Senin, 1 Jun 2026
light_mode

Diduga Ada Siswa “Titipan”, Data SPMB SMAN 11 Depok Tak Sinkron dengan Dapodik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • print Cetak

Kepala SMAN 11 Depok, Prapanca Adi, MPd, menjelaskan bahwa penerimaan awal siswa di SMAN 11 Depok telah sesuai aturan Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 dan Nomor 47 Tahun 2023. (Foto/El/Hitv)

Penulis: Erwin Lubis

Kecurigaan publik terhadap dugaan kecurangan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Depok kian menguat. Investigasi yang dilakukan Tim Koordinator Liputan Nasional Hitvberita.com menemukan adanya ketidaksinkronan jumlah siswa yang diterima SMAN 11 Depok dengan data resmi di Dapodik (Data Pokok Pendidikan).

HITVBERITA.COM | Depok – Permasalahan ini bermula dari laporan sejumlah orang tua murid yang menilai ada kejanggalan dalam proses penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025. Menindaklanjuti laporan itu, tim investigasi menyambangi sejumlah SMA dan SMK di Depok, termasuk SMAN 11.

Jumlah Siswa Membengkak

KEPALA SMAN 11 Depok, Prapanca Adi, M.Pd, menjelaskan bahwa penerimaan awal siswa telah sesuai aturan Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 dan Nomor 47 Tahun 2023. Ketentuan itu menetapkan jumlah maksimal 36 siswa per rombongan belajar. Dengan delapan kelas, total siswa baru seharusnya 288 orang.

“Awalnya siswa yang kami terima sesuai aturan, 36 orang per kelas. Namun, karena ada program PAPS dari Gubernur Jawa Barat, jumlahnya naik menjadi 50 per kelas,” ujar Prapanca.

Dengan tambahan tersebut, total siswa baru di SMAN 11 mencapai 400 orang.

Data Dapodik Tak Sama

NAMUN, data yang tercatat di Dapodik Provinsi Jawa Barat pada 21 Agustus 2025 hanya menunjukkan 45 siswa per kelas. Itu berarti ada selisih lima siswa di tiap rombongan belajar, atau sekitar 40 siswa secara keseluruhan, yang belum masuk dalam sistem.

Padahal, sejak 14 Juli 2025 siswa-siswa itu sudah mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Ketika dimintai penjelasan, Prapanca berdalih bahwa data siswa dari madrasah (MTs) belum dapat dipindahkan dari sistem Emis ke Dapodik. Namun, ia tidak bisa memastikan apakah jumlah siswa yang terkendala itu mencapai 40 orang.

Dugaan “Titipan”

LEBIH jauh, dalam percakapan dengan tim investigasi, Prapanca memberi isyarat adanya siswa titipan dari berbagai pihak.

“Abang pasti mengertilah, dari jumlah itu ada titipan LSM, wartawan, dan lainnya,” ucapnya dengan nada ringan.

Ia bahkan meminta agar pemberitaan mengenai sekolahnya dibuat “baik-baik saja” dan sempat berusaha memberikan sejumlah uang kepada wartawan. Tawaran itu ditolak tegas oleh tim investigasi dengan alasan menjaga kode etik jurnalistik.

Integritas Pendidikan Dipertaruhkan

DUGAAN adanya siswa “titipan” di luar aturan resmi penerimaan memunculkan pertanyaan serius tentang integritas sistem pendidikan di Depok. Bila benar siswa itu baru akan dimasukkan ke dalam Dapodik menjelang penutupan (cut off) pada 31 Agustus 2025, hal ini dikhawatirkan menjadi praktik manipulasi yang merugikan siswa lain.

Kejadian di SMAN 11 Depok mencerminkan rapuhnya pengawasan dalam proses penerimaan siswa baru. Lebih dari sekadar soal administrasi, praktik semacam ini berpotensi mencederai asas keadilan pendidikan yang dijamin negara.

Publik kini menanti langkah tegas pemerintah daerah maupun Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk mengusut dugaan kecurangan ini.

Tanpa penanganan yang transparan, kasus di SMAN 11 Depok dikhawatirkan hanya menjadi potret dari masalah yang lebih besar dalam sistem penerimaan siswa di berbagai sekolah negeri. (///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadhan Jadi Momentum Konsolidasi, PP MIO Indonesia Gelar Bukber dan Santunan Yatim

    Ramadhan Jadi Momentum Konsolidasi, PP MIO Indonesia Gelar Bukber dan Santunan Yatim

    • 0Komentar

    PP MIO Indonesia menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Sagolicious Cafe & Resto, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (14/3/2026). JAKARTA, HITV— Kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi di bulan suci Ramadhan. Acara yang dihadiri […]

  • Lapas Batang Perdalam Transformasi Pemasyarakatan Lewat Seminar Nasional

    Lapas Batang Perdalam Transformasi Pemasyarakatan Lewat Seminar Nasional

    • 0Komentar

    Lapas Kelas IIB Batang memperkuat pemahaman jajaran internal terhadap arah baru sistem pemasyarakatan nasional melalui Seminar Nasional Pemasyarakatan yang digelar secara virtual, Rabu (6/5/2026). BATANG, HITV — Kegiatan yang diikuti dari Aula Atas Lapas Batang itu dihadiri langsung Kepala Lapas Batang Nurhamdan bersama para pejabat struktural. Seminar menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan sumber daya […]

  • Masyarakat Lingga Menanti Kepastian Hukum, Deretan Kasus Korupsi Dinilai Jalan di Tempat

    Masyarakat Lingga Menanti Kepastian Hukum, Deretan Kasus Korupsi Dinilai Jalan di Tempat

    • 0Komentar

    Pergantian pimpinan di lingkungan aparat penegak hukum (APH) di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, belum diikuti percepatan penanganan perkara. Sejumlah dugaan kasus korupsi yang sebelumnya menyita perhatian publik justru dinilai berjalan di tempat, tanpa kejelasan arah penanganan. LINGGA, HITV— Hingga pertengahan April 2026, belum terlihat satu pun perkara yang melibatkan pejabat setingkat kepala dinas benar-benar rampung […]

  • Bazar Kampung Ramadhan di Dabo Jadi Ruang Hidup Ekonomi Kerakyatan, UMKM Didorong Naik Kelas

    Bazar Kampung Ramadhan di Dabo Jadi Ruang Hidup Ekonomi Kerakyatan, UMKM Didorong Naik Kelas

    • 0Komentar

    Aktivitas ekonomi berbasis kerakyatan kembali menemukan ruangnya di Dabo. Mulai Jumat (6/2/2026), Bazar Kampung Ramadhan yang dipadukan dengan Arena Fantasi Anak resmi digelar sebagai upaya mendorong perputaran ekonomi lokal, khususnya bagi pelakuusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama bulan suci Ramadhan. DABO | HITV— Kegiatan ini dirancang sebagai ruang temu antara produsen lokal dan konsumen, […]

  • Bonus Demografi 2045 Terancam Oleh Stunting, Pemkab Purwakarta Lakukan Pencegahan

    Bonus Demografi 2045 Terancam Oleh Stunting, Pemkab Purwakarta Lakukan Pencegahan

    • 0Komentar

    Purwakarta | Bonus demografi yang diproyeksikan akan dinikmati Indonesia pada 2045 bisa sia-sia, bahkan menjadi beban negara, jika stunting tidak dicegah dari sekarang. Data Bank Dunia menyebutkan bahwa stunting dapat menyebabkan kerugian negara sebesar 2-3 persen dari produk domestik bruto (PDB). Stunting menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam pembangunan […]

  • Alih Fungsi Lahan Kebun Cisaruni Disorot, Diduga Langgar Regulasi Lingkungan

    Alih Fungsi Lahan Kebun Cisaruni Disorot, Diduga Langgar Regulasi Lingkungan

    • 0Komentar

    Penulis Kang Aden Praktik alih fungsi lahan kebun teh milik PTPN I Regional 2 di kawasan Cisaruni, lereng Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, kembali menuai sorotan. Lahan negara yang semula berfungsi sebagai kawasan perkebunan itu kini telah dikonversi secara masif menjadi lahan pertanian hortikultura tanpa prosedur perizinan yang memadai. HITVBERITA.COM | Garut —Pengalihfungsian dilakukan oleh seorang […]

expand_less