Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Dugaan “Sunat” Dana Insentif Guru Pamong di SMAN 11 Depok

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • print Cetak

Penulis: Erwin Lubis

Bantuan pemerintah bagi guru pamong diduga dipalak untuk setoran ke sekolah induk dan pejabat KCD

HITVBERITA.COM | Depok– Dunia pendidikan kembali tercoreng. Dana insentif yang seharusnya menjadi hak penuh para guru pamong di SMAN 11 Terbuka, Depok, Jawa Barat, diduga dipalak oleh oknum tak bertanggung jawab. Uang yang dikucurkan pemerintah setiap enam bulan sekali itu disebut-sebut masih diminta “setoran” untuk sekolah induk dan pejabat di Kantor Cabang Dinas (KCD).

Informasi tersebut diungkapkan sejumlah sumber kepada Hitvberita.com. Mereka menuturkan, dana insentif memang langsung ditransfer ke rekening guru pamong. Namun sebelum pencairan, para guru sudah dikumpulkan oleh Koordinator SMAN 11 Terbuka (Smater), Abdul Azis, dan diminta menyiapkan sejumlah uang dengan alasan “untuk KCD yang mengurus pencairan”.

“Bukan dipotong langsung, karena tidak mungkin. Tapi sebelum cair sudah ada pemberitahuan agar setelah dana masuk, kami menyetor. Besarannya bervariasi, ada yang Rp1 juta, Rp500 ribu, Rp350 ribu, sampai Rp250 ribu per orang,” ujar salah satu sumber, Senin (8/9/2025).

Ia menambahkan, modus ini seperti pengelabuan. “Seakan-akan tidak ada pemotongan. Padahal tetap saja, dana insentif yang jumlahnya tidak seberapa itu harus keluar lagi,” katanya.

Bantahan Koordinator Smater

Dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Abdul Azis membantah tudingan tersebut.

“Tidak ada pemotongan. Silakan cek, dana insentif langsung masuk ke rekening masing-masing,” ujarnya, Selasa (9/9/2025) malam.

Meski begitu, sumber yang sama menilai bantahan itu hanyalah upaya menghindar. “Kami tahu beliau akan mengelak. Pertanyaannya sederhana: setelah cair, apakah guru pamong tidak diminta setor uang? Coba dijawab itu,” tegasnya.

Masalah Lain di SMAN 11 Terbuka

Praktik setoran insentif bukan satu-satunya persoalan. Menurut sumber, SMAN 11 Terbuka juga tak pernah mendapatkan bantuan dana BOS untuk kegiatan belajar mengajar.

“TKB seperti tidak dipandang oleh sekolah induk. Siswa Smater hanya belajar satu hari dalam seminggu di sekolah. Sisanya di TKB tanpa guru kunjung. Padahal guru pamong yang mengurus mereka sehari-hari,” ungkapnya.

Akan Dibawa ke Dinas

Tim Hitvberita.com berencana meminta klarifikasi resmi ke pihak KCD II, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dan Inspektorat Jawa Barat terkait dugaan pungutan liar serta pengelolaan sekolah terbuka di SMAN 11 Depok.

Kasus ini menambah deretan praktik pungli yang menggerogoti dunia pendidikan. Dana bantuan yang mestinya meringankan beban guru, justru ditengarai menjadi ladang setoran. (///)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Judol dan Pinjol Ilegal, Ancaman Nyata bagi Ekonomi dan Mental Masyarakat

    Judol dan Pinjol Ilegal, Ancaman Nyata bagi Ekonomi dan Mental Masyarakat

    • 0Komentar

    Maraknya judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol ilegal) menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Selain merusak kondisi ekonomi keluarga, praktik tersebut juga memicu gangguan mental, konflik sosial, hingga tindak kriminal yang semakin meresahkan. JAKARTA | HITV – Kasus terbaru terungkap saat aparat kepolisian menggerebek markas judi online internasional yang melibatkan ratusan warga negara […]

  • SMKN 1 Plered Tegaskan Dana BOS Transparan

    SMKN 1 Plered Tegaskan Dana BOS Transparan

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Kepala sekolah bantah tuduhan arogan, dia klarifikasi bahwa  penggunaan Dana BOS sesuai juknis. HITVBERITA.COM | Purwakarta— Kepala SMKN 1 Plered, Kabupaten Purwakarta, Ajang Sarif Hidayat, memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang menyoroti dugaan ketidakberesan pengelolaan Dana BOS serta gaya kepemimpinannya yang dianggap arogan. Ajang menegaskan bahwa gaya bicaranya yang keras bukan bentuk […]

  • Pickup Terbalik, Miras Terungkap!

    Pickup Terbalik, Miras Terungkap!

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Sebuah mobil pickup yang terbalik di Pelabuhan Jagoh, Lingga, bukan hanya menyisakan cerita tentang kecelakaan lalu lintas. Dari balik kardus yang tercecer, terkuak dugaan arus gelap minuman keras ilegal yang selama ini diam-diam mengalir lewat jalur laut, menembus hingga ke pelabuhan kecil di wilayah hukum Kabupaten Lingga! HITVBERITA.COM | Lingga — Kasus […]

  • Tok! PBB Sahkan Resolusi Indonesia Mengenai Penanganan Anak yang Terasosiasi dengan Kelompok Teroris

    Tok! PBB Sahkan Resolusi Indonesia Mengenai Penanganan Anak yang Terasosiasi dengan Kelompok Teroris

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM WINA | Kantor PBB untuk urusan Narkoba dan Kejahatan (UNODC) mengesahkan resolusi yang diajukan Indonesia mengenai penanganan anak yang terasosiasi dengan kelompok teroris. Setelah melalui proses perundingan yang cukup alot dipimpin KBRI/PTRI Wina, resolusi tersebut akhirnya disahkan secara konsensus pada Sidang Ke-33 Komisi Pencegahan Kejahatan dan Peradilan Pidana/Commission on Crime Prevention and Criminal Justice (CCPCJ) […]

  • Tak Cuma Jago Nyanyi, Siswi SMAN 1 Garut Ini Jadi Atlet Selam Terbaik Jabar 2026

    Tak Cuma Jago Nyanyi, Siswi SMAN 1 Garut Ini Jadi Atlet Selam Terbaik Jabar 2026

    • 0Komentar

    Prestasi Berliana Nurfadilah di Bandung Utama Finswimming 2026 menambah daftar panjang atlet muda Garut yang moncer di Porprov Jabar 2026. Simak profil dan raihan medalinya. BANDUNG||HITV– Kabupaten Garut kembali unjuk gigi di level Jawa Barat. Berliana Nurfadilah Fitri, pelajar SMAN 1 Garut, resmi menyandang gelar Atlet Selam Terbaik pada ajang Bandung Utama Finswimming 2026 di […]

  • Polres Lingga Intensifkan Patroli Cipkon, Perkuat Rasa Aman di Tengah Masyarakat

    Polres Lingga Intensifkan Patroli Cipkon, Perkuat Rasa Aman di Tengah Masyarakat

    • 0Komentar

    Penulis Ruslan LGA Kepolisian Resor (Polres) Lingga bersama seluruh jajaran Polsek mengintensifkan kegiatan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Lingga, Sabtu (2/8/2025) malam. HIRVBERITA.COM | Lingga — Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama di tengah meningkatnya aktivitas warga pada […]

expand_less