Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Dugaan Ketidakberesan Dana BOS, Kepala SMKN 1 Plered Dinilai Arogan Hadapi Media

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • print Cetak

Penulis: Raffa Christ Manalu

Kepala Sekolah SMKN 1 Plered, Kabupaten Purwakarta, Ajang Sarif Hidayat, menuai sorotan publik setelah dinilai bersikap arogan saat dikonfirmasi mengenai dugaan kejanggalan dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahun anggaran 2023 dan 2024.

HITVBERITA.COM | Purwakarta — Alih-alih memberikan klarifikasi, Ajang justru melontarkan pernyataan yang dianggap tidak pantas.

“Saya bukan orang Batak. Tapi saya lebih dari Batak,” ujarnya kepada awak media, di hadapan sejumlah guru.

Ucapan tersebut menambah tanda tanya atas sikap transparansi pengelolaan dana BOS di sekolah itu.

SMKN 1 Plered pada 2023 menerima dana BOS sebesar Rp 2,6 miliar untuk 1.677 siswa. Dana itu disalurkan dua tahap, masing-masing Rp 1,391 miliar. Namun, laporan keuangan menunjukkan ketidaksesuaian. Tahap pertama dilaporkan Rp 1,176 miliar, sedangkan tahap kedua justru meningkat menjadi Rp 1,607 miliar.

Kejanggalan makin terlihat pada pos administrasi kegiatan sekolah dan pemeliharaan sarana-prasarana. Pada tahap pertama, masing-masing pos menghabiskan Rp 251 juta dan Rp 332 juta. Namun, pada tahap kedua, nilainya melonjak tajam menjadi Rp 667 juta dan Rp 653 juta.

Kondisi serupa terjadi pada 2024. Dari total Rp 2,8 miliar untuk 1.753 siswa, tahap pertama mencatat administrasi sekolah Rp 162 juta dan pemeliharaan sarana-prasarana Rp 239 juta. Pada tahap kedua, anggaran administrasi meroket menjadi Rp 600 juta, sementara pemeliharaan sarana-prasarana mencapai Rp 347 juta.

Saat diminta penjelasan, Ajang menghindar dan meminta bendahara BOS, Kosasih, memberi keterangan.

Kosasih menyebut dana BOS 2024 digunakan juga untuk pembayaran honorer sebesar Rp 53,44 juta pada tahap pertama dan Rp 26 juta pada tahap kedua. Namun, ia tidak menunjukkan dokumen pertanggungjawaban, serta tidak membantah lonjakan anggaran pada pos administrasi dan pemeliharaan yang menjadi sorotan publik.

Kondisi ini memicu keresahan masyarakat dan pengamat pendidikan di Purwakarta. Mereka menilai sikap tertutup kepala sekolah dan ketidakjelasan laporan keuangan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Dinas Pendidikan, diminta segera turun tangan mengevaluasi kinerja kepala sekolah serta jajaran pengelola BOS di SMKN 1 Plered.

Transparansi dan akuntabilitas, menurut publik, menjadi syarat mutlak agar dana BOS benar-benar sampai pada tujuan utamanya: peningkatan mutu layanan pendidikan. (///)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Hampir Lima Jam dengan Prabowo

    Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Hampir Lima Jam dengan Prabowo

    • 0Komentar

    Pertemuan yang berlangsung hampir lima jam itu membahas berbagai isu strategis nasional, terutama terkait pemberantasan korupsi dan program pemerintahan. JAKARTA | HITV – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samadmengonfirmasi dirinya mendapat undangan langsung dari Presiden Prabowo Subiantountuk menghadiri pertemuan tertutup bersama sejumlah tokoh nasional. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Jalan […]

  • 64 Personel Polres Karimun Naik Pangkat

    64 Personel Polres Karimun Naik Pangkat

    • 0Komentar

    KARIMUN | HITV – Sebanyak 64 personel Polres Karimun menerima kenaikan pangkat dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Periode 1 Januari 2026 yang digelar di Lapangan Bhayangkara Polres Karimun, Rabu (31/7/2025). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa. Kenaikan pangkat diberikan kepada personel mulai dari perwira hingga bintara sebagai bentuk penghargaan institusi […]

  • Ketua Umum APIKI Tinjau Peluang Hunian Terjangkau bagi UMKM dan Jurnalis di Cikampek

    Ketua Umum APIKI Tinjau Peluang Hunian Terjangkau bagi UMKM dan Jurnalis di Cikampek

    • 0Komentar

    Ketua Umum Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI), Anto Suroto, SE, MSc, MM yang juga Dewan Pembina Media Independen Online Indonesia (MIO-Indonesia), meninjau kawasan perumahan Hunian Warisan Bangsa di Cikampek, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (6/12/2025). PURWAKARTA | HITV — Kunjungan petinggi APIKI ke kawasan. HWB tersebut dilakukan untuk melihat peluang pemenuhan kebutuhan hunian bagi […]

  • Acheter Follistatin 315 1 mg Peptide Sciences pour 110 euros

    Acheter Follistatin 315 1 mg Peptide Sciences pour 110 euros

    • 0Komentar

    Acheter Follistatin 315 1 mg Peptide Sciences pour 110 euros Les effets secondaires potentiels peuvent inclure des maux de tête légers, une légère rétention d’eau ou des douleurs musculaires temporaires. Le Follistatin mg de Peptide Sciences est un peptide de haute qualité conçu pour améliorer les performances sportives et la croissance musculaire. Ce produit est […]

  • Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Teras Rumah Kosong

    Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Teras Rumah Kosong

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Warga Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat digemparkan oleh penemuan sesosok mayat berjenis kelamin pria tanpa identitas di teras sebuah rumah kosong di Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Kamis 6 November 2025 pagi. HITVBERITA.COM | Purwakarta – Jajaran Polsek Purwakarta Kota yang menerima laporan dari warga langsung mendatangi […]

expand_less