐚𝐡𝐢 ” yang di Produksi oleh Pondok Pesantren Muhammadiyah Shidiq Al-Kautsar Kanor Bojonegoro Jawa Timur, diisi dengan cerita Haru dan sedih. Dari Pantauan hitverita.com dilokasi Shoting, Pemeran utama Film tersebut yakni Yusi Afriana dan Jihan Namira, berhasil ‘ mengobok-obok hati penonton yang ikut menyaksikan […]

expand_less