Kamis, 13 Agu 2026
light_mode

Ambulans Terjebak Macet Kirab Mahkota Binokasih, Dua Pasien Dilaporkan Meninggal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

Dua pasien dilaporkan meninggal dunia setelah kendaraan medis yang mereka tumpangi diduga terjebak akibat kemacetan panjang saat kirab budaya Mahkota Binokasih di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (9/5/2026) malam.

KARAWANG, HITV Salah satu pasien diketahui bernama Jubaedah, warga Dusun Neglasari, Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Ia mengalami sesak napas dan dirujuk menggunakan ambulans menuju RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun ketika ambulans memasuki kawasan sekitar Alun-alun Karawang, kendaraan tersebut terjebak antrean panjang kendaraan dan lautan massa yang memadati jalur kirab budaya Mahkota Binokasih. Kondisi lalu lintas dilaporkan nyaris lumpuh.

Sopir ambulans sempat mencoba mencari jalur alternatif menuju Interchange Karawang Barat. Akan tetapi, kepadatan kendaraan juga terjadi di jalur tersebut sehingga perjalanan menuju rumah sakit tetap tersendat.

Lamanya waktu tempuh diduga berdampak fatal terhadap kondisi pasien. Informasi yang dihimpun menyebutkan persediaan oksigen di dalam ambulans habis sebelum kendaraan tiba di rumah sakit. Saat sampai di RSUD Karawang, Jubaedah disebut sudah meninggal dunia.

Selain Jubaedah, satu pasien lain asal Kecamatan Tirtajaya juga dilaporkan meninggal dunia setelah ambulans yang membawanya mengalami hambatan serupa dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan.

Peristiwa ini kembali memunculkan pertanyaan serius mengenai kesiapan sistem layanan kegawatdaruratan, terutama terkait standar fasilitas ambulans dan prioritas jalur evakuasi medis saat agenda keramaian berlangsung.

Dalam standar pelayanan kegawatdaruratan, ambulans pada dasarnya bukan sekadar kendaraan pengangkut pasien atau jenazah. Ambulans idealnya berfungsi sebagai unit pertolongan pertama bergerak yang dilengkapi peralatan medis dasar hingga penunjang hidup darurat.

Sejumlah perlengkapan yang semestinya tersedia di dalam ambulans di antaranya tabung oksigen cadangan, alat bantu napas, monitor tekanan darah, tandu standar medis, perlengkapan resusitasi, obat-obatan darurat, hingga petugas terlatih yang mampu melakukan tindakan awal selama perjalanan menuju rumah sakit.

Namun di lapangan, masih banyak ambulans—baik milik pemerintah maupun swasta—yang dinilai belum memenuhi standar pelayanan medis secara optimal. Tidak sedikit kendaraan ambulans yang hanya difungsikan sebatas alat transportasi pasien, bahkan kerap dipersepsikan masyarakat sebagai “mobil pembawa jenazah” semata.

Fenomena ambulans yang melaju dengan sirene keras tetapi minim fasilitas penanganan medis darurat dinilai menjadi gambaran masih lemahnya pemahaman mengenai fungsi utama ambulans sebagai bagian penting dari sistem penyelamatan nyawa.

Pengamat pelayanan publik yang juga Ketua Umum organisasi Media Independen Online (MIO) Indonesia, AYS Prayogie akhirnya ikut angkat bicara. 

Pengamat pelayanan publik, AYS Prayogie. (Dok/Foto/Raffa)

AYS Prayogie menilai pemerintah daerah bersama dinas kesehatan seyogyanya perlu melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari standar operasional ambulans, kelengkapan alat medis, kesiapan sumber daya manusia, hingga pengaturan jalur prioritas kendaraan darurat saat kegiatan massal digelar.

“Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga dinilai penting agar pengguna jalan memahami bahwa ambulans bukan hanya kendaraan pengantar pasien, melainkan ruang tindakan medis darurat yang membutuhkan akses cepat dan bebas hambatan,” tegas Prayogie yang merupakan juga CEO Portal Berita HITVberita.com tersebut, kepada awak media, hari Selasa (12/5/2026), di Cijantung.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD Karawang, Dinas Perhubungan, maupun Polres Karawang terkait insiden tersebut dan mekanisme rekayasa lalu lintas saat kirab budaya berlangsung.

Masyarakat berharap kejadian ini menjadi momentum evaluasi bersama agar setiap agenda besar tetap mengedepankan keselamatan publik, terutama akses penyelamatan bagi pasien dalam kondisi kritis. (\•/)

Editor: Redaksi 
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMAN 4 Terbuka Depok, Gelar Kegiatan P5 dan Pembagian Rapor

    SMAN 4 Terbuka Depok, Gelar Kegiatan P5 dan Pembagian Rapor

    • 0Komentar

    Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan sebuah kegiatan Kokurikuler, yang berfokus pada pendekatan projek, guna memperkuat upaya mencapai kompetensi dan karakter yang sesuai dengan profil Pelajar Pancasila. Selain dengan yang dimaksud diatas, P5 juga adalah sebuah metode pembelajaran kolaboratif lintas disiplin ilmu dalam mengamati, mengeksplorasi, atau merumuskan solusi terhadap isu atau permasalahan nyata yang […]

  • Kasus Korupsi Puskesmas Plered, Dua Mantan Kepala Ditahan Kejari Purwakarta!

    Kasus Korupsi Puskesmas Plered, Dua Mantan Kepala Ditahan Kejari Purwakarta!

    • 0Komentar

    KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Purwakarta resmi menahan dua mantan Kepala Puskesmas Plered, RESN dan YS, terkait kasus korupsi yang telah merugikan negara miliaran rupiah. HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Diketahui bahwa kedua tersangka ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai bagian dari proses hukum. Mereka dititipkan di Lapas Kelas IIB Purwakarta, kata Kajari Purwakarta, DR. Martha Parulina Berliana, SH, […]

  • Titiek Soeharto Apresiasi Polri Tanam Jagung untuk Swasembada Pangan

    Titiek Soeharto Apresiasi Polri Tanam Jagung untuk Swasembada Pangan

    • 0Komentar

    Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto saat sambutan dilokasi penanaman jagung di Grobogan Jawa Tengah. (Dok/Foto/Raffa) Penulis: Raffa Christ Manalu Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, mengapresiasi langkah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang menginisiasi penanaman jagung di kawasan Perhutanan Sosial, Hutan Selo Lestari, Grobogan, Jawa Tengah. […]

  • Warga Pluit Muara Karang Minta Kasatpol PP DKI Tegakan Aturan Perda 8 Jangan Tebang Pilih!

    Warga Pluit Muara Karang Minta Kasatpol PP DKI Tegakan Aturan Perda 8 Jangan Tebang Pilih!

    • 0Komentar

    Foto Kolase: Pembongkaran hunian Warga di jl. Pluit Muara Karang Indah RT 22 RW 08 Penjaringan Jakarta Utara. (dok/foto/ES) HiTvBerita.COM | JAKARTA – Sebanyak 270 orang petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri serta Satpol PP, diterjunkan untuk mengawal jalannya pembongkaran hunian liar milik warga yang berada di Jl. Pluit Muara Karang Indah RT.22 RW […]

  • Plt. Sekjen Kemendagri Minta Inspektur Daerah Terus Mengasah Diri Ikuti Kebaruan

    Plt. Sekjen Kemendagri Minta Inspektur Daerah Terus Mengasah Diri Ikuti Kebaruan

    • 0Komentar

    HiTvBerita.COM|(BANDUNG) – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir yang sekaligus Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri meminta seluruh inspektur daerah terus mengasah diri. Pasalnya, banyak hal baru yang perlu dipahami oleh para inspektur daerah untuk mendukung kinerjanya. “Sebagai evaluator, kita harus lebih dahulu menguasai pada aturan-aturan yang baru, kita juga memahami […]

  • Plh. Sekda Purwakarta Pimpin Rangkaian Kegiatan di Lingkup Sekretariat Daerah

    Plh. Sekda Purwakarta Pimpin Rangkaian Kegiatan di Lingkup Sekretariat Daerah

    • 0Komentar

    Penulis: Ahdiyat  Meski menjabat baru hitungan hari, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Nina Herlina, menunjukkan peran aktifnya dalam mengkoordinasikan roda pemerintahan, pada Senin, 29/9/2025). HITVBERITA.COM | Purwakarta – Nina Herlina memimpin serangkaian agenda strategis yang mencakup berbagai aspek penting pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kompetensi SDM hingga penanganan isu-isu sosial. Rangkaian kegiatan yang […]

expand_less