Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode

LAKRI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi BGN, Ical Syamsudin: Jangan Berhenti pada Tiga Tersangka

  • account_circle Alam Massiri
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • print Cetak

Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) mendesak Kejaksaan Agung untuk memperluas penyidikan dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN) dan tidak berhenti hanya pada penetapan tiga mantan pimpinan lembaga tersebut sebagai tersangka.

JAKARTA, HITV Sikap tegas itu disampaikan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) LAKRI, Ical Syamsudin, S.Sos, SH, yang menilai pengungkapan perkara harus menyentuh seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk apabila mengarah kepada pejabat tinggi maupun aktor-aktor berpengaruh di balik tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Ical, kasus yang tengah ditangani aparat penegak hukum tersebut memiliki dimensi yang jauh lebih besar dibanding sekadar keterlibatan individu yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada lapisan permukaan. Jika terdapat indikasi keterlibatan pejabat lain yang memiliki peran strategis dalam pengambilan keputusan maupun pengelolaan program, maka penyidikan harus dikembangkan secara menyeluruh,” ujar Ical dalam keterangannya.

LAKRI menyoroti dugaan keterlibatan oknum pejabat eselon I di lingkungan BGN yang disebut-sebut memiliki pengaruh besar terhadap pengelolaan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program MBG.

Menurut organisasi tersebut, dugaan penguasaan dan pengendalian puluhan SPPG oleh pejabat yang memiliki fungsi pengawasan berpotensi menimbulkan benturan kepentingan serius. Situasi itu dinilai membuka ruang penyalahgunaan kewenangan dalam program yang menggunakan anggaran negara bernilai sangat besar.

Selain itu, LAKRI juga menyoroti dugaan praktik penggelembungan harga (markup) serta pengaturan proses pengadaan dan kemitraan yang disebut menjadi bagian dari modus penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut.

Ical menilai dugaan penyimpangan itu harus dibongkar secara tuntas karena menyangkut program strategis nasional yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

“Program yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat tidak boleh dijadikan ladang mencari keuntungan pribadi. Setiap rupiah anggaran negara harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel,” katanya.

Desakan pengembangan perkara semakin menguat setelah muncul informasi mengenai langkah salah satu tersangka, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, yang dikabarkan mengajukan diri sebagai justice collaborator. Status tersebut dinilai dapat menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengungkap jaringan yang lebih luas dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga berperan di balik berbagai kebijakan maupun transaksi yang kini menjadi objek penyidikan.

Berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), para tersangka diduga terlibat dalam sejumlah penyimpangan, mulai dari pengaturan kemitraan SPPG, praktik penggelembungan harga pengadaan, hingga dugaan penyalahgunaan proyek pengadaan barang dan jasa.

Bagi LAKRI, perkara ini tidak semata-mata menyangkut tindak pidana korupsi biasa, melainkan berpotensi masuk dalam kategori korupsi politik apabila terbukti melibatkan elit yang memiliki pengaruh terhadap kebijakan publik dan distribusi anggaran negara.

Karena itu, organisasi tersebut menegaskan pentingnya independensi aparat penegak hukum dalam menangani perkara tanpa intervensi maupun pertimbangan politik.

“Negara tidak boleh kalah oleh koruptor. Kami meminta Kejaksaan Agung dan seluruh aparat penegak hukum membuktikan komitmennya untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Siapa pun yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” tegas Ical.

LAKRI berharap pengusutan kasus ini menjadi momentum memperkuat integritas tata kelola program-program strategis pemerintah sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Organisasi itu menilai keberanian menindak aktor-aktor besar di balik dugaan korupsi akan menjadi ukuran nyata keseriusan negara dalam menjaga uang rakyat dan melindungi kepentingan publik. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: Humas DPN LAKRI

  • Penulis: Alam Massiri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Belitung Gelar Jumat Bersih, Fokus Penataan Kawasan Pasar Tanjungpandan

    Pemkab Belitung Gelar Jumat Bersih, Fokus Penataan Kawasan Pasar Tanjungpandan

    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Belitung kembali melaksanakan kegiatan Jumat Bersih yang telah menjadi agenda rutin untuk menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan lingkungan. HITVBERITA.COM | Belitung-– Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (18/4/2025) pagi ini dipusatkan di kawasan Pasar Tanjungpandan, tepatnya di sepanjang bantaran Got Siburik dan area sekitar pagar Pelindo. Wakil Bupati Belitung Syamsir, S.I.Kom, hadir langsung […]

  • KPUD Purwakarta Secara Marathon Gelar Penyuluhan Hukum Pilkada 2024

    KPUD Purwakarta Secara Marathon Gelar Penyuluhan Hukum Pilkada 2024

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦|Purwakarta – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Purwakarta melaksanakan Penyuluhan Hukum Pilkada 2024 Tingkat PPK secara maraton selama 17 hari, mulai tanggal 9 sampai 31 Oktober 2024 mendatang. Selama penyuluhan hukum tersebut, KPUD Kabupaten Purwakarta bekerjasama dengan TNI/Polri, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Bawaslu selaku narasumber. Mereka memberikan materi kepada peserta meliputi anggota PPS, Sekretariat […]

  • Frans X Watu Mundur sebagai Sekjen MIO Indonesia, Siap Beri Dukungan di Masa Depan

    Frans X Watu Mundur sebagai Sekjen MIO Indonesia, Siap Beri Dukungan di Masa Depan

    • 3Komentar

    Setelah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat MIO INDONESIA, Frans X Watu resmi mengumumkan pengunduran dirinya. Keputusan ini diambil karena kesulitan membagi waktu antara peran barunya sebagai Stafsus Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batan, mendampingi Wakil Komisaris Utama Asabri, serta berbagai kesibukan di organisasi besar lainnya. HITVBERITA.COM | Jakarta – Pada Jumat, 21 Maret 2025, […]

  • Milad ke-5 Bengkel Dangdut Berjalan Meriah, Festival Musik dan Santunan 100 Anak Yatim jadi Pusat Perhatian

    Milad ke-5 Bengkel Dangdut Berjalan Meriah, Festival Musik dan Santunan 100 Anak Yatim jadi Pusat Perhatian

    • 0Komentar

    Perayaan Milad ke-5 Bengkel Dangdut berhasil menyedot perhatian masyarakat dengan kemeriahan yang tak terlupakan. Rangkaian acara yang digelar oleh panitia Bengkel Dangdut ini menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari festival musik hingga pemberian santunan kepada 100 anak yatim. (Dok/Foto/R.Ahdiyat) HITVBERITA.COM | JAKARTA – Perayaan acara berlangsung di RW 01, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Kampung Makasar, Jakarta […]

  • Gerakan Pangan Murah Nasional Serentak Digelar di Kabupaten Barru

    Gerakan Pangan Murah Nasional Serentak Digelar di Kabupaten Barru

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Pemerintah Kabupaten Barru bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Barru kembali menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional. HITVBERITA.C |Barru – Kegiatan dilaksanakan serentak di tujuh kecamatan se-Kabupaten Barru, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan sekaligus mendukung upaya […]

  • Semangat Lari dan Pengabdian: Kapolres Lingga Apresiasi Personel di Ajang Merdeka Run 7K

    Semangat Lari dan Pengabdian: Kapolres Lingga Apresiasi Personel di Ajang Merdeka Run 7K

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Udara pagi di halaman Mapolres Lingga, Senin (11/8/2025), terasa berbeda. Deretan personel berseragam rapi berdiri tegak, sementara di depan barisan, Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, SH, SIK, MH, memegang piagam penghargaan. Senyum bangga tersungging ketika nama-nama personel berprestasi dalam ajang Merdeka Run 7 kilometer dipanggil maju satu per satu. HITVBERITA.COM | […]

expand_less