Rabu, 3 Jun 2026
light_mode

Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW: Inspirasi Merawat Indonesia Bermartabat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • print Cetak

Oleh: Kamaruddin Hasan

Hari ini, Jumat 12 Rabiul Awal 1447 H., bertepatan dengan 5 September 2025, umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Setiap tahun, momen ini menjadi pengingat akan lahirnya seorang manusia agung yang membawa perubahan besar bagi peradaban dunia.

Namun, Maulid bukan sekadar acara seremonial dengan lantunan shalawat dan hiasan lampu. Lebih dari itu, ia adalah momentum untuk meneladani kepemimpinan Rasulullah dalam menghadapi tantangan kehidupan, termasuk tantangan kebangsaan yang kini kita hadapi bersama di Indonesia.

Allah SWT berfirman: “Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu teladan yang baik bagimu, bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan (kedatangan) hari kiamat, serta yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21)

Keteladanan Rasulullah dan Kondisi Indonesia

Bangsa kita tengah diuji dengan banyak persoalan: politik yang penuh intrik, ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, serta polarisasi sosial yang mudah tersulut oleh perbedaan. Dalam suasana seperti ini, kepemimpinan Nabi Muhammad SAW memberi inspirasi yang relevan.

Pertama, Akhlak sebagai Pondasi
Rasulullah menegaskan misinya:
“Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR. Ahmad).
Politik dan kepemimpinan tanpa akhlak hanya akan melahirkan pertengkaran. Sebaliknya, bila akhlak ditempatkan sebagai fondasi, bangsa ini akan menemukan kedamaian dan jalan keluar dari setiap krisis.

Kedua, Keadilan Sosial
Di Madinah, Rasulullah memimpin dengan prinsip keadilan yang merangkul semua golongan. Piagam Madinah menjadi bukti nyata bahwa perbedaan bukan penghalang persatuan, melainkan kekuatan bila diikat dengan rasa keadilan. Inilah yang patut ditiru Indonesia sebagai bangsa majemuk.

Ketiga, Kasih Sayang sebagai Prinsip Kepemimpinan
Al-Qur’an menegaskan: “Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya: 107)
Kepemimpinan Rasulullah berlandaskan kasih sayang universal. Pemimpin bangsa yang meneladani beliau akan selalu menempatkan rakyat kecil sebagai prioritas dan menjaga harmoni sosial sebagai tujuan utama.

Refleksi Maulid untuk Bangsa
Maulid seharusnya tidak berhenti pada perayaan, tetapi menjadi energi moral untuk memperkuat persatuan bangsa. Dengan meneladani akhlak, keadilan, dan kasih sayang Rasulullah, Indonesia akan lebih kokoh menghadapi guncangan politik, ekonomi, maupun sosial.

Mari kita jadikan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H ini sebagai momentum kebangkitan moral dan kebangsaan. Meneladani beliau berarti menghadirkan kepemimpinan yang mempersatukan, membangun, dan membawa rahmat bagi semua.

Karena pada akhirnya, cahaya Maulid bukan hanya menyinari masjid dan majelis, tetapi juga harus mampu menerangi jalan bangsa menuju masa depan yang berkeadaban.
———
(Penulis: Dewan Pakar KAHMI Sulsel dan Ketua Harian ICMI Barru.)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tren Positif Semester I/2025, Kinerja SPMT Group Tumbuh Signifikan

    Tren Positif Semester I/2025, Kinerja SPMT Group Tumbuh Signifikan

    • 0Komentar

    Penulis: Kalaus Naibaho Trafik bongkar muat kargo di sejumlah pelabuhan nonpetikemas yang dikelola PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Group menunjukkan tren positif pada semester pertama 2025. HITVBERITA.COM | Medan – SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, menjelaskan capaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam mengoptimalkan operasional dan memperkuat digitalisasi layanan di seluruh pelabuhan […]

  • BREAKING NEWS | Warga Cipendawa Tolak Proyek Geotermal Gunung Gede–Pangrango

    BREAKING NEWS | Warga Cipendawa Tolak Proyek Geotermal Gunung Gede–Pangrango

    • 0Komentar

    Proyek PLTP dinilai mengancam sumber air dan lahan pertanian; keluhan warga mencuat saat kunjungan insidental rombongan MIO Indonesia usai Kongresda I Jakarta Timur CIANJUR | HITV — Keresahan warga di kawasan kaki Gunung Gede – Pangrango terus menguat menyusul rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Geotermal. Masyarakat Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, […]

  • Polres Karimun Imbau Hindari Berteduh Di Bawah Pohon Saat Hujan

    Polres Karimun Imbau Hindari Berteduh Di Bawah Pohon Saat Hujan

    • 0Komentar

    Mengantisipasi potensi bahaya saat cuaca ekstrem, Polres Karimun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan yang disertai angin kencang. KARIMUN, HITVberita – Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, SIK, MSi mengingatkan agar masyarakat tidak berteduh di bawah pohon besar, tiang listrik, maupun papan reklame (billboard) karena berisiko tinggi mengalami kecelakaan akibat tumbang atau tersambar petir. […]

  • Kemenkes Mulai Penanganan Medis Gratis Tahun Ini

    Kemenkes Mulai Penanganan Medis Gratis Tahun Ini

    • 0Komentar

    Mulai 2026, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tak hanya mencakup skrining, tetapi juga pencegahan dan penanganan medis gratis sebagai tindak lanjut hasil pemeriksaan. JAKARTA | HITV – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pelayanan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) akan diperluas pada 2026 dengan menambahkan layanan penanganan gratis sebagai tindak lanjut pemeriksaan. Budi mengatakan, […]

  • Momentum Hari Jadi Upaya Memulihkan Kejayaan Pariwisata Purwakarta

    Momentum Hari Jadi Upaya Memulihkan Kejayaan Pariwisata Purwakarta

    • 0Komentar

    Air Mancur Sri Baduga yang menjadi ikon pariwisata di Kabupaten Purwakarta. (Foto/Raffa/HITV) Penulis: Raffa Christ Manalu Editor: Juliana Rahman, S.Ikom Peringatan Hari Jadi ke-194 Purwakarta dan ke-57 Kabupaten Purwakarta, pada 20 Juli 2025 menjadi momentum penting bagi Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) untuk kembali menghidupkan sektor pariwisata dan mengembalikan kejayaan Purwakarta sebagai destinasi […]

expand_less