Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Diduga Ada Siswa “Titipan”, Data SPMB SMAN 11 Depok Tak Sinkron dengan Dapodik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • print Cetak

Kepala SMAN 11 Depok, Prapanca Adi, MPd, menjelaskan bahwa penerimaan awal siswa di SMAN 11 Depok telah sesuai aturan Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 dan Nomor 47 Tahun 2023. (Foto/El/Hitv)

Penulis: Erwin Lubis

Kecurigaan publik terhadap dugaan kecurangan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Depok kian menguat. Investigasi yang dilakukan Tim Koordinator Liputan Nasional Hitvberita.com menemukan adanya ketidaksinkronan jumlah siswa yang diterima SMAN 11 Depok dengan data resmi di Dapodik (Data Pokok Pendidikan).

HITVBERITA.COM | Depok – Permasalahan ini bermula dari laporan sejumlah orang tua murid yang menilai ada kejanggalan dalam proses penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025. Menindaklanjuti laporan itu, tim investigasi menyambangi sejumlah SMA dan SMK di Depok, termasuk SMAN 11.

Jumlah Siswa Membengkak

KEPALA SMAN 11 Depok, Prapanca Adi, M.Pd, menjelaskan bahwa penerimaan awal siswa telah sesuai aturan Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 dan Nomor 47 Tahun 2023. Ketentuan itu menetapkan jumlah maksimal 36 siswa per rombongan belajar. Dengan delapan kelas, total siswa baru seharusnya 288 orang.

“Awalnya siswa yang kami terima sesuai aturan, 36 orang per kelas. Namun, karena ada program PAPS dari Gubernur Jawa Barat, jumlahnya naik menjadi 50 per kelas,” ujar Prapanca.

Dengan tambahan tersebut, total siswa baru di SMAN 11 mencapai 400 orang.

Data Dapodik Tak Sama

NAMUN, data yang tercatat di Dapodik Provinsi Jawa Barat pada 21 Agustus 2025 hanya menunjukkan 45 siswa per kelas. Itu berarti ada selisih lima siswa di tiap rombongan belajar, atau sekitar 40 siswa secara keseluruhan, yang belum masuk dalam sistem.

Padahal, sejak 14 Juli 2025 siswa-siswa itu sudah mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Ketika dimintai penjelasan, Prapanca berdalih bahwa data siswa dari madrasah (MTs) belum dapat dipindahkan dari sistem Emis ke Dapodik. Namun, ia tidak bisa memastikan apakah jumlah siswa yang terkendala itu mencapai 40 orang.

Dugaan “Titipan”

LEBIH jauh, dalam percakapan dengan tim investigasi, Prapanca memberi isyarat adanya siswa titipan dari berbagai pihak.

“Abang pasti mengertilah, dari jumlah itu ada titipan LSM, wartawan, dan lainnya,” ucapnya dengan nada ringan.

Ia bahkan meminta agar pemberitaan mengenai sekolahnya dibuat “baik-baik saja” dan sempat berusaha memberikan sejumlah uang kepada wartawan. Tawaran itu ditolak tegas oleh tim investigasi dengan alasan menjaga kode etik jurnalistik.

Integritas Pendidikan Dipertaruhkan

DUGAAN adanya siswa “titipan” di luar aturan resmi penerimaan memunculkan pertanyaan serius tentang integritas sistem pendidikan di Depok. Bila benar siswa itu baru akan dimasukkan ke dalam Dapodik menjelang penutupan (cut off) pada 31 Agustus 2025, hal ini dikhawatirkan menjadi praktik manipulasi yang merugikan siswa lain.

Kejadian di SMAN 11 Depok mencerminkan rapuhnya pengawasan dalam proses penerimaan siswa baru. Lebih dari sekadar soal administrasi, praktik semacam ini berpotensi mencederai asas keadilan pendidikan yang dijamin negara.

Publik kini menanti langkah tegas pemerintah daerah maupun Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk mengusut dugaan kecurangan ini.

Tanpa penanganan yang transparan, kasus di SMAN 11 Depok dikhawatirkan hanya menjadi potret dari masalah yang lebih besar dalam sistem penerimaan siswa di berbagai sekolah negeri. (///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar, Cegah Gangguan Kamtibmas

    Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar, Cegah Gangguan Kamtibmas

    • 0Komentar

    Penulis : Hadi Lempe Keamanan dan kenyamanan merupalan prioritas utama dalam lajunya kehidupan. Gangguan sekecil apapun terutama kenakalan remaja yang dapat mempengaruhi mental dan karakter, ini seharusnya mendapat perhatian dan tindakan pencegahan. Salah satunya adalah tanggap terhadap Intensitas dan kondisi kerawanan lingkungan. HITV. BERITA. COM | KOTA PEKALONGAN – Polres Pekalongan Kota melaksanakan kegiatan Preventif […]

  • Dabo Singkep Disorot MPKL, Aktivitas Tambang Bauksit Diduga Kebal Hukum

    Dabo Singkep Disorot MPKL, Aktivitas Tambang Bauksit Diduga Kebal Hukum

    • 0Komentar

    LINGGA | HITV – Aktivitas pertambangan bauksit di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat Peduli Kabupaten Lingga (MPKL) mempertanyakan penegakan hukum yang dinilai tidak adil dan terkesan hanya berpihak kepada pemodal atau penguasa. “Apakah keadilan hanya untuk penguasa?” ujar Ruslan, salah satu perwakilan MPKL, saat dimintai keterangan, Jumat (19/12/2025). […]

  • Ratusan Massa AMPP Gelar Aksi Damai, Tuntut Kajari Purwakarta Tuntaskan Kasus Gratifikasi

    Ratusan Massa AMPP Gelar Aksi Damai, Tuntut Kajari Purwakarta Tuntaskan Kasus Gratifikasi

    • 0Komentar

    PURWAKARTA | Ratusan masyarakat Purwakarta, Jawa Barat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Purwakarta (AMPP) menggelar aksi damai di depan kantor Kejari Purwakarta, pada Rabu, 26 Juni 2024. Aksi damai yang mereka lakukan dalam rangka memberikan dukungan moral kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejar) Purwakarta guna menuntaskan penanganan kasus dugaan gratifikasi yang menyangkut pautkan nama mantan […]

  • Prince Ade Karang : ” Saya Suka Musik Beraliran Progresive Rock “

    Prince Ade Karang : ” Saya Suka Musik Beraliran Progresive Rock “

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM|BALI,Rock Progresive atau Progresive Rock merupakan sub genre dari musik rock Klasik atau Simponi, musik ini berasal dari Group Band- Band Psikedelik. Unsur musik Jazz dan Klasik, merupakan ciri khas dari musik Rock Progresive. Genre ini, menyiratkan musik yang dibuat sebagai seni untuk didengarkan, dan bukan untuk menari atau berjoget. Musik rock ini, dikenal dengan […]

  • Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025, Bupati Purwakarta: Sinergi TNI-Polri Ciptakan Rasa Aman untuk Masyarakat

    Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025, Bupati Purwakarta: Sinergi TNI-Polri Ciptakan Rasa Aman untuk Masyarakat

    • 1Komentar

    Bupati Saepul Bahri Binzein bersamaKapolresta Purwakarta saat periksa kesiapan pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 di Mapolres Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Nyaman,” acara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 tersebut, menandai kesiapan pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama perayaan Idul Fitri dan mudik Lebaran. HITVBERITA.COM | Purwakarta […]

  • Kapolda Babel Groundbreaking SPPG Polri Kedua Di Bangka, Siap Dukung Program MBG Nasional

    Kapolda Babel Groundbreaking SPPG Polri Kedua Di Bangka, Siap Dukung Program MBG Nasional

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polda Babel. Pembangunan SPPG kedua ini dibangun dilahan Polri yang berada di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka. “Saat ini, kita melaksanakan peletakan batu pertama Gedung SPPG yang kedua di Merawang Kabupaten Bangka. […]

expand_less