Minggu, 8 Nov 2026
dark_mode

LAKRI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi BGN, Ical Syamsudin: Jangan Berhenti pada Tiga Tersangka

  • account_circle Alam Massiri
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • print Cetak

Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) mendesak Kejaksaan Agung untuk memperluas penyidikan dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN) dan tidak berhenti hanya pada penetapan tiga mantan pimpinan lembaga tersebut sebagai tersangka.

JAKARTA, HITV — Sikap tegas itu disampaikan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) LAKRI, Ical Syamsudin, S.Sos, SH, yang menilai pengungkapan perkara harus menyentuh seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk apabila mengarah kepada pejabat tinggi maupun aktor-aktor berpengaruh di balik tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Ical, kasus yang tengah ditangani aparat penegak hukum tersebut memiliki dimensi yang jauh lebih besar dibanding sekadar keterlibatan individu yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada lapisan permukaan. Jika terdapat indikasi keterlibatan pejabat lain yang memiliki peran strategis dalam pengambilan keputusan maupun pengelolaan program, maka penyidikan harus dikembangkan secara menyeluruh,” ujar Ical dalam keterangannya.

LAKRI menyoroti dugaan keterlibatan oknum pejabat eselon I di lingkungan BGN yang disebut-sebut memiliki pengaruh besar terhadap pengelolaan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program MBG.

Menurut organisasi tersebut, dugaan penguasaan dan pengendalian puluhan SPPG oleh pejabat yang memiliki fungsi pengawasan berpotensi menimbulkan benturan kepentingan serius. Situasi itu dinilai membuka ruang penyalahgunaan kewenangan dalam program yang menggunakan anggaran negara bernilai sangat besar.

Selain itu, LAKRI juga menyoroti dugaan praktik penggelembungan harga (markup) serta pengaturan proses pengadaan dan kemitraan yang disebut menjadi bagian dari modus penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut.

Ical menilai dugaan penyimpangan itu harus dibongkar secara tuntas karena menyangkut program strategis nasional yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

“Program yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat tidak boleh dijadikan ladang mencari keuntungan pribadi. Setiap rupiah anggaran negara harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel,” katanya.

Desakan pengembangan perkara semakin menguat setelah muncul informasi mengenai langkah salah satu tersangka, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, yang dikabarkan mengajukan diri sebagai justice collaborator. Status tersebut dinilai dapat menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengungkap jaringan yang lebih luas dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga berperan di balik berbagai kebijakan maupun transaksi yang kini menjadi objek penyidikan.

Berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), para tersangka diduga terlibat dalam sejumlah penyimpangan, mulai dari pengaturan kemitraan SPPG, praktik penggelembungan harga pengadaan, hingga dugaan penyalahgunaan proyek pengadaan barang dan jasa.

Bagi LAKRI, perkara ini tidak semata-mata menyangkut tindak pidana korupsi biasa, melainkan berpotensi masuk dalam kategori korupsi politik apabila terbukti melibatkan elit yang memiliki pengaruh terhadap kebijakan publik dan distribusi anggaran negara.

Karena itu, organisasi tersebut menegaskan pentingnya independensi aparat penegak hukum dalam menangani perkara tanpa intervensi maupun pertimbangan politik.

“Negara tidak boleh kalah oleh koruptor. Kami meminta Kejaksaan Agung dan seluruh aparat penegak hukum membuktikan komitmennya untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Siapa pun yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” tegas Ical.

LAKRI berharap pengusutan kasus ini menjadi momentum memperkuat integritas tata kelola program-program strategis pemerintah sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Organisasi itu menilai keberanian menindak aktor-aktor besar di balik dugaan korupsi akan menjadi ukuran nyata keseriusan negara dalam menjaga uang rakyat dan melindungi kepentingan publik. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: Humas DPN LAKRI

  • Penulis: Alam Massiri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Hari Bhayangkara Ke 79, Kapolda Babel Sampaikan Apresiasi Dan Terimakasih Ke Masyarakat

    Puncak Hari Bhayangkara Ke 79, Kapolda Babel Sampaikan Apresiasi Dan Terimakasih Ke Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel– Pada momentum puncak Hari Bhayangkara ke 79 tahun 2025, Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada masyarakat. Terlebih, berbagai kegiatan sukses digelar untuk masyarakat selama rangkaian Hari Bhayangkara ke 79. Mulai dari perlombaan olahraga, bakti sosial, anjangsana, pelepasan ikan di Taman Bhaypark hingga puncaknya hari ini. “Saya […]

  • Oknum Anggota Cabuli Anak Di Bawah Umur

    Oknum Anggota Cabuli Anak Di Bawah Umur

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • 0Komentar

    Dibaca: 226

  • Polres Karimun Ingatkan Warga Waspada Karhutla Selama Musim Kemarau

    Polres Karimun Ingatkan Warga Waspada Karhutla Selama Musim Kemarau

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    Polres Karimun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring memasuki musim kemarau yang ditandai cuaca panas dan kering. KARIMUN | HITV – Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan maupun lahan kering. Menurut dia, pencegahan karhutla hanya dapat dilakukan […]

  • Harapan di Ujung Rindu: Seorang Ayah di Indragiri Hilir Mencari Anaknya di Tengah Sakit

    Harapan di Ujung Rindu: Seorang Ayah di Indragiri Hilir Mencari Anaknya di Tengah Sakit

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    INHIL | HITV – Sebuah kisah pilu sekaligus menyentuh hati datang dari Jalan Yos Sudarso, Kampung Laut, Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Seorang pria lanjut usia bernama Abdul Latif kini terbaring lemah akibat penyakit yang dideritanya, tanpa kehadiran keluarga di sisinya. Menurut informasi yang beredar, Abdul Latif sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas […]

  • Polda Babel Kembali Resmikan Pembangunan Sumur Bor Jelang Hari Bhayangkara Ke 79, Irjen Pol Hendro : Wujud Polri Untuk Masyarakat

    Polda Babel Kembali Resmikan Pembangunan Sumur Bor Jelang Hari Bhayangkara Ke 79, Irjen Pol Hendro : Wujud Polri Untuk Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Polda Bangka Belitung kembali meresmikan sumur bor yang dibangun di Pondok Pesantren (Ponpes) Darus Sholihin Pangkalpinang, Selasa (24/6/25). Ini merupakan peresmian sumur bor yang kelima yang dibangun oleh Polda Bangka Belitung untuk membantu masyarakat. Peresmian langsung dilakukan oleh Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo yang hadiri beberapa Pejabat Utama serta […]

  • Surat Terbuka untuk PDI Perjuangan!

    Surat Terbuka untuk PDI Perjuangan!

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • 0Komentar

    MASIH segar dalam ingatan kami semuanya, ketika Ahok dikalahkan dengan politik identitas. Dalam pidato pertama Anies Baswedan setelah pelantikannya sebagai Gubenur DKI Jakarta. Pernyataannya yang hingga saat ini tak bisa diabaikan begitu saja: “penjajahan atas pribumi” yang memecah belah bangsa. Pernyataan ini akan selalu dikenang karena telah merobek tenun kebangsaan. Kami juga masih ingat ketika […]

expand_less