Minggu, 4 Okt 2026
light_mode

Calon Pengacara Karbitan dan Penyakit Organisasi Advokat Jamuran

  • account_circle Dr. (c) Pitra Romadoni Nasution, SH, MH
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • print Cetak

Oleh: Dr. (c) Pitra Romadoni Nasution, SH, MH | Presiden Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia

Profesi advokat sejatinya adalah officium nobile yakni profesi mulia yang mengemban amanah besar dalam menegakkan keadilan dan melindungi hak-hak masyarakat. 

Profesi Mulia yang Tergerus Praktik Instan

Namun, realitas hari ini menunjukkan wajah yang kian buram. Di tengah harapan akan tegaknya supremasi hukum, justru bermunculan calon pengacara karbitan dan organisasi advokat yang tumbuh bak jamur di musim hujan tanpa kualitas, tanpa standar, dan tanpa arah.

Fenomena ini bukan sekadar persoalan etik, melainkan ancaman serius terhadap marwah profesi advokat dan sistem peradilan itu sendiri.

Pengacara Karbitan: Lahir dari Sistem yang Dipermainkan

Istilah “pengacara karbitan” bukan tanpa alasan. Ia menggambarkan sosok yang secara instan “matang” tanpa melalui proses pendidikan, magang, dan pembentukan integritas yang memadai.

• Dalam praktiknya, banyak individu yang: Menganggap profesi advokat sebagai jalan pintas mencari uang.

• Minim pemahaman hukum substantif maupun prosedural

• Tidak memiliki etika profesi yang kuat

Mengabaikan tanggung jawab moral terhadap klien dan pengadilan

Padahal, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat secara tegas mensyaratkan proses panjang: pendidikan khusus profesi advokat (PKPA), ujian, magang, hingga pengangkatan dan sumpah.

Namun sayangnya, standar ini kerap dilonggarkan, bahkan dipermainkan. Akibatnya, lahirlah “advokat instan” yang lebih mengandalkan atribut daripada kapasitas.

Organisasi Advokat Jamuran: Banyak, Tapi Tidak Berkualitas

Masalah tidak berhenti pada individu. Penyakit yang lebih kronis adalah menjamurnya organisasi advokat.

Alih-alih menjadi wadah pembinaan profesional, banyak organisasi justru:
Menjadi “pabrik” kartu advokat

• Mengutamakan kuantitas anggota daripada kualitas

• Tidak memiliki sistem pengawasan etik yang efektif

• Tidak konsisten dalam standar pendidikan dan ujian

Fragmentasi organisasi advokat telah melahirkan dualisme bahkan multiisme kepemimpinan. Tidak ada lagi standar tunggal yang kuat. Setiap organisasi berjalan dengan versinya sendiri bahkan terkadang saling mengklaim legitimasi.

Akibatnya, publik menjadi bingung: siapa advokat yang benar-benar profesional dan siapa yang sekadar “berlabel” ? 

  • Penulis: Dr. (c) Pitra Romadoni Nasution, SH, MH

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Alternatif Sumut – Aceh Dikebut, Ditargetkan Hari Jumat dapat dilalui

    Jembatan Alternatif Sumut – Aceh Dikebut, Ditargetkan Hari Jumat dapat dilalui

    • 0Komentar

    BIREUN | HITV – Pembangunan jembatan Bailey sementara yang menghubungkan Gampong Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan, dengan Gampong Awee Geutah, Kecamatan Peusangan Siblah Kreung, Kabupaten Bireuen, Aceh, ditargetkan sudah dapat dilalui pada Jumat, 12 Desember 2025. Jembatan darurat tersebut menjadi akses alternatif vital bagi jalur lintas nasional Aceh setelah jembatan utama mengalami kerusakan berat akibat […]

  • Gubernur Kalteng Pimpin Upacara HUT ke-80 RI, Ajak Masyarakat Teguhkan Semangat Kebangsaan

    Gubernur Kalteng Pimpin Upacara HUT ke-80 RI, Ajak Masyarakat Teguhkan Semangat Kebangsaan

    • 0Komentar

    Penulis: Kistolani Mangun Jaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Gubernur, Palangkaraya, Sabtu (17/8/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan Gubernur H. Agustiar Sabran bertindak sebagai inspektur upacara. HITVBERITA.COM | Palangkaraya – Sejumlah pejabat penting hadir dalam kesempatan itu, antara lain Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, […]

  • Sambutan Ketua Umum MIO Indonesia Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H: Momentum Untuk Kembali Bersatu dan Berkarya

    Sambutan Ketua Umum MIO Indonesia Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H: Momentum Untuk Kembali Bersatu dan Berkarya

    • 2Komentar

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas nikmat iman, kesehatan, dan kesempatan yang telah diberikan kepada kita semua untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H dengan penuh kebahagiaan dan keberkahan. Hari Raya Idul Fitri adalah waktu yang sangat berarti, bukan hanya sebagai hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa, tetapi […]

  • Tradisi Maras Taun, Harmoni Budaya dan Alam dari Selat Nasik!

    Tradisi Maras Taun, Harmoni Budaya dan Alam dari Selat Nasik!

    • 0Komentar

    Ribuan warga memadati Rumah Adat Selat Nasik di kawasan Tanah Timbun, Desa Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Minggu (11/5/2025), dalam perhelatan tahunan “Festival Seni dan Kebudayaan Maras Taun”.   HITVBERITA.COM|Belitung— Tradisi yang mengakar kuat dalam kearifan lokal ini kembali digelar sebagai ungkapan syukur masyarakat atas hasil panen dan laut, sekaligus bentuk penghormatan kepada alam dan Sang […]

  • Aliansi Ormas Bekasi Dukung Pemerintah Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

    Aliansi Ormas Bekasi Dukung Pemerintah Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

    • 0Komentar

    Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi, HM Zaenal Abidin saat sampaikan pidatonya di podium. (Dok/Foto/Raffa) Aliansi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bekasi menyatakan komitmennya untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan iklim investasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Bekasi. Dukungan tersebut dideklarasikan dalam kegiatan Halalbihalal dan peringatan Hari Kartini yang digelar di Rumah Makan Warna Warni, Tambun […]

  • Komisi IV DPRD Batam Serap Keluhan Warga soal Layanan Kesehatan lewat RDPU

    Komisi IV DPRD Batam Serap Keluhan Warga soal Layanan Kesehatan lewat RDPU

    • 0Komentar

    Komisi IV DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk membahas pelayanan kesehatan di Kota Batam, Selasa (3/2/2026). BATAM | HITV— Forum ini digelar sebagai respons atas beragam keluhan masyarakat, terutama pasien peserta BPJS Kesehatan, terkait layanan rumah sakit pemerintah maupun swasta. RDPU dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Batam Dandis Rajagukguk, ST, dan […]

expand_less