Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

RUU TNI dan Tantangan Profesionalisme Pertahanan di Era Dinamika Nasional

  • account_circle ALam Alam
  • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
  • print Cetak

Oleh: Muhammad Affandi, A.Md.Par

DALAM beberapa waktu terakhir, perhatian publik tersita pada pembahasan dan pengesahan Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) oleh DPR RI. Sebagai warga negara sekaligus bagian dari organisasi kemasyarakatan yang menaruh perhatian pada kebangsaan dan ketahanan nasional, saya memandang langkah ini sebagai bagian dari proses penting dalam memperkuat profesionalisme dan daya adaptasi TNI terhadap perkembangan zaman.

Bagi saya pribadi, revisi terhadap regulasi seperti RUU TNI bukan sekadar perubahan pasal-pasal hukum, melainkan bentuk penyesuaian terhadap realitas sosial, politik, dan keamanan yang semakin kompleks. Kita hidup di masa di mana ancaman terhadap kedaulatan tidak selalu berbentuk militer konvensional, tetapi juga bisa datang dari disinformasi, disintegrasi sosial, hingga ancaman siber. Karena itu, TNI sebagai institusi pertahanan negara harus diberi ruang hukum yang kokoh dan relevan untuk menjawab tantangan tersebut.

Namun demikian, dukungan terhadap revisi ini tentu tidak berarti tanpa catatan. Dalam pandangan saya, penguatan peran TNI harus tetap berjalan selaras dengan nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia. TNI yang kuat bukan berarti TNI yang tertutup, melainkan TNI yang mampu menjadi pelindung rakyat sekaligus bagian integral dari sistem demokrasi Pancasila.

Keterlibatan publik dalam proses pembahasan regulasi seperti ini juga penting. Aspirasi masyarakat, akademisi, hingga ormas harus menjadi bagian dari dialog kebangsaan, agar aturan yang lahir tidak hanya kuat di atas kertas, tetapi juga memiliki legitimasi moral di tengah masyarakat. Dalam hal ini, transparansi dan komunikasi publik adalah kunci.

Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib Jaya) Kabupaten Kebumen, saya melihat pentingnya menjaga sinergitas antara masyarakat sipil, TNI, dan Polri. Kolaborasi ini menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional. TNI yang profesional akan bekerja optimal bila masyarakat turut memahami perannya, dan sebaliknya, masyarakat akan merasa terlindungi bila institusi pertahanan bekerja dengan pendekatan yang humanis dan terbuka.

Ke depan, saya berharap RUU TNI yang telah direvisi dapat benar-benar memperkuat sistem pertahanan nasional tanpa mengaburkan batas antara fungsi militer dan sipil. Profesionalisme harus menjadi roh dari setiap kebijakan dan operasi militer di dalam negeri.

Kepercayaan publik terhadap institusi pertahanan juga harus terus dipelihara melalui transparansi kebijakan dan akuntabilitas moral. Ketika rakyat merasa memiliki TNI, maka loyalitas dan semangat bela negara akan tumbuh secara alami di masyarakat.

Revisi undang-undang ini adalah momentum reflektif bagi kita semua — bahwa menjaga kedaulatan bangsa bukan hanya tugas TNI, tetapi juga tanggung jawab setiap warga negara. Dalam semangat itu, Grib Jaya akan terus mendukung langkah-langkah kebangsaan yang memperkuat persatuan, profesionalisme, dan ketahanan nasional yang berbasis pada semangat gotong royong. (/*/*/)

  • Penulis: ALam Alam

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resahkan Warga, Dua Pelaku Curanmor di Purwakarta Diringkus Polisi

    Resahkan Warga, Dua Pelaku Curanmor di Purwakarta Diringkus Polisi

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Purwakarta – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor). Curanmor tersebut terjadi, pada Jumat, 24 Februari 2024 lalu di Rumah kontrakan yang ada di Kampung Cibuntu, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah melalui Kasat Reskrim, AKP M Arwin […]

  • Sorotan Dana BOS di SMKN 1 Bojong, Disdik Jabar Diminta Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah

    Sorotan Dana BOS di SMKN 1 Bojong, Disdik Jabar Diminta Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu  Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Bojong, Kabupaten Purwakarta, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah alokasi dana pada tahun anggaran 2023 dan 2024 dinilai tidak wajar lantaran menyedot anggaran dalam jumlah besar, namun dianggap belum sepenuhnya berdampak langsung pada peserta didik. HITVBERITA.COM | Purwakarta –Kepala SMKN 1 Bojong, Wahyu […]

    • 0Komentar

    Penulis: Sunang Sainudin Sejumlah wartawan dari berbagai media di Jakarta Utara bertemu dengan Kepala Seksi Humas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Utara, Ruki, Selasa (9/9/2025). Pertemuan yang berlangsung akrab itu membicarakan pembentukan Media Center Jakarta Utara sebagai ruang sinergi antara pemerintah kota dan insan pers. HITVBERITA.COM | Jakarta — Ruki menyampaikan apresiasi atas kunjungan […]

  • Bawaslu Kabupaten Purwakarta: Siapapun Terlibat Politik Uang Bisa di Penjara!

    Bawaslu Kabupaten Purwakarta: Siapapun Terlibat Politik Uang Bisa di Penjara!

    • 0Komentar

    Menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pilkada 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purwakarta mengingatkan masyarakat setempat. Bagi siapapun yang kedapatan terlibat politik uang bisa terkena sanksi pidana. (Dok/Foto/Raffa) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA –Penegasan tersebut disampaikan oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Purwakarta, Budi Hidayat, dalam keterangannya, pada Senin 25 November 2024. Ancaman hukumannya pun tidak […]

  • Kapolda Hingga Gubernur Babel Lepas 3.002 Peserta Bhayangkara Babel Run 2025

    Kapolda Hingga Gubernur Babel Lepas 3.002 Peserta Bhayangkara Babel Run 2025

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani hingga Wakapolda Brigjen Pol Tony Harsono melepas 3.002 peserta Bhayangkara Babel Run 2025, Minggu (15/6/25) pagi. Pelepasan para peserta Bhayangkara Babel Run 2025 edisi kedua ini sudah dimulai sejak pukul 05.30 Wib. Ada tiga kategori yang dilepaskan yakni 21K, […]

expand_less