Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sorot » Penyelundupan Mikol di Lingga Disorot, Publik Desak Polisi Bertindak Transparan

Penyelundupan Mikol di Lingga Disorot, Publik Desak Polisi Bertindak Transparan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 36
  • print Cetak

Penyelundupan Mikol di Lingga Disorot, Publik Desak Polisi Bertindak Transparan. (Foto/Ruslan/Hitv)

Penulis: Ruslan LGA

Sebuah mobil pick up yang terguling di Pelabuhan Roro Jagoh, Kabupaten Lingga, seharusnya menjadi insiden lalu lintas biasa. Namun, fakta bahwa kendaraan itu diduga membawa ratusan kardus minuman beralkohol (mikol) bermerek Heineken membuat kasus ini bergulir menjadi isu hukum sekaligus sosial yang kini menyedot perhatian publik.

HITVBERITA.COM | Lingga – Pertanyaan besar segera muncul: di mana ratusan kardus mikol itu kini berada? Publik mempertanyakan mengapa aparat baru menyebutkan 22 kardus yang berhasil diamankan, sementara laporan awal menyebut jumlahnya jauh lebih banyak.

Desakan Ormas Tempatan

PERSAUDARAAN Masyarakat Tempatan (Permata) Singkep Barat menjadi salah satu pihak yang paling vokal. Ketua Permata, S. Riadi, menilai aparat kepolisian harus menjelaskan perkembangan kasus secara terbuka.

“Publik menunggu kejelasan. Aparat harus segera mengungkap kasus ini demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Lingga,” ujar Riadi kepada wartawan, Kamis (28/8/2025).

Menurut Riadi, kasus ini bukan hanya soal penyelundupan barang terlarang, melainkan juga menyangkut rasa keadilan warga. Ia mengingatkan, pepatah “jangan karena nila setitik rusak susu sebelanga” relevan dengan kondisi saat ini. Gara-gara kasus tersebut, distribusi logistik penting ke Lingga sempat terganggu.

Dampak ke Masyarakat

RIADI menyinggung tertahannya 16 mobil pengangkut sembako di Pelabuhan Roro Telaga Punggur beberapa hari lalu akibat imbas kasus mikol. Penahanan itu, menurutnya, langsung dirasakan warga karena distribusi kebutuhan pokok melambat. “Sembako bukan barang mewah. Kalau distribusinya terganggu, masyarakat kecil yang pertama merasakan dampaknya,” ucapnya.

Situasi ini menambah tekanan terhadap kepolisian agar menuntaskan penyelidikan dengan jelas. Hilangnya sebagian besar barang bukti justru menimbulkan spekulasi liar, termasuk dugaan adanya jaringan perdagangan mikol ilegal yang lebih besar di wilayah pesisir.

Jejak Lama Penyelundupan

Lingga dan sejumlah wilayah pesisir di Kepulauan Riau memang sejak lama dikenal rawan penyelundupan. Letaknya yang strategis di jalur pelayaran internasional membuat wilayah ini menjadi pintu masuk empuk berbagai barang ilegal, mulai dari rokok, minuman keras, hingga narkotika.

Bagi aparat penegak hukum, kasus pikap terguling di Pelabuhan Jagoh mestinya bisa menjadi pintu masuk untuk membongkar praktik penyelundupan yang lebih terorganisasi. Namun, tanpa keterbukaan informasi, kepercayaan publik justru semakin tergerus.

Menanti Transparansi

HINGGA berita ini diturunkan, Polres Lingga belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan. Status hukum terduga pelaku pun belum jelas.

Publik menanti. Sebab, bagi masyarakat Lingga, kasus ini bukan semata urusan beberapa kardus mikol yang hilang, melainkan soal kepastian hukum di daerah yang selama ini kerap dilabeli sebagai jalur rawan penyelundupan. (///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PARFI Gelar “Bersih-Bersih” Kantor dengan Anjing Pelacak!

    PARFI Gelar “Bersih-Bersih” Kantor dengan Anjing Pelacak!

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Jadi Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) ke-69, Pengurus PB PARFI Periode 2025-2030 melakukan “bersih-bersih” kantor dengan melibatkan Polisi Satwa dan dua ekor Anjing Pelacak. HITVBERITA.COM | JAKARTA – Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kantor PB PARFI bebas dari narkoba dan zat-zat berbahaya lainnya. Ketum PB PARFI, Ki Kusumo, mengatakan bahwa kegiatan […]

  • DLH Purwakarta Perkuat Mekanisme Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan

    DLH Purwakarta Perkuat Mekanisme Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Raffa Christ Manalu
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta menggelar sosialisasi mekanisme pelaporan pengaduan dan penyelesaian sengketa lingkungan hidup di Kantor Kecamatan Campaka, Selasa (9/12/2025). PURWAKARTA | HITV — Kegiatan itu dipimpin Kepala DLH Purwakarta, Erlan Diansyah, dan dihadiri 75 peserta dari hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Cilamaya, mencakup Kecamatan Campaka, Cibatu, dan Bungursari. Peserta terdiri atas camat, […]

  • Satu Kontraktor Diduga Kuasai 70 Proyek di Kobar, APAKSINDO: Ini Bentuk Ketidakadilan

    Satu Kontraktor Diduga Kuasai 70 Proyek di Kobar, APAKSINDO: Ini Bentuk Ketidakadilan

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Ketua BPC APAKSINDO Kobar, Kistolani. (Foto/RJP/HITV) Penulis: Royke Jhony Piay HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun — Aroma ketidakadilan menyelimuti pembagian proyek pemerintah di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Asosiasi Pengusaha Kontraktor Seluruh Indonesia (APAKSINDO) Kobar menuding ada satu kontraktor yang diduga menguasai hingga 70 paket proyek dalam satu tahun anggaran, sementara banyak kontraktor lokal lain hanya gigit […]

  • Video – Bupati Karimun lantik PPPK Tahap II

    Video – Bupati Karimun lantik PPPK Tahap II

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Afrizal
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Dibaca: 22

  • Phule 2025 Full Mo𝚟ie Dow𝚗load Magnet

    Phule 2025 Full Mo𝚟ie Dow𝚗load Magnet

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    ➡ TORRENT (MAGNET) LINK Phule: Directed by Ananth Mahadevan. With Pratik Gandhi, Patralekhaa Paul, Alexx O’Nell, Sushil Pandey. A husban and wife, it is the time of the marriage wengirl chail refused educated and pushed into into marriage, he chose to wife Social reformer they went to campaign for incresed for illiterpriviled. Phule 2025 fan […]

expand_less